PENERAPAN TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS LIMBAH CANGKANG TELUR, KULIT PISANG, DAN AIR CUCIAN BERAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PONDOK PESANTREN HILYATUL MUSAFFA AL QUDWAH

Authors

  • Ida Ayu Suci Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti
  • Rini Suryani Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti
  • Sherly Oktarianti Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Sains dan Teknologi Universitas Panca Bhakti

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3491

Keywords:

Organic Waste, Islamic Boarding School Empowerment, Liquid Organic Fertilizer, Economic Independence, Green Entrepreneurship

Abstract

Sampah organik merupakan permasalahan lingkungan yang masih menjadi perhatian di Indonesia, di mana sebagian besar limbah berasal dari sisa makanan, kulit buah, dan cangkang telur. Pondok Pesantren Hilyatul Musaffa Al Qudwah sebagai lembaga pendidikan juga menghasilkan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dan pengurus pesantren dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi pesantren. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan teknologi pembuatan POC berbahan limbah cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras, pelatihan penerapan POC pada tanaman selada, serta pelatihan pengemasan, branding, dan pemasaran produk secara offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan rata-rata peningkatan di atas 80% (kategori tinggi dan efektif). Santri mampu memproduksi dan mengaplikasikan pupuk organik cair pada tanaman sayuran serta melakukan pengemasan dan promosi produk secara mandiri. Produk POC yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi dan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran santri terhadap pengelolaan limbah berbasis ramah lingkungan. kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam aspek teknologi, produksi, dan kewirausahaan berbasis lingkungan, serta mendorong kemandirian Pondok Pesantren Hilyatul Musaffa Al Qudwah melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aishwarya, A., & Shinde, R. S. (2020). Banana Peel, Duckweed and Egg Shell : Cheap Sources of Organic Fertilizer. International Journal of Green and Herbal Chemistry, 8(1), 055-060.

Ali, M., & Badawy, W. Z. (2017). Utilization of Eggshells By-Product as A Mineral Source for Fortification of Bread Strips. Journal of Food and Diary Sciences, 8(11), 455–9.

Awogbemi, O., Kallon, D. V., & Aigbodion, V. S. (2022). Pathways for Sustainable Utilization of Waste Chicken Eggshell. Journal of Renewable Materials, 10(8).

Gani, A., & Sulastri, S. (2021). Analisis Kandungan Unsur Hara Makro dan Mikro Pada Kompos Campuran Kulit Pisang Dan Cangkang Telur Ayam. Jurnal Kimia Riset, 6(1), 8–19.

Hidayat, R., Setiawan, A., & Nofyan, E. (2016). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Lilin ( Musa paradisiaca ) Sebagai Pakan Alternatif Ayam Pedaging (Gallus galus domesticus). Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(1), 11–7.

Jannah, N. K., & Rahayu, Y. S. (2018). Penggunaan Pupuk Cair Berbahan Baku Limbah Air Cucian Beras dengan Penambahan Serbuk Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea ). Jurnal Lentera Bio, 7(1), 15–9

Lian, A. (2023). Efektivitas Pemberian Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada ( Lactuca sativa L.). Oryza Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan, 8(2), 1–10.

Mariati, F. R. I., Waluyo, M. R., & Mahfud, H. (2021). Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Usaha Pengolahan Sampah Organik Pada Level Rumah Tangga. Jurnal IKRAITH-ABDIMAS, 4(3), 194–7.

Martínez-Alcántara, B., Martínez-Cuenca, M. R., Bermejo, A., Legaz, F., & Quiñones, A. (2016.) Liquid Organic Fertilizers for Sustainable Agriculture : Nutrient Uptake of Organic versus Mineral Fertilizers in Citrus Trees. Plos One, 5(1), 1–20.

Miranda, N. T., Miharja, F. J., & Sukarsono. 2023. The Influence of Ecoenzyme on Methane (CH4) Levels In Landfill Waste. Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan, 10(1).

Nangoi, R., Paputungan, R., Ogie, T. B., Kawulusan, R. I., Mamarimbing, R., & Paat, F. J. (2021). Utilization of Household Organic Waste As An Eco- Enzyme For The Growth And Product Of Cultivate Culture (Lactuca saliva L.). Jurnal Agroteknologi Terap, 3(2), 422–8.

Nurseha, N., Sedijani, P., & Japa, L. (2023). The Effect of Egg Shell and Banana Peel Organic Fertilizer on The Growth Of Green Spinach (Amaratus tricolor L .). Jurnal Biologi Tropis, 23(4), 19–26.

Riyadi, A., & Istiqomah, N. (2013). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah terhadap Pemberian Air Cucian Beras Coklat di Lahan Rawa Lebak. Jurnal Sains Stiper Amuntai, 3(2).

Rizieq, R., & Masulili, A. (2022). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair , Pemasaran Online Pada Usaha Hidroponik Panti Asuhan Baitul Hikmah Kabupaten Kuburaya. Jurnal Semar, 11(2), 132–8.

Santoso, B., Permatasari, A. P., Pratama , S., Susmanto, P., & Yunita, R. R. (2023). Valorization of Waste Cooking Oil into Liquid Organic Fertilizer by Anaerobic Fermentation Method. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 7(1), 39–47.

Weni, K. A. , Achmad, D. I., & Suci, I. A. (2023). Uji Efektivitas Pupuk Organik Cair Limbah Ikan dan Fungi Mikoriza Arbuskular terhadap Pertumbuhan Tanaman Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L.) pada Media Gambut. Jurnal Agrosains, 16(1), 1–6.

Published

2026-03-20

How to Cite

Suci, I. A., Suryani, R., & Oktarianti, S. (2026). PENERAPAN TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK CAIR BERBASIS LIMBAH CANGKANG TELUR, KULIT PISANG, DAN AIR CUCIAN BERAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PONDOK PESANTREN HILYATUL MUSAFFA AL QUDWAH. Jurnal Abdi Insani, 13(3), 1596–1609. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3491

Issue

Section

section editor