PELATIHAN PENGAPLIKASIAN BAHAN HERBAL PADA PAKAN UNTUK IKAN LELE DI MASYARAKAT SEKOLAH TAHFIZ PLUS KHOIRU UMMAH PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3707Keywords:
Bahan Herbal, Ikan Lele, Pakan Komersial, Pertumbuhan Ikan, STPKUAbstract
Sekolah Tahfiz Plus Khoiru Ummah Palembang merupakan institusi pendidikan berbasis agama dengan penyediaan kelas reguler, anak berkebutuhan khusus, dan kelas sore bagi masyarakat yang kurang mampu. Pihak sekolah dan masyarakat di sekitarnya sudah mulai memanfaatkan lahan yang tersedia untuk budidaya ikan khususnya ikan lele, namun produksinya belum optimal. Permasalahan yang dihadapi mereka, satu diantaranya adalah kurangnya pengetahuan tentang teknis budidaya ikan terutama dalam manajemen pakan. Dalam budidaya ikan, manajemen pakan sangat diperlukan agar pakan yang digunakan efisien untuk pertumbuhan, karena biaya operasional produksinya terbesar berasal dari biaya pakan. Penambahan bahan herbal terbukti mampu meningkatkan status kesehatan ikan dan pencernaan pakan sehingga nutrien pakan dapat terabsorpsi dengan baik yang digunakan untuk pertumbuhan. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pelatihan manajemen pakan yang memanfaatkan bahan herbal yang bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan lele yang dibudidaya dengan pakan yang efisien. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode demonstrasi, yang terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama adalah penyampaian materi, tahap kedua adalah praktek aplikasi bahan herbal pada pakan, dan tahap ketiga adalah evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pada awal dan akhir kegiatan (pre dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang jenis-jenis bahan herbal, manfaat bahan herbal, tahap-tahap pembuatan bahan herbal, dan metode pencampuran bahan herbal pada pakan ikan.
Downloads
References
Avitka, N., Ratnah, St., & Abdullah, T. (2023). Skrining fitokimia dan potensi antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. CERATA: Jurnal Ilmu Farmasi, 14(1), 28–32.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. (2025). Volume produksi dan nilai produksi perikanan budidaya menurut kabupaten/kota dan komoditas utama di Provinsi Sumatera Selatan, 2023.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan. (2023). Laporan statistik perikanan tahunan 2023.
Fawole, F. J., Adeoye, A. A., Tiamiyu, L. O., Samuel, F. C., Omosuyi, O. M., & Amusa, M. T. (2020). Dietary combination of pawpaw seed and onion peel powder: Impact on growth, haematology, biochemical and antioxidant status of Clarias gariepinus. Aquaculture Research, 1–10. https://doi.org/10.1111/are.14629
Hasibuan, A. S., Edrianto, V., & Purba, N. (2020). Skrining fitokimia ekstrak etanol umbi bawang merah (Allium cepa L.). Jurnal Farmasi, 2(2), 45–49. https://doi.org/10.35451/jfm.v2i2.357
Ilvani, E., Wilson, W., & Prastiyanto, M. E. (2019). Uji antibakteri ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli ESBL. Dalam Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Vol. 2). Universitas Muhammadiyah Semarang.
Lesmanawati, W., Mulya, M. A., Firdausi, A. P., Ramadhani, D. E., & Wiyoto, W. (2024). Modul praktikum obat-obatan akuakultur: Teknologi dan manajemen pembenihan ikan. Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor.
Prajayati, V. T. F., Akbarurrasyid, M., Sudinno, D., Wicaksono, R., & Samsuharapan, S. B. (2023). Pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan lele (Clarias sp.) yang diberi pakan komersial dengan penambahan larutan kencur (Kaempferia galanga). Jurnal Salamata, 5(2), 42–49. https://doi.org/10.15578/salamata.v5i2.12828
Pudiarifanti, N., & Farizal, J. (2022). Skrining fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih tunggal terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Higea, 14(1), 66–71.
Rofi’ah, I., Barades, E., & Rakhmawati, R. (2022). Penambahan suplemen herbal temulawak (Curcuma zanthorrhiza) pada pakan terhadap gambaran darah dan tingkat kelulushidupan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Perikanan Terapan, 3(1), 35–45. https://doi.org/10.25181/peranan.v3i1.2791
Rosya, A. (2022). Pengaruh pendidikan dan kelompok umur terhadap pemahaman materi literasi keuangan di wilayah program READSI Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, 6(2), 67–78. https://doi.org/10.51589/ags.v6i2.3131
Sajiatmojo, A. (2022). Penerapan model pembelajaran experiential learning dalam meningkatkan hasil belajar pada pokok bahasan suggestions and offers. TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 299–306. https://doi.org/10.51878/teaching.v2i3.1666
Salim, A. N., Sumardianto, S., & Amalia, U. (2018). Efektivitas serbuk simplisia biji pepaya sebagai antibakteri pada udang putih (Penaeus merguensis) selama penyimpanan dingin. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(2), 188–198.
Suharsanti, R., Astutiningsih, C., & Susilowati, N. D. (2020). Kadar kurkumin ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica) secara KLT densitometri dengan perbedaan metode ekstraksi. Jurnal Wiyata, 7(2), 85–93.
Suryandari, M., Kusumo, G. G., & Ferdinan, A. (2022). Identifikasi senyawa metabolit sekunder ekstrak kulit bawang putih (Allium sativum). Jurnal Komunitas Farmasi Nasional, 2(2), 388–396.
Syakirin, M. B., Linayati, L., Mardiana, T. Y., Yuniarty, S., & Yahya, M. Z. (2020). The addition of papaya seed flour (Carica papaya) to the growth of ‘Cantang’ hybrid grouper (Epinephelus fuscoguttatus × Epinephelus lanceolatus). Depik: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 11(3), 463–468.

















