HILIRISASI AGROINDUSTRI KOPI MELALUI PENINGKATAN MUTU KOPI BUBUK SINGLE ORIGIN PADA KELOMPOK TANI RTM DESA KUCUR
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3609Keywords:
Agroindustry Downstreaming, Good Manufacturing Practice, Single Origin Coffee, Small Medium Entreprise, Sustainable Development GoalsAbstract
Kelompok Tani Republik Tani Mandiri (RTM) di Desa Kucur, Malang, telah berhasil memproduksi biji kopi hijau premium berskala specialty. Namun, kemampuan hilirisasi untuk mengolahnya menjadi produk kopi bubuk kemasan bernilai tambah masih sangat terbatas. Petani menghadapi kendala minimnya pengetahuan terkait teknik sangrai yang terstandar serta belum diterapkannya sistem jaminan mutu dan keamanan pangan secara memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam mengolah biji kopi berkualitas tinggi menjadi produk kopi bubuk single origin yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3542-2004). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan teknik penyangraian dan penggilingan, serta edukasi sistem Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). Pendampingan proses produksi dan pengujian mutu produk di laboratorium juga dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota kelompok tani sebesar 80,91% terkait standar proses produksi kopi bubuk kemasan. Penggunaan mesin skala industri kecil terbukti efektif dalam menstabilkan kualitas produk. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kadar air kopi bubuk yang dihasilkan berhasil mencapai rentang 0,78%–1,50%, yang sepenuhnya memenuhi ambang batas maksimal SNI (5%). Kegiatan ini juga menghasilkan dokumen Prosedur Operasional Standar (POS) sebagai panduan tertulis jaminan mutu pangan. Program ini telah memperkuat tahapan hilirisasi agroindustri di Desa Kucur dan membuka peluang komersialisasi kopi single origin bernilai tambah tinggi.
Downloads
References
Astuti, H. & Rupaidah, E. (2015). Strategi Pengembangan Agroindustri Kopi Bubuk Berbasis Kelompok Wanita Tani di Pekon Padang Cahya Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat. Inovasi dan Pembangunan, 3(3). 226-236. https://jurnal.balitbangda.lampungprov.go.id/index.php/jip/article/view/61
Dharmawan, A. (2020). Karakteristik Fisik Hasil Ekstraksi pada Beberapa Kopi Arabika single Origin dalam Peningkatan Efisiensi Proses Penyeduhan kopi. Warta Puslitkoka, 32(1). 24-31. https://warta.iccri.net/wp-content/uploads/2023/05/5.-Andi-Dharmawan-Karakteristik-Fisik-Hasil-Ektraksi-pada-beberapa-Kopi-Arabika-Single-Origin-dalam-Peningkatan-Efisiensi-Proses-Penyeduhan-Kopi.pdf
Herrera, J. C., & Lambot, C. (2017). The coffee Tree—Genetic Diversity and Origin. In B. Folmer (Ed.), The Craft and Science of Coffee (pp. 1-16). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-803520-7.00001-3
International Trade Centre. (2021). The Coffee Guide. The International Trade Centre (ITC). https://www.intracen.org/file/itccoffee4threport20210930webpagespdf
Jati, I. R., Suseno, T., & Putri, T. I. (2019). Peningkatan Kualitas Produk Melalui Perbaikan Teknologi Pengolahan Pada Industri Rumah Tangga Kacang Kemas. SABDAMAS, 1(1). 384-389. https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/sabdamas/article/view/1052
Kepala Desa Kucur. (2019). Rencana pembangunan Jangka Menengah Desa Kucur 2019–2025. https://semar.machung.ac.id/berkas/RPJM%20Desa%20Kucur.pdf
Mayasi, S. R. & Nugraha, I. (2022). Pendampingan Proses Sertifikasi SNI pada UMKM Kopi Binaan BSN Desa Wonosalam Jombang Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Selaparang, 6(3). 1529-1535. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jpmb/article/view/10240/5411
Munaf, D. R., Suseno, T., Janu, R. I., & Badar, A. M. (2008). Peran Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat Daerah Perbatasan: Kasus Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Sosioteknologi, 7(13), 329–333. https://journals.itb.ac.id/index.php/sostek/article/view/991
Reta, Dahlia, & Sumule, O. (2021). Penerapan Teknik Panen dan Pascapanen Kopi Arabika Kalosi Produk Unggulan Kabupaten Enrekang. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(2). 341-348. https://doi.org/10.20956/jdp.v6i2.13947
Sanaky, H., & Nashori, F. (2018). Peningkatan dan Pengembangan Produk Olahan Kopi di Desa Brunosari. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 3(3), 272-284. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/download/11617/8721/25163
Tamru, S., & Minten, B. (2023). Value Addition and Farmers: Evidence from Coffee in Ethiopia. PLoS One, 18(1), e0273121. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0273121
Wibowo, W. (2022). Pengembangan Potensi UMKM Sektor Agribisnis di Jawa Timur: Studi Kasus Kampung Coklat, Kabupaten Blitar. Dalam Senarai Pemikiran Perekonomian Indonesia: Mengelola Tantangan Menuju Indonesia tangguh, Tumbuh, dan Berkeadilan. Yograkarta: Deepublish. https://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/31888/1/1b-Perekonomian%20Indonesia_Wahyudi.pdf
Wibowo, W., Budianta, T. D. W., Suseno, T. I. P., Kristyanto, V. S., Skalastika, B. R., Andriani, A., & Juanda, K. Z. (2024). Pelatihan Pengembangan Produk dan Pengolahan Pasca Panen Biji Kopi Single Origin bagi Kelompok Tani Desa Kucur, Kabupaten Malang. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1917–1926. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.2022
Wibowo, W., Chin, M. Y., & Kristyanto, V. S. (2026). Assessing the Feasibility of Fairtrade Living Income-based Shared Value Model for Sustainable Coffee Value Chains. Future of Food: Journal on Food, Agriculture and Society, 14(1). 1-11.
Wibowo, W., Widyarini, L. A., & Pradana, D. W. (2021). Exploring Sustainable Netchains of Smallholder Cocoa Farmers in Indonesia. Western Balkan Journal of Agricultural Economics and Rural Development, 3(2), 133–149. https://ageconsearch.umn.edu/record/316649/?ln=en&v=pdf

















