PENDAMPINGAN FORUM GROUP DISCUSSION UNTUK PERTANIAN SISTEM TADAH HUJAN DESA CEPORAN KLATEN

Authors

  • Fatimah Fatimah Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Bagus Gilang Pratama Program Studi Teknik Elektro-SI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  • Wisnu Aji Dwi Kristanto Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2782

Keywords:

Forum Group Discussion, Desa Ceporan, Inovasi Ketahanan Air, Teknologi Pertanian

Abstract

Air merupakan kebutuhan penting dalam bidang pertanian. Klaten dan wilayah Solo Raya merupakan daerah pertanian. Perubahan iklim karena pemanasan global kondisi musim hujan lebih sedikit hal ini berdampak pada berkurangnya sumber air untuk pertanian. Perubahan fungsi lahan pertanian menjadi faktor distribusi air untuk pertanian jadi berkurang. Pengabdian ini melakukan pendampingan kepada Desa Ceporan dalam hal pertanian khususnya masalah sumber air untuk pertanian.  Penguraian masalah tentang air untuk desa Ceporan khususnya kelompok tani “Manunggal” yang menggabungkan alam dan teknologi. FGD yang dilakukan dengan melakukan analisis situasi, identifikasi masalah dan merencanakan penerapan teknologi swasembada air. Hasil dari FGD adalah rekomendasi dan perencanaan penerapan teknologi yang direncanakan. Direkomendasikan menggunakan Pembangkit Listrik tenaga Surya dengan menyesuaikan kondisi persawahan. Penggunaan air juga tiap anggota nantinya akan jadwalkan. Penggunaan Pembangkit Tenaga Surya juga akan disosialisakan tentang pemeliharaannya. Pendampingan dengan metode FGD ini bisa memberikan pemahaman kepada mitra dan menjadi bahan pertimbangan untuk pengabdi untuk menerapkan teknologi tepat guna. Harapannya sawah untuk pertanian bisa terus produksi ditengah alih fungsi lahan dan iklim yang tak menentu. Hasil dari kegiatan ini ialah tercapainya solusi kebutuhan air pertanian di Desa Ceporan melalui penerapan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Program dilakukan melalui empat tahap, yaitu kerja sama berbasis MoU, analisis situasi, forum group discussion, serta pemetaan solusi. Hasil diskusi menghasilkan rancangan PLTS berkapasitas 2000 watt dengan dukungan 50 panel surya untuk mengoperasikan dua pompa air berkapasitas 7,5 kW. Program ini meningkatkan kesadaran teknologi, efisiensi biaya operasional, dan mendukung keberlanjutan pertanian tadah hujan di wilayah Ceporan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, A., Laily, N., Noor Wahyudi, M. H., & Basir, A. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Cet. 1). Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. ISBN 978-979-8442-71-1

Alam, I. F., Azis, A., & Perawati, P. (2023). Perencanaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk pompa irigasi sawah di Desa Ulak Aurstanding, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Surya Energy, 8(1), 1–11.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Klaten. (2023–2024). Statistik Umum Kabupaten Klaten 2023–2024. Klaten: BPS Kabupaten Klaten.

Effendy, L., & Apriani, Y. (2018). Motivasi anggota kelompok tani dalam peningkatan fungsi kelompok. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 4(2).

Inang, I. (2023). Upaya peningkatan keterampilan guru dalam pembelajaran kontekstual di SMKN 8 Tebo melalui kegiatan focus group discussion. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 3(1), 17–22. https://doi.org/10.51878/academia.v3i1.2084

Martief, L. M. (2022). Pengembangan indikator penilaian keberhasilan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Jurnal Widyaiswara Indonesia, 3(2), 69–80. https://doi.org/10.56259/jwi.v3i2.134

Permentan. (2013). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 82/Permentan/OT.140/8/2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelompoktani dan Gabungan Kelompoktani. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.

Purwanto, J., Fajarningsih, R. U., & Ani, S. W. (2010). Dampak alih fungsi lahan pertanian ke sektor non-pertanian terhadap ketersediaan beras di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 25(1), 38–42.

Rahmawati, I., & Utomo, A. P. (2023). Kalender ekologi petani Desa Curah Takir, Jember, sebagai e-modul. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi, 8(1).

Sanjaya, O. I., Giriantari, I. A. D., & Kumara, I. S. (2019). Perancangan sistem pompa irigasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk pertanian Subak Semaagung. Jurnal SPEKTRUM, 6(3).

Saputra, R. E., Batubara, B. M., & Suharyanto, A. (2022). Peranan pemerintah desa dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai pada masa pandemi COVID-19 di Desa Simpang Empat, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal JIPIKOM, 4(2), 157–163. https://doi.org/10.31289/jipikom.v4i2.1438

Suhartati, R., Mardiana, U., & Nurpalah, R. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan hand sanitizer dan masker sebagai upaya preventif terhadap COVID-19. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 26–33. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v2i1.2340

Suhendrata, T. (2022). Dampak penerapan jarak tanam terhadap produktivitas dan pendapatan usahatani jagung hibrida di lahan sawah tadah hujan. KaliAgri Journal, 3(1), 19–25.

Tarigan, K. E., & Simamora, R. M. (2024). Pengenalan metode wawancara kelompok focus group discussion (FGD) di SMP Anastasya: Membangun keterampilan pemahaman berdiskusi. Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat, 4(1), 7–12.

Yartiwi, A. R., & Utama, S. P. (2018). Uji adaptasi varietas unggul baru padi sawah untuk optimasi lahan tadah hujan berwawasan lingkungan di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Jurnal Penelitian dan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(2), 91–97.

Published

2025-08-15

How to Cite

Fatimah, F., Pratama, B. G., & Kristanto, W. A. D. (2025). PENDAMPINGAN FORUM GROUP DISCUSSION UNTUK PERTANIAN SISTEM TADAH HUJAN DESA CEPORAN KLATEN. Jurnal Abdi Insani, 12(8), 3947–3955. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2782

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)