OPTIMALISASI POTENSI BELIMBING WULUH MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN BERNILAI TAMBAH
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3567Keywords:
Averrhoa bilimbi, Candy, SyrupAbstract
Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) merupakan slah satu tanaman hasil pertanian yang kurang mendapat perhatian dan penanganan yang baik dan terkadang buah ini dianggap sebagai tanaman pekarangan. Sari Boga Pecatu merupakan kelompok masyarakat selaku mitra dari kegiatan ini berkeinginan untuk mengolah buah belimbing wuluh yang ada di sekitar lingkungan mereka. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan diversifikasi olahan belimbing wuluh. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yang dilaksanakan di Desa Pecatu, Badung ini adalah Community Develovment yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dalam suatu komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di kelompok Sari Boga Pecatu terkait diversifikasi olahan belimbing wuluh menghasilkan produk manisan dan sirop belimbing wuluh. Edukasi diversifikasi olahan belimbing wuluh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 62,5%, dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan pangan sebesar 37,5%. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memanfaatkan belimbing wuluh selaku pangan lokal potensial menjadi produk olahan yang sehat, bergizi dan bermanfaat.
Downloads
References
Agustina, R., Yasar, M., Ferijal, T., Hartuti, S., & Zikri, I. (2024). Pengolahan Manisan Belimbing Wuluh Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Sehat. Jurnal Pengabdian Pembangunan Pertanian dan Lingkungan, 1(2), 15–21.
Eferyn, K., Panganstuti, R. L., & Denakrisnada, S. G. (2023). Pelatihan Pengolahan Belimbing Wuluh Menjadi Bernilai Jual Tinggi. Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 3(1), 133–136.
Purbowo, Faizah, M., Nurhayati, D., Tiarawati, I., & Achmad N. I . M. (2022). Pelatihan Pemanfaatan Belimbing Wuluh Sebagai Manisan di Desa Tamping Mojo Kecamatan Tembelang Jombang. Jurnal Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat, II(2), 1–6. https://doi.org/10.14414/kedaymas.v2i2.2905
Halimatussadiyah, Novianti, S., & Maywati, S. (2024). Higiene dan Sanitasi Makanan Kaitan dengan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Warung Nasi di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 20(2), 147–162.
Jain, S., Kiran, B., Phule, M., Vidyapeeth, K., Barthwal, R., Nag, P., & Mehra, P. (2020). Food Contamination: A Bane For Us. September 2021. https://krishiscience.in/
Juanda, J., Agustina, R., & Hartuti, S. (2023). Optimasi Komposisi Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) dan Gula Terhadap Karakteristik Fisikokimia Selai. Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 17(3), 695–705. https://doi.org/10.21107/agrointek.v17i3.16886
Imasakin, U., Jannah, S. D. R., Agustina, R., Hartuti, S., & Mechram, S. (2023). Analisis Organoleptik Manisan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 8(3), 476-483.
Maulida, V. S., & Adi, A. C. (2018). Daya Terima dan Kandungan Flavonoid Sirop Kombinasi Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) dan Daun Tin (Ficus Carica L.) Sebagai Minuman Alternatif Antioksidan Kaya Flavonoid. Media Gizi Indonesia, 13(2), 159-167.
Muzaifa, M. (2018). Perubahan Komponen Kimia Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Selama Pembuatan Asam Sunti. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 22(1), 37–43.
Nayak, A., & Dutta, D. (2023). A Comprehensive Review on CRISPR and Artificial Intelligence Based Emerging Food Packaging Technology To Ensure “Safe Food”. Sustainable Food Technology, 1(5), 641-657.
Ropikoh, S., Widjayanti, W., Idris, M., Nuh, G. M., & Fanani, M. Z. (2024). Perkembangan Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Produk Pangan. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 6(1), 30-38.
Polo, Q. (2023). Food Contamination : Understanding the Risks and Prevention. Journal of Food: Microbiology, Safety & Hygiene, 8(1), 1–2. https://doi.org/10.35248/2476-2059.23.8.192.Citation
Saifuddin, Nazlia, S., Khumaira, Hasanah, & Taqiyah, A. (2024). Pengembangan Olahan Belimbing Wuluh Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Pulo Aceh. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 5416–5422.
Windyastari, C., Wignyanto, & Putri, W. I. (2012). Pengembangan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai Manisan Kering dengan Kajian Konsentrasi Perendaman Air Kapur (CA(OH)2) dan Lama Waktu Pengeringan. Jurnal Industri, 1(3), 195–203.
Yanti, S., & Suksmayu Saputri, D. (2019). Uji Aktivitas Antioksidan Serbuk Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa blimbi L.). Jurnal TAMBORA, 3(2), 16–26. https://doi.org/10.36761/jt.v3i2.252
Yennie, Y., Dewanti-Hariyadi, R., Kusumaningrum, H. D., & Poernomo, A. (2022). Contamination of Staphylococcus Aureus and Bacillus Cereus in Sushi at Retail Level in Jabodetabek Area. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 25(2), 331–344. https://doi.org/10.17844/jphpi.v25i2.42066
Yulianti, Y., & Setiati, Y. (2021). Daya Terima Produk Sirop Buah Dengan Penambahan Ekstrak Bunga Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi). Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP), 1(2), 1-11.

















