OPTIMALISASI BUDIDAYA KEPITING BAKAU SISTEM SILVOFISHERIES SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN NELAYAN DI KAWASAN EKOWISATA DEMANG GEDI, PURWOREJO

Authors

  • Hendrayana Hendrayana Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman
  • Any Kurniawati Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman
  • Amir Yarkhasy Yuliardi Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman
  • Kartika Lintang Prameswari Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman
  • Sherlyta Nisrina Muthi Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman
  • Abdul Basir Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3205

Keywords:

Ekowisata, Kepiting Bakau, Pemberdayaan, Purworejo, Silvofisheries

Abstract

The Demang Gedi Forest Farmer Group (KTH) in Gedangan Village, Purwodadi District, Purworejo Regency, is a community group engaged in coastal conservation through mangrove planting, mangrove nurseries, and management of the Demang Gedi tourism area. The group faces challenges related to limited product diversification and suboptimal conservation management, particularly in developing productive activities. To address these issues, a community service program introduced mangrove crab farming using a silvofisheries system, supported by training and workshops on sustainable mangrove management. The program was implemented through preparation, technical training, mentoring, and monitoring–evaluation stages. The results show improvements in both production and management. The group, which previously had no crab cages, now owns two box-type crab cages with 400 boxes and has generated an income of IDR 4,500,000 from mangrove crab cultivation. In addition, group management has improved, with regular activities now conducted to manage crab farming. Further improvements in cage management and water quality are needed to increase future harvest yields.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, S. A., Putra, D. F., & Rusydi, I. (2023). Budidaya Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Teknologi Apartemen Sistem Resirkulasi Desa Cot Lamkuweueh, Kota Banda Aceh. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 4(3), 518-527.

Ferdiansyah, A., Ramadhan, H. A., Sofyan, S., Irjayanto, M. I., & Hidayahtula, I. A. (2022). Ecological aquaculture: Pengembangan budidaya kepiting bakau dengan sistem apartemen silvofishery di hutan mangrove Munjang Desa Kurau Barat dan aspek hukumnya. Jurnal Besaoh, 2(02), 107-126.

Ibrahim, A. J., & Iromo, H. (2020). Pengembangan usaha budidaya kepiting bakau di tambak tradisional Desa Liagu Kabupaten Bulungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo (JPMB), 4(2), 129–136.

Iromo, H., Fariza, N., & Amien, M. H. (2012). Konservasi induk betina kepiting bakau matang gonad di Pulau Tarakan Kalimantan Timur. Dalam Prosiding Seminar Nasional Ke-II Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (hlm. xx–xx). Universitas Diponegoro.

Ningsih, O., & Affandi, R. I. (2023). Teknik pembesaran kepiting bakau (Scylla sp.) dengan sistem apartemen. Jurnal Ganec Swara, 17(3), 840–848.

Safitri, I., & Sofiana, M. S. J. (2024). Kepiting Bakau di Kawasan Mangrove Pering Kabupaten Natuna Kepulauan Riau. Jurnal Perikanan Unram, 14(1), 103-110.

Setyati, W. A., Rezagama, A., Sunaryo, Agustini, T. W., Safitri, A. D., Hidayat, T., & Ardianto. (2019). Penerapan metode penggemukan kepiting bakau (Scylla sp.) pada wilayah dampak abrasi di Desa Bedono, Sayung, Demak. Dalam Prosiding Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat UNDIP-UNNES (hlm. 452–457).

Silaban, R., Dobo, J., Silubun, D. T., & Borut, B. (2023). Sebaran Ukuran dan Pola Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla spp.) Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Debut, Maluku Tenggara. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(3), 231-242.

Supristiwendi, & Indra, S. B. (2022). Penerapan kualitas air dan pakan pada usaha pembesaran kepiting bakau di Dusun Lam Kuta Desa Bayeun, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Eumpang Breuh, 1(1), 9–15.

Suswanto, I., & Munir, A. M. S. (2018). Budidaya kepiting soka dengan metoda sangkar massal. Jurnal Pengabdi, 1(1), 7–16.

Syahrera, B., Purnama, D., & Ta’alidin, Z. (2016). Asosiasi kelimpahan kepiting bakau dengan keberadaan jenis vegetasi mangrove Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Enggano, 1(2), 47–55.

Taena, W., Binsasi, Y., Pakaenoni, G., & Klau, A. D. (2025). Pengembangan Silvofishery Sebagai Alternatif Pelestarian Mangrove dan Peningkatan Ekonomi Petani Tambak. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 751-760.

Tahmid, M., Fahrudin, A., & Wardiatno, Y. (2015). Kualitas habitat kepiting bakau (Scylla serrata) pada ekosistem mangrove Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 7(2), 535–551.

Yuliana, D., Noervadila, I., Astindari, T., Sahwari, & Suparto, A. A. (2021). Pelatihan pemanfaatan internet sebagai media promosi online dalam kegiatan online shop (olshop) siswa-siswi MA Sarji Ar-Rasyid. J-Abdi, 1(1), 11–20.

Yulma, Y., Ihsan, B., Sunarti, S., Malasari, E., Wahyuni, N., & Mursyban, M. (2017). Identifikasi bakteri pada serasah daun mangrove yang terdekomposisi di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, 2(1), 28–33.

Published

2026-04-27

How to Cite

Hendrayana, H., Kurniawati, A., Yuliardi, A. Y., Prameswari, K. L., Muthi, S. N., & Basir, A. (2026). OPTIMALISASI BUDIDAYA KEPITING BAKAU SISTEM SILVOFISHERIES SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN NELAYAN DI KAWASAN EKOWISATA DEMANG GEDI, PURWOREJO. Jurnal Abdi Insani, 13(4), 1–7. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3205

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)