OPTIMALISASI LIMBAH PERTANIAN LOKAL SEBAGAI BAHAN KOMPOS UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA BANDAR AGUNG
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i7.4003Keywords:
Compost, Organic Waste, Goat Manure, Cassava, Land ProductivityAbstract
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya pemanfaatan limbah pertanian, khususnya batang singkong dan kotoran kambing, yang berpotensi besar sebagai bahan organik untuk memperbaiki kesuburan lahan singkong di tingkat petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan limbah organik lokal sebagai bahan baku kompos, serta menyediakan sarana pendukung berupa mesin chopper multiguna sebagai alat pencacah limbah dan penghancur kotoran kambing. Pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan metode penyuluhan, demonstrasi alat, serta praktik langsung pembuatan kompos. Proses pengomposan dilakukan menggunakan bahan cacahan batang singkong dan kotoran kambing yang dicampur dengan larutan starter berbahan molases, stardec, sedikit urea, dan air bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petani memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi kompos. Berdasarkan hasil evaluasi, lebih dari 90% peserta memahami cara kerja mesin chopper dan tahapan pengomposan dengan baik, serta 93,3% peserta menyatakan minat dan keyakinan tinggi untuk membuat kompos secara mandiri. Ketersediaan alat bantu juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses dekomposisi dan mendukung keberlanjutan kegiatan di kelompok tani. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai efektif dalam mendukung upaya perbaikan lahan dan penerapan pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Diharapkan kegiatan ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan kapasitas kelembagaan petani di tingkat desa.
Downloads
References
Ariningsih, E. (2016). Peningkatan Produksi Ubi Kayu Berbasis Kawasan di Provinsi Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Analisis Kebijakan Pertanian, 14(2), 125–148.
Belete, T., & Yadete, E. (2023). Effect of Mono Cropping on Soil Health and Fertility Management for Sustainable Agriculture Practices : A Review. Journal of Plant Sciences, 11(6), 192–197. https://doi.org/10.11648/j.jps.20231106.13
Dewilda, Y., & Maryam, A. (2004). Pengaruh Komposisi Bahan Baku Kompos (Sampah Pasar, Arang Ampas Tebu, dan Rumen Sapi) terhadap Kualitas Kompos. Journal Dampak Teknik Lingkungan UNAND, 14(2), 87–97.
Endrianto, N. (2025). Desain Komponen Mesin Pencacah Material Tipe Rotary Chopper. Dinamika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 2(2), 298–303. https://doi.org/https://doi.org/10.55679/djitm.V16i2.18
Indraloka, A. B., Hidayat, F., Adhamatika, A., & Triardianto, D. (2024). Aplikasi Mesin Pencacah (Chopper Machine) dalam Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Kotoran Kambing. Indonesia Berdaya, 5(3), 991–996. https://doi.org/https://doi.org/10.47679/ib.2024864
Jasman, Indrawan, E., Primawati, Rahim, B., & Andriani, C. (2023). Aplikasi Teknologi Tepat Guna Mesin Penggiling Kotoran Kambing. CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement, 3(2), 90–100.
Kurniawati, H., Sinaga, M., & Syahril, A. (2022). Peranan Pupuk Kompos Kotoran Kambing dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau. Jurnal Piper, 18(2), 114–120.
Muslim, Nugrahadi, E. W., Sumarno, & Basuki, N. (2026). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Chopper Hemat Energi untuk Peningkatan Efisiensi Produksi Pakan Ternak di Desa Tandem Hilir II. Jurnal Abdi Insani, 13(2), 995–1003. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3460
Nikoyan, A., Kasim, S., Uslinawaty, Z., & Yani, R. (2020). Peran dan Manfaat Kelembagaan Kelompok Tani Pelestari Hutan dalam Pengelolaan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa. Perenial, 16(1), 34–39. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24259/perennial.v16i1.8972
Riani, R., Zuriani, Z., Zahara, H., & Hafizin, H. (2021). Fungsi Kelompok Tani pada Usaha Tani Padi Sawah di Gampong Uteun Bunta Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 6(1), 23–30. https://doi.org/10.29103/ag.v6i1.4941
Rini, I. D. W. S., Gunawan, A., Arman, Lodan, M. P. B., Rachmannia, N. C., & Aini, R. I. N. (2024). Pengolahan Sampah Organik Sederhana Menjadi Kompos dengan Teknologi Rolling Composter di Kelurahan Teritip. Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 7(3), 412–418. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.33330/jurdimas.v7i3.3278
Sa’adah, T., Herawati, J., & Susanti, R. E. (2022). Pengaruh Penambahan Macam Starter pada Proses Pengomposan Limbah Organik. Journal of Applied Plant Technology (JAPT), 1(1), 17–26.
Safata, H. O., Hidayat, A. E., Ummiyati, I. R., Zulyanti, F., Abymanyu, D., Rahman, A. I., Gani, A. R. A., Sirajudin, Y. A., Indramayuni, D., & Bulkaini. (2023). Pengolahan Limbah Kulit Singkong menjadi Kompos sebagai Pupuk Organik Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Gelar Wicara, 1(April), 713–715. https://proceeding.unram.ac.id/index.php/wicara
Trivana, L., & Pradhana, A. Y. (2017). Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec. Jurnal Sain Veteriner, 35(1), 136. https://doi.org/10.22146/jsv.29301
Utomo, P. B., & Nurdiana, J. (2018). Evaluasi Pembuatan Kompos Organik dengan Menggunakan Metode Hot Composting. Jurnal “Teknologi Lingkungan,” 2(1), 28–32.
Wartono, Bimasri, J., & Wati, D. G. (2024). Aplikasi Penggunaan Feses Kambing Terhadap Produksi Vigna sinensis L. Guna Pengurangan Dampak Lingkungan Pupuk Kimia. Jurnal Daur Lingkungan, 7(1), 11–16. https://doi.org/10.33087/daurling.v7i1.280

















