DISEMINASI CEMARAN LOGAM BERAT DI PERAIRAN TELUK AMBON DAN POTENSI ANCAMANNYA BAGI KESEHATAN PERAIRAN DAN KEAMANAN SEAFOOD PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 AMBON

Authors

  • Endang Jamal Program Studi Budidaya Perairan Univeritas Pattimura
  • Sophia N. M. Fendjalang Program Studi Budidaya Perairan Univeritas Pattimura
  • Agapert Y. Pattinasarany Program Studi Budidaya Perairan Univeritas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2823

Keywords:

Diseminasi, Cemaran, Logam berat, Teluk Ambon, Siswa SMA

Abstract

Teluk Ambon, sebagai pusat aktivitas perikanan dan permukiman, kini menghadapi ancaman serius akibat akumulasi logam berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg). Pencemaran ini bersumber dari aktivitas pertanian, industri, pertambangan, dan rumah tangga, serta berdampak buruk pada ekosistem laut dan kesehatan manusia, khususnya dalam konsumsi hasil laut. Dalam konteks ini, literasi lingkungan di kalangan pelajar menjadi penting untuk membangun kesadaran ekologis sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran siswa SMA Negeri 3 Ambon terhadap bahaya cemaran logam berat di perairan Teluk Ambon. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan materi, sosialisasi, serta evaluasi pengetahuan siswa menggunakan pre-test dan post-test. Materi disampaikan secara interaktif melalui infografis, diskusi, dan studi kasus lokal yang relevan dengan kondisi sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa; pemahaman terhadap definisi logam berat meningkat dari 43,3% menjadi 70%, dan pemahaman terhadap dampak lokal melonjak dari 3,3% menjadi 90%. Metode edukatif berbasis visual dan kontekstual ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran siswa serta mendorong mereka menjadi komunikator lingkungan di komunitasnya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa tanpa teknologi canggih, pendekatan transfer IPTEKS yang sederhana namun relevan dapat menjembatani dunia akademik dan masyarakat secara praktis. Transfer pengetahuan berbasis lokal dan visual terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, H., Khan, E., & Ilahi, I. (2019). Environmental chemistry and ecotoxicology of hazardous heavy

metals: Environmental persistence, toxicity, and bioaccumulation. Journal of Chemistry,

(1), 6730305. https://doi.org/10.1155/2019/6730305

Pelu, A. D., Tuharea, A., & Walalayo, N. H. (2022). Analisis kadar merkuri (Hg) pada ikan di kecamatan

Teluk Kaiely kabupaten Buru menggunakan metode mercury analyzer. Jurnal Rumpun Ilmu

Kesehatan, 2(1), 99-108.

Carolin, C. F., Kumar, P. S., Saravanan, A., Joshiba, G. J., & Naushad, M. (2017). Efficient techniques for

the removal of toxic heavy metals from aquatic environment: A review. Journal of Environmental

Chemical Engineering, 5(3), 2782–2799. https://doi.org/10.1016/j.jece.2017.05.029

Dasrita, Y., Saam, Z., Amin, B., & Siregar, Y. I. (2015). Kesadaran lingkungan siswa sekolah Adiwiyata.

Dinamika Lingkungan Indonesia, 2(1), 61–64.

,00

,67

,00

,00

,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00

Apa yang dimaksud dengan cemaran

logam berat?

Dampak utama cemaran logam berat

terhadap biota laut adalah

Mengapa Teluk Ambon rentan terhadap

pencemaran logam berat?

Salah satu ancaman besar jika cemaran

logam berat terus meningkat di Teluk…

Persentasi jawaban yang diterima

Pertanyaan yang diberikan

Post Test Diseminasi Cemaran Logam Berat di TA.

Ambon

Open access article under the CC–BY-SA license. Copy right © 2025, Jamal et al., 4016

Dewi, E. R. (2022). Analisis cemaran logam berat arsen, timbal, dan merkuri pada makanan di wilayah

Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 18(1),

–9. https://doi.org/10.26553/jikm.2022.18.1.1-9

Fendjalang, S. N., Rupilu, K., Simange, S. M., & Paparang, A. (2022). Analysis of lead (Pb) in the coastal

of Kupa Kupa Village, South Tobelo District, North Halmahera Regency. Jurnal Pengelolaan

Perikanan Tropis, 6(2), 126–133. https://doi.org/10.30598/jppt.2022.6.2.126

Hadinoto, S., & Setyadewi, N. M. (2020). Kandungan logam berat Pb dan Cd pada ikan di Teluk Ambon

Dalam dan perhitungan maximum tolerable intake. Indonesian Journal of Industrial Research,

(1), 6–12. https://doi.org/10.29360/mb.v16i1.5778

Hindratmo, B., Masitoh, S., Mukhtar, R., & Junaidi, E. (2019). Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) di

Gunung Botak Kabupaten Kepulauan Buru Provinsi Maluku. Ecolab, 13(2), 124-129.

Jamal, E., Reichelt-Brushett, A., & Benkendorff, K. (2022). Exposure to multiple elements reduces the

health of Saccostrea glomerata: An assessment of the Richmond River Estuary, NSW, Australia.

Marine Pollution Bulletin, 184, 114177. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2022.114177

Ma’rifah, A., Siswanto, A. D., & Romadhon, A. (2016). Karakteristik dan pengaruh arus terhadap

akumulasi logam berat timbal (Pb) pada sedimen di perairan Kalianget Kabupaten Sumenep. In

Prosiding Seminar Nasional Kelautan 2016 (pp. 32–88). Universitas Trunojoyo Madura.

Malik, D. P., Yusuf, S., & Willem, I. (2021). Analisis kandungan logam berat timbal (Pb) pada air laut dan

sedimen di perairan Tanggul Soreang Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 4(1),

–145.

Natsir, N. A., Hanike, Y., & Allifah Af, A. N. (2021). Akumulasi logam berat Pb dan Cd dalam sedimen

dan hubungannya dengan biota laut di perairan Tulehu Ambon. Biotropic, 5(1), 41–49.

https://jurnalsaintek.uinsa.ac.id/index.php/biotropic/article/view/1067

Pattipeiluhu, S. M., & Fendjalang, S. N. M. (2024). Heavy metal contamination in freshwater and marine

tilapia culture in the waters of Poka, Ambon Bay, Indonesia. Egyptian Journal of Aquatic Biology

and Fisheries, 28(6), 1539–1553. https://ejabf.journals.ekb.eg/article_358781.html

Putri, H. D., Elfidasari, D., & Sugoro, I. (2022). Bahaya kandungan logam berat (Cd, Hg, Pb) pada produk

olahan Pterygoplichthys pardalis asal Sungai Ciliwung Jakarta bagi kesehatan manusia. Jurnal

Pengolahan Pangan, 7(1), 7–13.

Fakaubun, R., Male, Y., & Selanno, D. (2020). Biokonsentrasi dan bioakumulasi merkuri (Hg) pada

lamun Enhalus acoroides di Teluk Kayeli Kabupaten Buru Provinsi Maluku. Indonesian Journal of

Chemical Research, 8, 159–166.

Rezkita, S., & Wardani, K. (2018). Pengintegrasian pendidikan lingkungan hidup membentuk karakter

peduli lingkungan di sekolah dasar. TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 4(2).

Santoso, S., Haumahu, J., & Habi, M. (2016). Analisis spasial pencemaran logam berat sebagai dampak

tempat pembuangan akhir sampah Kota Ambon pada Das Wai Yori di Negeri Passo. Jurnal

Budidaya Pertanian, 12(2), 55–65. https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/bdp/article/view/324

Sukaryono, I. D., & Dewa, R. P. (2018, July 31). [Artikel Majalah BIAM]. Majalah BIAM.

Tuahatu, J. W., Tubalawony, S., & Kalay, D. E. (2023). The Pb and Cd concentrations in mangrove

substrate of Ambon Bay. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 14(3), 379–394.

https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalikt/article/view/37461

Tupan, C. I., & Uneputty, P. A. (2017). Concentration of heavy metals lead (Pb) and cadmium (Cd) in

water, sediment and seagrass Thalassia hemprichii in Ambon Island waters. Aquaculture,

Aquarium, Conservation & Legislation, 10(6), 1610–1617.

Zhu, A., Liu, J., Qiao, S., & Zhang, H. (2020). Distribution and assessment of heavy metals in surface

sediments from the Bohai Sea of China. Marine Pollution Bulletin, 153, 110901.

https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2020.110901

Published

2025-08-15

How to Cite

Jamal, E., Fendjalang, S. N. M., & Pattinasarany, A. Y. (2025). DISEMINASI CEMARAN LOGAM BERAT DI PERAIRAN TELUK AMBON DAN POTENSI ANCAMANNYA BAGI KESEHATAN PERAIRAN DAN KEAMANAN SEAFOOD PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 AMBON. Jurnal Abdi Insani, 12(8), 4009–4016. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2823

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)