PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR KOTA SEMARANG MELALUI PROGRAM APOTEKER CILIK: DAGUSIBU DAN TANYA 5O

Authors

  • Annnisa Aulia Savitri Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang
  • Willy Tirza Eden Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang
  • Neli Syahida Ni'ma Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang
  • Ranita Rahmaniar Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • Arroyani Asa Dilaga Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • All Fine Loretha Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang
  • Gavriel Fauzan Faturachman Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • Kevin Apriadi Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • Susi Anjari Haryan Dewi Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • Eva Ulfiatus Shofia Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang
  • M. Kholid Baror Abadi Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3571

Keywords:

Young Pharmacyst programe, DAGUSIBU, 5O Approach, Elementary School, Semarang

Abstract

Program peningkatan literasi kesehatan di sekolah dasar diperlukan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar terkait penggunaan obat yang benar sejak dini. Rendahnya pemahaman tentang informasi DAGUSIBU dan prinsip Tanya 5O berpotensi menimbulkan penggunaan obat yang tidak rasional di lingkungan rumah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa melalui edukasi interaktif berbasis Program Apoteker Cilik. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi terkait profesi apoteker, DAGUSIBU, dan Tanya 5O, praktik keterampilan dasar meracik obat, permainan edukatif, diskusi, serta post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai penggolongan obat, aturan pakai, penyimpanan, dan keamanan penggunaan obat. Nilai rata-rata post-test seluruh peserta berada di atas 80, menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif dan partisipatif yang diterapkan. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap, termasuk meningkatnya kewaspadaan terhadap penggunaan obat tanpa pendampingan dan kemampuan mengajukan pertanyaan berdasarkan konsep 5O sebelum menggunakan obat. Program ini terbukti meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar dan mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran kesehatan. Kesimpulannya, Program Apoteker Cilik efektif sebagai model edukasi kesehatan di sekolah dasar untuk memperkuat pemahaman dan perilaku siswa terkait penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azmi, M. R., Khailillah, A. N., Akbar, G. F., Tamira, N., Amaliya, N., Lingga, M. R., Putri I. E., Fadhil A., Dzaroini, S., & Dewi, D. K. (2025).

Efektivitas Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) Obat sebagai Media Peningkatan Kesadaran Siswa SMK Muhammadiyah 1 Batu. Jurnal Pengabdian Nasional Indonesia, 6(2), 519–528.

Benes, S., & Alperin, H. (2019). Health Education in The 21st Century: A Skills-Based Approach. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 90(7), 29–37.

Dave, P. (2024). The Role of Pharmacists in Health Promotion. Asian Journal of Dental and Health Sciences, 4(2), 32–37.

Dearing, J. W. (2019). Applying Diffusion of Innovation Theory to Intervention Development. HHS Public Access, 43(2), 183–190.

Griebler, U., Rojatz, D., Simovska, V., & Forster, R. (2017). Effects of Student Participation in School Health Promotion: A Systematic Review. Health Promotion International, 32(2), 195–206.

Green, L. W. (2019). Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach. Mayfield Publishing.

Hidayari, A. F., & Andayani, T. M. (2020). Hubungan Literasi Kesehatan Terhadap Perilaku Penggunaan Obat. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 9(1), 45–53.

Indonesia, Ikatan Apoteker (IA). (2014). Pedoman Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sadar Obat. Jakarta: Ikatan Apoteker Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Mencerdaskan Masyarakat dalam Penggunaan Obat melalui Metode CBIA.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.

Kurniawati, D. (2021). Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat di Sekolah Adiwiyata SMAN 7 Banjarmasin. Journal of Community Service, 1(1), 31–41.

Kuswadi, E. (2019). Peran Lingkungan Sekolah Dalam Pengembangan Mental Siswa. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 9(1), 62–78.

Mashar, H. M., Normila, N., Ramadhani, J., & Dali, D. (2021). Memasyarakatkan Tanya 5O dan Efek Interaksi Obat Pada Siswa MTsN 2 Kota Palangka Raya. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(1), 25–32.

Mayasari, A., Pujasari, W., Ulfah, U., & Arifudin, O. (2021). Pengaruh Media Visual Pada Materi Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal Tahsinia, 2(2), 173–179.

Nash, R., Patterson, K., Flittner, A., Elmer, S., & Osborne, R. (2021). School-Based Health Literacy Programs For Children (2–16 Years): An international review. Journal of School Health, 91(8), 632–649.

Nutbeam, D. (2008). The Evolving Concept of Health Literacy. Social Science & Medicine, 67(12), 2072–2078.

Puspitasari, Y. (2024). Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang DAGUSIBU Dengan Metode Edukasi di SMKN 7 Surakarta. Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna, 5(3), 149–156.

Vaillancourt, R., & Cameron, J. D. (2022). Health Literacy For Children and Families. British Journal of Clinical Pharmacology, 88(10), 4328–4336.

Wright, K. (2024). Developing Children’s Health Literacy Within Educational Settings. Journal of School-based Health Promotion, 6(1), 55–63.

Published

2026-02-26

How to Cite

Savitri, A. A., Eden, W. T., Ni’ma , N. S., Rahmaniar, R., Dilaga, A. A., Loretha, A. F., … Abadi, M. K. B. (2026). PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR KOTA SEMARANG MELALUI PROGRAM APOTEKER CILIK: DAGUSIBU DAN TANYA 5O. Jurnal Abdi Insani, 13(2), 1196–1202. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3571

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)