IMPLEMENTASI KEWIRAUSAHAAN TAHAP AWAL BERBASIS SDGS PADA PERANCANGAN PROTOTIPE PRODUK SKINCARE
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i6.3828Keywords:
Cosmetic MSMe, Production SOP, Financial Literacy, SIAPIK , SDGs EntrepreneurshipAbstract
Industri kosmetik di Indonesia terus berkembang pesat, tetapi banyak UMKM masih mengalami kesulitan dalam hal legalitas, standar produksi, dan pengelolaan keuangan. Akibatnya, potensi usaha mereka belum bisa berkembang secara maksimal karena kurangnya pengetahuan teknis dan kesadaran akan pentingnya tata kelola yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kesiapan operasional UMKM dibidang skincare dengan pendekatan kewirausahaan tahap awal yang mengacu pada SDGs. Kegiatan ini meliputi pendampingan intensif dalam penyusunan SOP produksi sesuai GMP, edukasi tentang perizinan BPOM dan sertifikasi halal, pelatihan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK, serta penguatan identitas digital melalui pembuatan website. Hasilnya, pemahaman tentang legalitas dan standar mutu meningkat, alur produksi menjadi lebih sistematis, dan skor literasi keuangan naik hingga 400% pada aspek penyusunan laporan keuangan dan perhitungan HPP. Identitas digital usaha juga menjadi lebih kredibel berkat website yang menonjolkan nilai keberlanjutan dan keamanan produk. Secara keseluruhan, kegiatan ini membantu UMKM beralih dari tahap pra-produksi ke kesiapan validasi usaha sesuai standar industri. Program ini dapat diterapkan pada UMKM kosmetik lain yang menghadapi tantangan serupa.
Downloads
References
Chen, Y. (2019). Critical Control Points in Cosmetic Manufacturing Among SMEs. Journal of Cosmetic Science, 70(4), 215–224.
Dwivedi, Y. K., & Ismagilova, E., Hughes, D. L., Carlson, J., Filieri, R., Jacobson, J., Jain, V., Karjaluoto, H., Kefi, H., Krishen, A. S., Kumar, V., Rahman, M. M., Raman, R., Rauschnabel, P. A., Rowley, J., Salo, J., Tran, G. A., & Wang, Y. (2021). Digital and Social Media Marketing: Current Trends and Future Directions. International Journal of Information Management, 59, 102168. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102168
Ferdinand, M. & Ciptono, W. S. (2022). Indonesia’s Cosmetics Industry Attractiveness, Competitiveness and Critical Success Factor Analysis. Jurnal Manajemen Teori Dan Terapan, 15(2), 209–223.
Hakim, F. (2023). Model Pelatihan Partisipatif untuk Peningkatan Kapasitas UMKM. Jurnal Abdi Insani, 9(2), 115–123.
Hasan, R. (2024). Penguatan Literasi Keuangan Digital pada UMKM Pasca Pandemi. Jurnal Abdi Insani, 10(1), 55–63.
Malau, E. I. (2025). Implementasi Aplikasi SIAPIK sebagai Alat Pencatatan Keuangan UMKM. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 155–164.
Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce Adoption by SMEs in Developing Countries: Evidence from Indonesia. Eurasian Business Review, 7(1), 25–41.
Ramadhan, A. (2024). Optimalisasi Strategi Digital Marketing pada UMKM Berbasis Produk Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 12(3), 77–85.
Situmorang, T. P., & Adindarena, V. D., Pandarangga, S., Djadi, O. U., Pekuwali, A. A., & Mira, T. S. D, N. B. (2024). Peningkatan Kinerja Bisnis UMKM Sub Sektor Kriya Melalui Literasi Keuangan dan Adaptasi Teknologi Digital. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 90–96.
Sugibayashi, K., Yusuf, E., Todo, H., Dahlizar, S., Sakdiset, P., Jr Arce, F., & Lee, G. L. (2019). Halal Cosmetics: A Review on Ingredients, Production, and Testing Methods. Cosmetics, 6(3), 37. https://doi.org/10.3390/cosmetics6030037
Suidarma, I. (2024). Transformasi Digital dalam Literasi Keuangan UMKM. Jurnal Akuntansi dan UMKM, 6(2), 44–51.
Supardi, H., & Hutabarat, M. (2025). Regulasi Perlindungan Konsumen dalam Industri Kosmetik. Jurnal Regulasi Dan Kebijakan Industri, 7(1), 12–20.
Tambunan, T. (2019). Recent Evidence of the Development of Micro, Small and Medium Enterprises in Indonesia. Journal of Global Entrepreneurship Research, 9(1), 18. https://doi.org/10.1186/s40497-018-0139-6
Widjanarko, R. A. K., & Anggoro, Y. (2021). Evaluation of GMP Compliance on Cosmetics: Case Study on Cosmetic Industries in Indonesia. Journal of International Conference Proceedings, 4(2), 150–160.

















