MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PARSEL, EDUKASI MANAJEMEN ARUS KAS, DAN LITERASI HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KADER NASYIYATUL AISYIYAH DI MLARAK, PONOROGO
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i9.4038Keywords:
Cash Flow Management, Consumer Protection, Economic Independence, Eid Parcels, Nasyiatul AisyiyahAbstract
Organisasi Nasyiyatul Aisyiyah (NA) Cabang Mlarak yang berada di Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo yang secara kuantitatif didominasi oleh perempuan usia produktif (20-40 tahun) menjadi peluang untuk pengembangan ekonomi di bidang kreatif seperti produk parsel lebaran. Kondisi sosial masyarakat yang agamis juga membuka peluang pasar yang besar. Keberadaan kader Nasyaiyatul Aisyiyah (NA) Mlarak menjadi peluang untuk pengembangan ekonomi di bidang kreatif yangmana kader NA Mlarak memiliki karakteristik ganda yakni mayoritas merupakan tenaga pendidik (guru) dengan tingkat intelektualitas yang baik, sekaligus ibu muda yang menjadi manajer domestik dalam keluarga. Namun, para kader NA di Mlarak cenderung menjadi konsumen pasif daripada produsen suatu usaha parsel lebaran. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan keterampilan teknis, lemahnya tata kelola keuangan rumah tangga yang masih bercampur dengan modal usaha, serta minimnya pemahaman terhadap regulasi keamanan produk. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan mengeksplorasi potensi melalui pelatihan pembuatan parsel lebaran yang mengombinasikan dengan peningkatan pemahaman tata kelola keuangan. Metode yang digunakan yaitu tahap persiapan dengan persamaan persepsi dengan mitra, pelaksanaan yaitu kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknis, pendampingan kompetensi mitra pada saat pelaksanaan, serta diakhiri dengan monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra sudah menguasai alur produksi parsel mulai dari tahap fondasi, penyusunan produk, hingga tahap pembungkusan produk menggunakan mesin heat gun yangmana menghasilkan 30 parsel lebaran siap dipasarkan dan pemahaman peserta meningkat mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dengan modal usaha serta kesadaran akan hak konsumen. Berdasarkan kegiatan ini perlu adanya pembentukan unit usaha kolektif di bawah naungan PCNA Mlarak untuk mewadahi keberlanjutan produksi dan manajemen modal kerja yang lebih terorganisir.
Downloads
References
Andien, M., Wijaya, P., Hukum, F., Udayana, U., Aditya, M., Putra, P., Hukum, F., & Udayana, U. (2025). Perlindungan Hukum bagi Konsumen terhadap Manipulasi Tanggal Expired Produk Makanan Perspektif Tanggung Jawab Pelaku Usaha. Jurnal Kertha Desa, 13(8).
Chalmers, D., Fisch, C., Matthews, R., Quinn, W., & Recker, J. (2022). Will NFTs and Digital Proof of Ownership Empower Creative Industry Entrepreneurs ?. Journal of Business Venturing Insights, 17(February), e00309. https://doi.org/10.1016/j.jbvi.2022.e00309
Eguia, I., & Wilson, J. R. (2026). Barriers to the Digital Transformation of Cultural and Creative Industry Msmes : The Case of the Basque Country. Competitiveness Review: An International Business Journal, 35(7), 25–44. https://doi.org/10.1108/CR-01-2025-0028
Indonesia. (1999). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 22. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3821. Sekertariat Negara.Jakarta.
Indrowaty, S. A., Rahmawati, F. E., & Dewi, F. P. (2025). Kreasi Buket dan Parcel Sayuran untuk Peningkatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(2), 3010–3019. https://doi.org/DOI: http://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.5871
Januarilla, J. M., & Wulansari, R. (2025). Perlindungan Hukum bagi Konsumen atas Pelanggaran Hak Informasi Penjualan Produk di Gerai Donat J.Co Indonesia. Prosiding Seminar Hukum Aktual, 143–158.
Maulana, R., & Abdullah, Y. (2023). Ekonomi Kreatif dan Potensi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Industri Kreatif. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis, 1(2), 60–69.
Nova, F., Tanudjaja, B. B., & Kurniawan, D. (2021). Perancangan Visual Branding Hamper dan Gift Wanderland. Jurnal Tanra, 8(April), 10–19.
Nugraheni, P., & Darma, E. S. (2025). Adoption of Digital Technology and Financial Knowledge : Strategies for Achieving Sustainable Performance of MSMEs. Journal of Risk and Financial Management, 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/jrfm18110646
Padil, Febrizal, Eteruddin, H., Dini, I. R., & Huda, F. (2025). Application of Microcontroller-Based Temperature and Humidity Control Technology with Internet of Things (IoT) System in Betuah Mushroom MSMEs. (DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 323–331. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i1.24203
Rahmawati, D. H., Rachmawati, F., & Fauzan, L. A. (2022). Eid Hampers as a Self-Actualization in Social Group. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 672(Imc 2021), 64–72.
Setyawan, A. A., Desembrianita, E., & Santoso, M. H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503.
Supiandi, G., & Widodo, A. (2022). Analisis Manajemen Keuangan pada Usaha Kecil Menengah terhadap Peningkatan Usaha (Studi di UD. Sinar Asih Tangerang). Jurnal Swara MaNajemen, 2(4), 439–452.
Yudhaa, S. A., Zacky, F. M., Helmi, R. F., Hanoselina, Y., & Helmi, R. F. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Melalui Program Usaha Mikro di Desa Maninjau. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 02(04), 977–985.
Zein, B. R. F., Puspitasari, A. Z., Putri, S. S., & Sofari, D. I. (2026). Potensi Produk UMKM Lokal dalam Mendorong Perekonomian di Desa Kertamandala. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 7(1), 1554–1557. https://doi.org/DOI: http://doi.org/10.55338/jpkmn.v7i1.7571

















