PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN MEMBUAT KERUPUK RENGGINING CUMI-SINGKONG BERBASIS AGROMARITIM DI KABUPATEN BANGKA

Authors

  • Sudirman Adibrata Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan
  • Lizha Dwi Mulya Putri Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung
  • Dinda Mardiani Lubis Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung
  • Siti Fatimah UMKM STC Agro Kabupaten Bangka

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i1.3260

Keywords:

Agriculture, Agromaritime downstreaming, Cassava, Fisheries, Renggining crackers, Squid

Abstract

The coastal communities of Bangka Regency rely heavily on local resources, including marine fisheries and agricultural commodities. Besides being sold fresh, these commodities can also be processed into downstream products, such as renggining crackers. The purpose of the PKM activity is to empower the community by improving the skills of partners in making innovative squid-cassava renggining crackers. This activity was carried out from June to September 2025 at partner locations, namely Yayasan Lentera Orientasi Nusantara untuk Generasi Edukatif (Longe Foundation) in Balunijuk Village and SMAN 1 Merawang in Baturusa Village, Bangka Regency. The activity method was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach that emphasizes the active involvement of partners in every stage of the program. The training stages start from preparing ingredients, making dough, molding, steaming, drying, frying, to packaging. The results showed that technical training activities and demonstrations or direct practice related to the process of making squid-cassava renggining crackers were well understood by partners. Knowledge transfer to partners regarding local food processing included the transfer of knowledge, technical skills, and technology. Improving skills in the downstreaming of agricultural, marine, and fishery commodities is a concrete action in the effort to implement the agromaritime concept. Small-scale renggining production can improve partners' knowledge, such as recording costs and business results, developing packaging designs, strengthening entrepreneurial capacity, digital marketing, and local product branding strategies. Fried renggining was tested such as taste, aroma, appearance, texture, and testimonials so that partners were able to make renggining with quality improvements according to input obtained from testimonials. These renggining products also demonstrate increased economic added value, diversifying businesses and income sources, and strengthening the concept of coastal food security. Empowerment through an agromaritime approach not only strengthens partners' technical capacity but also leads to the formation of a local entrepreneurial ecosystem. Evaluations conducted in this community service include understanding raw material processing techniques, food sanitation and hygiene, dough formulation, and product packaging and storage techniques.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adibrata, S., Fatimah, S., Wahidin, L. O., & Putra, A. R. (2024). Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan Melalui Konsep Pengelolaan Lahan Agromaritim Terpadu di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka. Journal of Agro-Maritime, 2(1), 15–26.

Adibrata, S., Syaputra, D., & Wahidin, L. O. (2025). Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Produk Renggining Kepiting Bakau Singkong dalam Rangka Hilirisasi Agromaritim. Jurnal Abdi Insani, 12(9), 4286–4295. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i9.2767

Ansori, A., Adibrata, S., & Aisyah, S. (2022). Pengelolaan Sumber Daya Cumi-Cumi (Loligo sp.) dengan Pendekatan Bioekonomi di Kabupaten Belitung. PELAGICUS: Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan, 3(2), 109–123.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka. (2024). Kabupaten Bangka dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka.

Effendi, I. (2019). Pengembangan Akuakultur pada Lahan Suboptimal Menuju Agromaritim 4.0. Dalam Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2019 (hlm. 1–10). Palembang.

Effendi, I., Wahjuningrum, D., Nurussalam, W., & Maulana, F. (2024). Memanfaatkan Potensi Besar Agromaritim Kota Batam untuk Kesejahteraan Masyarakat Rempang. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1332–1344. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1350

Elizabeth, R., & Anugrah, I. S. (2020). Akselerasi Hilirisasi Produk Agroindustri Berdaya Saing Mendongkrak Kesejahteraan Petani dan Ekonomi Pedesaan. Jurnal Mimbar Agribisnis, 6(2), 890–918.

Handayani, C., Listriyana, A., Pahlewi, A. D., Silviyanti, N. A., Santoso, S., Pertiwi, Y. E., & Emeliya, A. A. (2024). Tingkatkan Kemandirian Wanita Dusun Tanah Anyar dengan Pelatihan Pembuatan Kerupuk Ikan sebagai Sumber Pendapatan Alternatif. Dalam Prosiding Seminar Nasional UNARS, 3(1), 203–209.

Mukhlishah, N., Herawaty, H., Mahi, F. M., Asjulia, A., & Kurnia, A. K. (2024). Penyuluhan Masyarakat Pesisir Ma’rang Melalui Pemanfaatan Hasil Ikan sebagai Kerupuk. Journal of Training and Community Service Adpertisi, 4(3), 14–20.

PPN Sungailiat. (2025). Time Series Perkembangan Data Produksi Hasil Tangkapan Cumi-Cumi dan Jumlah Nelayan Tahun 2018–2024 di PPN Sungailiat. PPN Sungailiat.

Puspitasari, D. C. (2015). Wirausaha Muda Membangun Desa: Dinamika Partisipasi Pembangunan Desa. Jurnal Studi Pemuda, 4(2), 330–341.

Puspitasari, K. I., & Chairani, F. (2024). Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Pemanfaatan Potensi Lokal Berupa Hasil Aren sebagai Wujud Pencapaian SDGs di Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan, 20(1), 9–16.

Ramli, R., Setiawan, B., Santoso, I., & Asmaul, S. (2019). Analisis Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Kerupuk Cumi. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 17(1), 32–50.

Ridwansyah, M., Desmaryani, S., Irmanelly, I., Musnaini, M., Suman, A., & Fazri, A. (2024). Identifikasi dan Strategi Pengembangan Potensi Sub Sektor Perikanan pada Kawasan Ekonomi Baru di Provinsi Jambi. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 16(1), 39–50.

Rijal, M. (2017). Diversifikasi Produk Olahan Ikan bagi Ibu-Ibu Nelayan di Dusun Mamua Kabupaten Maluku Tengah. Biosel: Biology Science and Education, 6(2), 159–170.

Septarina, L., Herwanto, R., & Purnomo, H. (2024). Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Remaja Melalui Program Pengabdian Masyarakat di Desa Purworejo, Kabupaten Pringsewu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 154–165.

Septiandika, V., Sucahyo, I., Rahmadhi, A., Dewi, R. C., Maksin, M., & Fadilah, S. N. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal di Kota Probolinggo. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 67–75.

Utami, S. N. (2025). Penguatan Kapasitas UMKM Rambak Kulit Sapi Desa Sringin Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar dalam Upaya Pencapaian Sustainable Development Goals Desa. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 302–308.

Widowati, S., & Nurfitriani, R. A. (Eds.). (2023). Diversifikasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan: Perspektif Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Penerbit BRIN.

Zakariya, A. F. (2020). Pemberdayaan Nelayan dalam Membangun Kekuatan Ekonomi Melalui Pengelolaan Ikan di Desa Karangagung. IMEJ: Islamic Management and Empowerment Journal, 2(2), 133–150.

Published

2026-01-28

How to Cite

Adibrata, S., Putri, L. D. M., Lubis, D. M., & Fatimah, S. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN MEMBUAT KERUPUK RENGGINING CUMI-SINGKONG BERBASIS AGROMARITIM DI KABUPATEN BANGKA . Jurnal Abdi Insani, 13(1), 444–454. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i1.3260

Issue

Section

section editor