PENINGKATAN NILAI EKONOMI MELALUI TEKNIK PENGOLAHAN PERIKANAN DI KELOMPOK PENGOLAHAN PEMASARAN PERIKANAN BATAM CENTER
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3216Keywords:
Pengolahan Limbah Perikanan, Kota Batam, Diversifikasi ProdukAbstract
Kota Batam memiliki potensi yang signifikan dalam pengolahan perikanan, didorong oleh sumber daya laut yang kaya dan lokasinya yang strategis sebagai zona perdagangan bebas. Perikanan di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, merupakan salah satu sektor ekonomi yang cukup penting mengingat letak geografisnya yang berada di daerah pesisir dengan akses langsung ke perairan. Limbah perikanan di Kota Batam, yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia, merupakan salah satu tantangan lingkungan yang cukup signifikan, mengingat sektor perikanan yang berkembang pesat di kawasan tersebut. Diversifikasi produk dengan memanfaatkan limbah perikanan berupa kepala udang yakni dengan membuat flavor. Selain pengolahan limbah hasil perikanan, produk diversifikasi lainnya yakni pembuatan nugget dan kaki naga guna meningkatkan kesukaan masyarakat pada produk perikanan. Tujuan dari kegiatan ini yakni pemanfaatan limbah hasil perikanan menjadi produk tepat guna, yakni flavour yang berasal dari bahan alami. Membuat diversifikasi produk perikanan guna peningkatan kesukaan Masyarakat terhadap produk perikanan. Kegiatan pengabdian Masyarakat diikuti oleh 30 peserta perwakilan UMKM yang ada di Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan, pasca penyampaian materi dan praktek didapatkan hasil sebanyak 100% peserta telah berhasil membuat nugget dan kaki naga dengan rasa yang enak serta mengetahui pengolahan limbah perikanan menjadi produk tepat guna.
Downloads
References
Asni, A., Jamal, M., Ilmiah, I., Kasmawati, K., & Hamsiah, H. (2023). PKM pembuatan ekado udang di Desa Tamangapa, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kauniah, 1(2).
Effendi, I., Wahjuningrum, D., Nurussalam, W., & Maulana, F. (2024). Pemanfaatan potensi agromaritim Kota Batam untuk kesejahteraan masyarakat Rempang. Jurnal Abdi Insani, 11(2). https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1146
Huda, N., Fazilah, A., Easa, A. M., & Maskat, M. Y. (2010). Optimization of surimi powder production from threadfin bream (Nemipterus spp.) and its application in fish-based products. International Food Research Journal, 17(4), 915–926.
Juniarto, A. Z., Saraswati, L. D., & Herawati, V. E. (2020). Penguatan komoditi unggulan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan ikan di Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati, 2(4), 197–202.
Malau, A. G., & Hotman, J. (2018). Impact of government policy on fisheries production, number of fleet fisheries, investment, and fisheries household in Batam City. International Journal of Economics and Financial Issues, 8(6), 11–17.
Masnawi, N. A., Tahir, N., Nasrullah, N., Hamna, D. M., & Handayani, N. A. (2025). Pelatihan dan pendampingan peningkatan skill dan keterampilan bagi pelaku UMKM Raja Bandeng Tanpa Tulang di Kabupaten Maros. Kumawula, 8(1). https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i1.56572
Meiyani, D. N. A. T., Riyadi, P. H., & Anggo, A. D. (2014). Pemanfaatan air rebusan kepala udang putih (Penaeus merguiensis) sebagai flavor dalam bentuk bubuk dengan penambahan maltodekstrin. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(2), 67–74.
Naknean, P., & Meenune, M. (2010). Factors affecting retention and release of flavour compounds in food carbohydrates. International Food Research Journal, 17(1), 23–34.
Novianti, T. (2020). Kajian pemanfaatan daging ikan kembung (Rastrelliger spp.) sebagai bahan penyedap rasa alami non-MSG dengan pendekatan bioekonomi perikanan. Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, 2(2), 56–68.
Ratnani, R. D. (2009). Bahaya bahan tambahan makanan bagi kesehatan. Majalah Ilmiah Momentum, 5(1), 16–22.
Silva, F., Duarte, A. M., Mendes, S., Borges, P., Magalhães, E., Pinto, F. R., Barroso, S., Neves, A., Sequeira, V., Vieira, A. R., Magalhães, M. F., Rebelo, R., Assis, C., Serrano Gordo, L., & Gil, M. M. (2020). Adding value to bycatch fish species captured in the Portuguese coast—Development of new food products. Foods, 10(1), 68. https://doi.org/10.3390/foods10010068
Susilo, R., Suparmi, S., & Edison, E. (2020). Study on the quality of natural flavoring powder processed from shrimp waste. International and National Seminar on Fisheries and Marine Science, 1–10.
Tawali, A. B., Kadir, I., & Laga, A. (2018). Pemanfaatan limbah kepala udang menjadi tepung sebagai alternatif bahan penyedap alami. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(2), 345–354. https://doi.org/10.17844/jphpi.v21i2.22868
Wodi, S. I. M., & Cahyono, E. R. (2022). Penerapan diversifikasi produk hasil perikanan sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Kampung Birahi Kecamatan Tabukan Selatan. Jurnal Ilmiah Tatengkorang, 6(1), 1–6.
Zulkarnaini, Z., Hendrik, H., & Khailani, K. (2024). Social and economic aspects of coastal community development. International Journal of Social Science and Human Research, 7(5), 3120–3126. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i5-45.

















