DARI CERITA KE AKSI: READ-ALOUD SEBAGAI SARANA EDUKASI KESADARAN LINGKUNGAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2667Keywords:
Literasi, Kesadaran Lingkungan, Pengabdian Masyarakat, Read Aloud, Sekolah DasarAbstract
Edukasi lingkungan sejak dini memiliki peran fundamental dalam membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Namun, metode konvensional seringkali kurang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Melalui kegiatan read-aloud cerita bertema lingkungan, program ini menghadirkan pendekatan interaktif yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun keterlibatan emosional siswa sekolah dasar. Diharapkan, metode ini dapat menginspirasi aksi nyata pelajar sekaligus memperkuat literasi baca, dengan dukungan kolaboratif guru dan komunitas lokal.
Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui metode read-aloud, yaitu membacakan cerita anak dengan tema lingkungan secara ekspresif dan interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 02 Karangreja, di Kabupaten Bekasi, melibatkan siswa kelas 1 sebanyak 40 orang. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan materi, sosialisasi kepada guru, pelaksanaan sesi read-aloud dan aksi nyata penanaman pohon, serta evaluasi dampak melalui observasi dan wawancara terhadap siswa, guru dan orang tua. Hasil menunjukkan bahwa metode read-aloud tidak hanya memperkuat pemahaman, tetapi juga memotivasi aksi konkret seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik. Antusiasme siswa terlihat dari tanggapan positif seperti "seru" dan "menyenangkan", membuktikan pendekatan ini efektif menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang berkesan. Program yang menggabungkan metode read-aloud cerita "Monster Plastik" dengan aksi nyata berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak sampah terhadap lingkungan, termasuk penyebab banjir dan longsor. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan literasi berbasis cerita dapat menjadi sarana efektif dalam pendidikan karakter lingkungan.
Downloads
References
Arifin, S. (2020). The Role of Critical Reading to Promote Students’ Critical Thinking and Reading Comprehension. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 53(3), 318. https://doi.org/10.23887/jpp.v53i3.29210
Aurélio, L., França, S., Sequeira, V., Boaventura, D., Correia, M. J., Pinto, B., Amoroso, S., Feio, M. J., Brito, C., Chainho, P., & Chaves, L. (2021). Tell a Story to Save a River: Assessing the Impact of Using a Children’s Book in the Classroom as a Tool to Promote Environmental Awareness. Frontiers in Marine Science, 8(7), 1–9. https://doi.org/10.3389/fmars.2021.699122
Bergman, B. G. (2016). Assessing impacts of locally designed environmental education projects on students’ environmental attitudes, awareness, and intention to act. Environmental Education Research, 22(4), 480–503. https://doi.org/10.1080/13504622.2014.999225
Ceyhan, S., & Yıldız, M. (2020). The effect of interactive reading aloud on student reading compre-hension, reading motivation and reading fluency. International Electronic Journal of Elementary Education, 13(4), 421–431. https://doi.org/10.26822/iejee.2021.201
Gustian, R., Jalal, F., & Boeriswati, E. (2022). Improving Student’s Eco-Literacy Skills Through the Use of The Eco-Literacy Module. Indonesian Journal of Social Research (IJSR), 4(3), 178–186. https://doi.org/10.30997/ijsr.v4i3.231
Istihari, I. (2024). Improving Primary Students ’ Reading Engagement and Critical Literacy through Interactive Read-Aloud The learning activities must be fun and relaxing . It is believed that to acquire a second language ( Stoimcheva-Kolarska , 2020 ). Young learners are cha. 211–224.
Katoppo, M. L., Irwandi, E., Ng, A. H., & Lie, S. (2020). Building environmental awareness for future generation through educational comic: The story of 4th-grade students Darussalam elementary school, Panongan, Tangerang. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 452(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/452/1/012067
Libelo, H., & Tracy, S. (2022). Establishing a Relationship Between Demographic Factors and Students’ Environmental Awareness. Journal of Student Research, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.47611/jsrhs.v11i1.2282
Nugroho, H., & Winarno, W. (2024). Implementation of Environmental Awareness Through Ecopedagogic Approach to Environmental Issues Elementary Schools. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(1), 112. https://doi.org/10.20961/shes.v7i1.84297
Putra, W. (2022). Cognitive Development in the Golden Ages. Journal of Educational Analytics, 1(3), 215–224. https://doi.org/10.55927/jeda.v1i3.1695
Rokhmatulloh, E., & Sudihartinih, E. (2022). Membangun Literasi Membaca Pada Anak Melalui Metode Membaca Nyaring (Read Aloud). Cendekia, 16(1), 54–61. https://doi.org/10.30957/cendekia.v16i1.703.Membangun
Sanjaya, A. A., Sulaiman, A., & Rokhmah, S. N. (2023). Pengaruh environmental awareness terhadap gratitude to nature di sekolah menengah. Cognicia, 11(2), 149–157. https://doi.org/10.22219/cognicia.v11i2.24963
Senawati, J., Suwastini, N. K. A., Jayantini, I. G. A. S. R., Adnyani, N. L. P. S., & Artini, N. N. (2021). The Benefits of Reading Aloud for Children: A Review in EFL Context. IJEE (Indonesian Journal of English Education), 1(1), 80–107. https://doi.org/10.15408/ijee.v1i1.19880
Susanti, U. V., Indriani, L. N. F. A., & Naimah. (2025). Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Di Masa Golden Age Melalui Manajemen Paud Yang Efektif. Jurnal Edusiana : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 90–98. https://doi.org/10.70437/edusiana.v3i1
Uce, L. (2017). The golden age: Masa efektif meracang kualitas anak. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 64(1), 205–221. https://doi.org/10.1177/002070200906400118