PEMETAAN JALUR EVAKUASI GUNA PENINGKATAN BUDAYA SADAR BENCANA TSUNAMI DI DESA WISATA DARUNU

Authors

  • Dian Puspitasari Program Studi Konstruksi Bangunan Gedung Politeknik Negeri Manado
  • Steve W. M. Supit Program Studi Restorasi dan Perawatan Bangunan Gedung Politeknik Negeri Manado
  • Maryke Alelo Program Studi Perhotelan Politeknik Negeri Manado
  • Dwars Soukotta Program Studi Konstruksi Bangunan Gedung Politeknik Negeri Manado
  • Januar Valentino Samehe Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3650

Keywords:

Tourism Villagem, Tsunami Disaster, Evacuation Route, Mapping

Abstract

Desa Darunu berada dalam wilayah administratif Kabupaten Minahasa Utara yaitu di Kecamatan Wori dan memiliki potensi wisata alam dengan keberadaan Mangrove. Mengingat lokasi desa berada di pesisir yang berpotensi mengalami bencana tsunami akibat gempa bumi, maka perencanaan jalur evakuasi bencana tsunami serta peningkatan tata sosial masyarakat sadar bencana menjadi urgensi kegiatan ini. Untuk menerapkan sistem jalur evakuasi bencana sehingga desa ini memiliki sistem kesiapsiagaan bencana yang dapat menjadikannya sebagai destinasi wisata yang maju dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam proses perencanaan jalur evakuasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Community Education Method dan Participatory Method yang merupakan pendekatan yang melibatkan masyarakat sambil menghargai kearifan lokal, meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil kegiatan, serta mendorong kemandirian dan keberlanjutan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk sosialisasi dan edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perencanaan jalur evakuasi dan dilakukan kurang lebih selama 7 bulan. Dalam kegiatan ini, tim bekerja sama dengan BPBD sebagai pendamping ahli dan mitra sebagai pelaku utama dengan hasil akhir pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya level pemahaman tentang kebencanaan oleh masyarakat serta tersedianya peta jalur evakuasi berupa beserta prosedurnya yang sudah terpasang pada titik yang diperlukan sesuai dengan komunikasi aktif dengan masyarakat dan perangkat desa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, F., Putra, A., &; Marfai, M. A. (2023). Participatory GIS for Tsunami Evacuation Planning in Bali. International Journal of Disaster Risk Reduction, 84, 102345)

Arifin, S., Wicaksono, S. S., Sumarto, S., Martitah, M., & Sulistianingsih, D. (2021). Disaster Resilient Village-Based Approach to Disaster Risk Reduction Policy in Indonesia: A Regulatory Analysis. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 13(1), a1021. https://doi.org/10.4102/jamba

Ayuningtyas, E. A., Hizbaron, Dyah R., & Kanthi, N. S. (2017). Integrasi Pengetahuan Lokal berbasis SIG untuk Pemetaan Partisipatif Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Desa Srigading, Bantul. Seminar Nasional III Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai, Yogyakarta.

Badan Standarisasi Nasional (2017). SNI 8357:2017 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana.

Benazir, Kuswandi, Aslami, M. H., Ikhwali, M. F., & Hijah, S. N. (2022). Estimasi Waktu Kedatangan Tsunami Berdasarkan Patahan Segmen Aceh-Andaman Untuk Daratan Pantai Utara Aceh. Jurnal Teknik Hidraulik, 13(2), 65-76, http://jurnalth.pusair-pu.go.id.

BNPB. (2012). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana.

Budiyanto, D., Septiana, T., & Muda, M. A. (2020). Pemanfaatan Analisis Spasial Untuk Pemetaan Risiko Bencana Alam Tsunami Menggunakan Pengolahan Data Spasial Sistem Informasi Geografis. Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer (KLIK), 7(02), 210-218

Chen, C., Wang, H., Lindell, M. K., Jung, M. C., & Siam, M. R. K. (2022). Tsunami Preparedness and Resilience: Evacuation Logistics and Time Estimations. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 109, 103324. https://doi.org/10.1016/J.TRD.2022.103324

Dengler, L. (2005). The Role of Education in the National Tsunami Hazard Mitigation Program. Natural Hazards, 35(1), 141-153

Esteban, M., Tsimopoulou, V., Mikami, T., Yun, N. Y., Suppasri, A., & Shibayama, T. (2013). Recent Tsunami Events and Preparedness in Japan. International Journal of Disaster Risk Reduction, 6, 160-170

Gaillard, J. C., Pangilinan, M. R. L., & Cadag, J. R. D. (2023). Community Resistance to Participatory Mapping in Disaster-Prone Areas. International Journal of Disaster Risk Science, 14(2), 215-228

Makalew, F. P., Supit, S. W. M., Kondoj, N. E., & Mantiri, H. G. (2020). Planning Area of Resist Natural Disaster in Bentenan Village South Eastern Minahasa. Journal of Physics: Conference Series, 1-10, doi:10.1088/1742-6596/1450/1/012025

Kusmiarto, Yulfa, A., & Mustofa, F. C. (2018). Model-Model Pendekatan Partisipatif dalam Sisteminformasi Geografi. Bhumi, Jurnal Agraria dan Pertanahan, 4(2) 208-223. http://dx.doi.org/10.31292/jb.v4i2.279

Lavigne, F., Paris, R., Grancher, D., Wassmer, P., Brunstein, D., & Vautier, F. (2008). Reconstruction of Tsunami Inland Propagation in Java. Journal of Volcanology and Geothermal Research, 172(3-4), 273-282

Tim Teknis BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) (2023). Modul Penyusunan Rencana Evakuasi - Modul Pelatihan Desa Tangguh Bencana Tsunami.

Triyono, B., Spahn, H., & Hoppe, M. (2019). Traditional Evacuation Routes in Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 39, 101242

Zulkifli, L., Emilga, E. V., Abdurrahman, M. G., Daniswara, L., Asmita., Basitha, M., & Ariesta, M. G. (2022). Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pemetaan Jalur Evakuasi untuk Mendukung Desa Sengkol Sebagai Desa Tanggap Bencana. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 295-299.

Published

2026-02-26

How to Cite

Puspitasari, D., Supit, S. W. M., Alelo, M., Soukotta, D., & Samehe, J. V. (2026). PEMETAAN JALUR EVAKUASI GUNA PENINGKATAN BUDAYA SADAR BENCANA TSUNAMI DI DESA WISATA DARUNU. Jurnal Abdi Insani, 13(2), 1432–1444. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3650

Issue

Section

section editor