IMPLEMENTASI KULTUR SPIRULINA DAN PEMBUATAN TEH KOMBUCHA FORTIFIKASI SPIRULINA UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI SMK NEGERI 4 PANGKALPINANG

Authors

  • Hartoyo Notonegoro Program Studi Perikanan Tangkap Universitas Bangka Belitung
  • Ahmad Fahrul Syarif Program Studi Akuakultur Universitas Bangka Belitung
  • Salmi Salmi Program Studi Kedokteran Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i6.3809

Keywords:

Food Security, Spirulina, Kombucha, Functional Food, Vocational School

Abstract

Ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal merupakan isu strategis yang perlu direspons melalui inovasi pangan fungsional yang mudah diaplikasikan di tingkat pendidikan dan masyarakat. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi mikroalga Spirulina platensis yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pangan bernilai gizi tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa SMK Negeri 4 Pangkalpinang dalam melakukan kultur Spirulina dan memproduksi teh kombucha fortifikasi Spirulina sebagai upaya penguatan ketahanan pangan dan pembelajaran berbasis teaching factory. Metode kegiatan meliputi sosialisasi pangan fungsional, pelatihan teknis kultur Spirulina, pemanenan dan pengeringan biomassa, pelatihan fermentasi teh kombucha, serta fortifikasi Spirulina ke dalam produk minuman fungsional. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pendampingan langsung di laboratorium pengolahan pangan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam kultur mikroalga dan fermentasi pangan. Mitra berhasil memproduksi biomassa Spirulina serta teh kombucha fortifikasi Spirulina dengan kualitas yang layak konsumsi dan bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas laboratorium sekolah dan mendukung pengembangan produk inovatif berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra, mendukung ketahanan pangan lokal, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pendidikan vokasi dalam pengembangan pangan fungsional berbasis bioteknologi sederhana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

FAO. (2019). Microalgae in food systems: Technical brief. Rome (IT): Food and Agriculture Organization.

Habib, M. A. B., Parvin, M., Huntington, T. C., & Hasan, M. R. (2021). A review on culture, production and use of Spirulina as food for humans and feeds for domestic animals and fish. Food and Agriculture Organization of the United Nations, 1–33.

Hidayat, D., & Sutrisno, B. (2021). Penguatan peran sekolah menengah kejuruan dalam pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(3), 289–299. https://doi.org/10.21831/jpv.v11i3.39765

Jayabalan, R., Malbaša, R. V., Lončar, E. S., Vitas, J. S., & Sathishkumar, M. (2021). A review on kombucha tea—Microbiology, composition, fermentation, beneficial effects, toxicity, and tea fungus. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 20(1), 1–28. https://doi.org/10.1111/1541-4337.12615

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2018). Potensi dan pengembangan mikroalga di Indonesia. Jakarta (ID): KKP.

Kumar, D., Dhar, D. W., Pabbi, S., Kumar, N., & Walia, S. (2020). Extraction and characterization of bioactive compounds from Spirulina platensis and evaluation of their antioxidant activity. Journal of Applied Phycology, 32(1), 1–14. https://doi.org/10.1007/s10811-019-01936-1

Pratiwi, N. L., & Handayani, S. (2020). Pemberdayaan peserta didik SMK melalui inovasi produk pangan lokal untuk meningkatkan daya saing lulusan. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 121–130. https://doi.org/10.21831/jppm.v7i2.33218

Rahmawati, D., Suyanto, S., & Haryanto, E. (2022). Implementasi model teaching factory dalam meningkatkan kompetensi dan jiwa kewirausahaan siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(2), 145–156. https://doi.org/10.21831/jpv.v12i2.45678

Sari, M., & Nugroho, A. (2019). Fermentasi pangan dan perannya dalam pengembangan produk pangan fungsional. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 7(3), 89–98.

Scabra, A. R., & Setyowati, D. N. (2019). Peningkatan mutu kualitas air untuk pembudidaya ikan air tawar di Desa Gegerung Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Abdi Insani, 6(3), 261–269. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v6i2.243

Septiani, R., Handayani, S., & Prabowo, A. (2021). Potensi mikroalga sebagai bahan pangan fungsional dan aplikasinya dalam industri pangan. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(1), 45–55. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2021.009.01.5

Suryani, T., & Rahayu, W. P. (2018). Keamanan pangan pada produk fermentasi tradisional dan modern. Jurnal Keamanan Pangan, 10(2), 67–76.

Utami, D. P., & Lestari, R. (2020). Inovasi produk pangan berbasis sekolah kejuruan untuk penguatan ketahanan pangan lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 101–109.

Widowati, T. W., & Nuraeni, I. (2020). Pengembangan pangan fungsional berbasis sumber daya lokal untuk ketahanan pangan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 31(2), 123–131. https://doi.org/10.6066/jtip.2020.31.2.123

Wu, Q., Liu, L., Miron, A., Klímová, B., Wan, D., & Kuča, K. (2022). The antioxidant, immunomodulatory, and anti-inflammatory activities of Spirulina: An overview. Archives of Toxicology, 96(1), 1–18. https://doi.org/10.1007/s00204-021-03110-1

Published

2026-06-29

How to Cite

Notonegoro, H., Syarif, A. F., & Salmi, S. (2026). IMPLEMENTASI KULTUR SPIRULINA DAN PEMBUATAN TEH KOMBUCHA FORTIFIKASI SPIRULINA UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI SMK NEGERI 4 PANGKALPINANG. Jurnal Abdi Insani, 13(6), 1141–1150. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i6.3809

Issue

Section

section editor