PENERAPAN TEKNOLOGI TENAGA SURYA UNTUK MENDUKUNG MOBILITAS NELAYAN MELALUI PERAHU LISTRIK BERBASIS ENERGI TERBARUKAN
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2815Keywords:
Energi Terbarukan, Panel Surya, Perahu Listrik, Nelayan, Sungai Kapuas, Pengabdian MasyarakatAbstract
Akses terhadap energi bersih dan terjangkau masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat nelayan di wilayah perairan. Kondisi ini juga dialami oleh nelayan di Sungai Kapuas, Kota Pontianak, yang umumnya masih bergantung pada bahan bakar fosil dengan biaya tinggi dan pasokan tidak stabil. Keterbatasan energi tersebut berdampak pada mobilitas, produktivitas, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi nelayan, sehingga diperlukan alternatif berbasis energi terbarukan. Kegiatan ini bertujuan menerapkan teknologi tenaga surya pada perahu listrik sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan yang efisien, ekonomis, serta mendukung keberlanjutan energi bagi mobilitas nelayan di wilayah perairan. Melalui pendekatan partisipatif, tim PKM Universitas Tanjungpura merancang serta menguji perahu listrik tenaga surya menggunakan panel 100 WP, baterai 12V 100Ah, dan motor 1,5 PK untuk mendukung mobilitas nelayan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan perahu listrik tenaga surya mampu beroperasi sekitar satu jam dalam satu siklus pengisian, dengan keunggulan tanpa emisi dan kebisingan mesin. Dari aspek ekonomi, pemanfaatan energi surya menekan biaya operasional nelayan hingga 90% dibandingkan perahu berbahan bakar fosil. Teknologi ini juga meningkatkan kemandirian energi serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti tingginya biaya awal investasi dan ketergantungan pada kondisi cuaca yang perlu diatasi melalui kebijakan pendukung serta edukasi teknis berkelanjutan. Inovasi perahu listrik tenaga surya mendukung pencapaian SDGs, khususnya penyediaan energi bersih, ramah lingkungan, serta mitigasi perubahan iklim.
Downloads
References
Akbar, H., Cahyadi, I., & Zankhi, I. (2020). Analisis pemanfaatan energi surya, angin, dan gelombang laut dalam mengatasi kelangkaan BBM bagi masyarakat pesisir pantai. Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 4(1), 53–75.
Akikur, R. K., Saidur, R., Ping, H. W., & Ullah, K. R. (2013). Comparative study of stand-alone and hybrid solar energy systems suitable for off-grid rural electrification: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 27, 738–752. https://doi.org/10.1016/j.rser.2013.06.043
Ari Wibawa, B., Santoso, B., & colleagues. (2014). Pemanfaatan tenaga angin dan surya sebagai alat pembangkit listrik pada bagan perahu. KAPAL (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan), 11(3), 108–116. https://doi.org/10.14710/kpl.v11i3.7670
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak. (2022). Kota Pontianak dalam Angka 2022. Pontianak: BPS Kota Pontianak.
BMKG Kalimantan Barat. (2022). Data potensi radiasi surya wilayah Kalimantan Barat. Pontianak: Stasiun Klimatologi Kalbar.
Hakim, M. F. (2017). Perancangan rooftop off-grid solar panel pada rumah tinggal. Jurnal Dinamika DotCom, 8(1), 1–11.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2021). Peta jalan transisi energi Indonesia menuju energi bersih 2060. Jakarta: Direktorat Jenderal EBTKE.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2021b). Laporan tahunan energi baru dan terbarukan. Jakarta: Direktorat Jenderal EBTKE.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2023). Statistik ketenagalistrikan nasional tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Inventarisasi gas rumah kaca nasional tahun 2021. Jakarta: KLHK.
Kurniawan, D., Setiawan, A. Y., & Suryanto, H. (2020). Edukasi penggunaan energi terbarukan untuk masyarakat desa: Pendekatan partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi, 4(1), 35–42.
Mulyadi, M., Musa, L. O., & Yunus, M. Y. (2018). Teknologi panel surya perahu nelayan. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian (SNP2M), 66–69.
Prasetyo, M. A., & Wardana, H. K. (2021). Rancang bangun monitoring solar tracking system menggunakan Arduino dan NodeMCU ESP-8266 berbasis IoT. Resistor, 4(2), 163–187. https://doi.org/10.24853/resistor.4.2.163-168
Purnomo, T. (2021). Kajian teori analisa penggunaan surya panel sebagai kebutuhan listrik pada kapal nelayan di Pantai Utara Tegal, Jawa Tengah. Dinamika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 13(1), 14–21. https://doi.org/10.33772/djitm.v13i1.18523
Putri, D. A., Yuliana, S., & Hidayat, T. (2021). Penerapan sistem panel surya di daerah terpencil: Studi kasus di Pulau Seram. Jurnal Energi dan Lingkungan, 10(2), 112–121.
Rakyat Kalbar. (2022, 4 Agustus). Perahu listrik buatan Untan melaju senyap di Sungai Kapuas. Rakyat Kalbar. [Arsip lokal]
Surya, M. H., Lestari, W. P., & Anwar, T. (2021). Implementasi sistem tenaga surya untuk pemberdayaan masyarakat desa terpencil di Kalimantan Barat. Jurnal Energi Terbarukan Indonesia, 10(1), 55–63.