PENAPISAN PENYAKIT HIPERTENSI, DIABETES MELITUS, DAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PUSPAKARMA MATARAM

  • Novrita Padauleng Bagian Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Ardiana Ekawanti Bagian Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Herpan Syafii Harahap Bagian Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Ida Ayu Eka Widiastuti Bagian Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
  • Deasy Irawati Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Mataram https://orcid.org/0000-0001-7938-4921
Keywords: Lanjut usia, hipertensi, diabetes, demensia

Abstract

Peningkatan usia harapan hidup tidak hanya membawa konsekuensi bertambahnya penduduk lanjut usia (lansia), tetapi mempunyai implikasi terhadap masalah kesehatan yang ditimbulkan. Hipertensi, diabetes melitus, dan demensia adalah beberapa penyakit dengan prevalensi yang tinggi pada kelompok populasi ini. Adanya proses penuaan, turut berpengaruh terhadap komplikasi yang timbul serta tatalaksana yang tentunya berbeda dengan penderita pada kelompok usia lainnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penapisan (screening) penyakit hipertensi, diabetes melitus dan demensia pada lansia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penapisan hipertensi, diabetes melitus, dan demensia pada  peserta lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram. Penapisan  hipertensi, diabetes melitus, dan demensia dilakukan dengan pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah puasa, serta fungsi kognitif menggunakan instrumen MoCA-INA. Hasil penapisan menunjukkan bahwa 35% lansia mengalami prehipertensi,  36,3% lansia mengalami hipertensi derajat 1 dan 12,5% lansia terdeteksi hipertensi derajat 2. Sebanyak 23,8% lansia memiliki gula darah puasa ≥ 126 mg/dl, dan gangguan fungsi kognitif terdeteksi pada 83% lansia. Berdasarkan hasil tersebut, maka populasi lanjut usia yang menjadi peserta kegiatan pengabdian ini, sebagian besar mengalami hipertensi dan terutama penurunan fungsi kognitif, sementara penapisan diabetes dengan GDP perlu dilengkapi anamnesis terkait gejala klinis yang menyertai. Upaya ini merupakan salah satu solusi strategi yang tepat, agar dapat direncanakan tatalaksana yang tepat sesuai dengan usia peserta.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-29
How to Cite
Padauleng, N., Ekawanti, A., Harahap, H. S., Widiastuti, I. A. E., & Irawati, D. (2020). PENAPISAN PENYAKIT HIPERTENSI, DIABETES MELITUS, DAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PUSPAKARMA MATARAM. Abdi Insani, 7(3), 235-241. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i3.332