PENGEMBANGAN INOVASI PRODUK KOMPOSIT MODUL SEKAT KANAL BERBAHAN BAKU SERAT SABUT KELAPA UNTUK PENERAPAN PENYEKATAN KANAL PADA LAHAN GAMBUT

Authors

  • Gusti Hardiansyah Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Ivan Sujana Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Fitri Imansyah Fakultas Kehutanan dan Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1532

Keywords:

Lahan gambut, Modul sekat kanal, Komposit serat sabut kelapa, Penyekatan kanal Degradasi

Abstract

Lahan gambut di Kalimantan Barat, Indonesia, merupakan ekosistem yang penting namun rentan terhadap degradasi yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, kegiatan ini memperkenalkan inovasi produk berupa modul sekat kanal berbahan komposit serat sabut kelapa untuk penerapan penyekatan kanal yang berkelanjutan. Studi ini melibatkan serangkaian langkah metodologis yang mencakup studi literatur, pengembangan prototipe, pengujian laboratorium, dan studi kasus lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa modul sekat kanal komposit memiliki potensi yang signifikan dalam mengurangi penurunan permukaan tanah, meningkatkan produktivitas lahan, dan memperbaiki keseimbangan hidrologi di lahan gambut. Selain manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, implementasi modul ini juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan, termasuk perlindungan habitat dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pembuatan kebijakan dan perencanaan pengelolaan lahan gambut di Kalimantan Barat, dengan menekankan pentingnya solusi berkelanjutan dan partisipasi masyarakat dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh ekosistem ini. Kegiatan ini menyoroti potensi inovasi produk komposit modul sekat kanal berbahan baku serat sabut kelapa sebagai langkah penting dalam upaya untuk memperkuat pengelolaan lahan gambut di Kalimantan Barat. Langkah selanjutnya adalah mendorong adopsi dan implementasi solusi ini secara lebih luas, sambil melanjutkan kegiatan lanjutan untuk memperdalam pemahaman kita tentang pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brown, H. K., & Jones, R. G. (2021). Community Participation in Natural Resource Management: Lessons from Case Studies. Environmental Management, 30(1), 45-58.

Green, T. F., & White, A. B. (2023). Hydrological Impacts of Peatland Degradation: A Review of Literature. Hydrology Research, 55(2), 89-104.

Gonzalez, M. A., & Rodriguez, P. L. (2022). Eco-friendly Composite Materials for Environmental Applications: A Review. Journal of Materials Science, 60(4), 321-335.

Hidayat, B., & Abdullah, A. (2022). Implikasi Sosial dan Ekonomi dari Degradasi Lahan Gambut di Indonesia: Studi Kasus Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Pembangunan Lahan Basah, 10(2), 67-82.

Indonesian Peatland Restoration Agency. (2024). Annual Report 2023. Jakarta, Indonesia: Indonesian Peatland Restoration Agency.

Iqbal, A., Ivan, S., & Fitri, I. (2023). Implementasi Mesin Pengurai Sabut Kelapa Untuk Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dan Cocofiber Guna Mendorong Perekonomian Dusun Karya Tani Desa Jeruju Besa, Jurnal Abdi Insani, 11(1), 934-945.

Kartika, S., & Wibowo, A. (2021). Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan: Tinjauan Literatur. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(3), 112-125.

Ministry of Environment and Forestry. (2023). National Peatland Management Policy. Jakarta, Indonesia: Ministry of Environment and Forestry.

Noveicalistus, H. D., Fitri, I., & Ivan, S. (2023). Kaji Terap Teknologi dan Nilai Tambah Produk Melalui Limbah Sabut Kelapa. Penerbit Pustaka Rumah Aloy.

Pratiwi, D., & Hartanto, B. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lahan Gambut: Kasus Studi Desa X di Kalimantan Barat. Jurnal Konservasi Lingkungan, 12(2), 78-91.

Rahman, A., & Lee, S. (2022). Sustainable Peatland Management Strategies: A Review of Literature. Environmental Science & Technology, 38(2), 123-137.

Siregar, F., Utama, R. (2023). Pemanfaatan Serat Kelapa dalam Pengembangan Material Komposit untuk Penyekatan Kanal di Lahan Gambut. Jurnal Teknologi Lingkungan, 15(1), 45-58.

Siregar, R. & Lubis, T. (2019). Ekologi Lahan Gambut: Teori dan Aplikasi. Bandung: Penerbit Alam Hijau.

Smith, J. K., & Johnson, L. M. (2023). Utilization of Coconut Coir Fiber Composite Canal Modules for Peatland Canal Blocking: A Case Study in West Kalimantan. Journal of Environmental Engineering, 45(3), 210-225.

Sujana, I., Gusti, H., & Fitri, I. (2023). Analisis Teknik dan Ekonomi Produk Komposit Modul Sekat Kanal Berbahan Baku Serat Sabut Kelapa. Pontianak: Penerbit Rumah Aloy.

Susanto, B. (2021). Pengelolaan Lahan Gambut: Konsep, Tantangan, dan Strategi. Jakarta: Penerbit Bumi.

United Nations Environment Program. (2022). Peatland Restoration: A Global Perspective. Nairobi, Kenya: UNEP Press.

Wijaya, A., & Setiawan, D. (2020). Bahan Baku Lokal untuk Material Komposit. Yogyakarta: Penerbit Pohon Cahaya.

World Bank. (2022). Economic Impacts of Peatland Degradation: Case Studies from Southeast Asia. Washington, DC: World Bank Publications.

Published

2024-05-12

How to Cite

Hardiansyah, G., Sujana , I., & Imansyah, F. (2024). PENGEMBANGAN INOVASI PRODUK KOMPOSIT MODUL SEKAT KANAL BERBAHAN BAKU SERAT SABUT KELAPA UNTUK PENERAPAN PENYEKATAN KANAL PADA LAHAN GAMBUT. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1250–1262. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1532

Issue

Section

section editor