PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA SEGARA RAMSI MELALUI PENATAAN UMKM DAN PENERAPAN K3 WISATA DI DESA YEHEMBANG, MENDOYO, JEMBRANA, BALI
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i8.3756Keywords:
PKM, Pokdarwis, Segara Ramsi, Yehembang, UMKMAbstract
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Segara Ramsi di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana memiliki potensi besar dalam mengembangkan wisata pesisir berbasis masyarakat. Namun, pengelolaan kawasan wisata masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum tersedianya penataan kawasan wisata yang terencana, rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan usaha, belum adanya dokumen keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta terbatasnya upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan pesisir. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan destinasi wisata yang aman, tertata, dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Pokdarwis melalui pendampingan penataan kawasan wisata, penyusunan laporan keuangan usaha, penyusunan dokumen K3, penyediaan alat pelindung diri (APD), serta penguatan mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan pesisir. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan destinasi wisata yang lebih profesional dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui survei awal, identifikasi permasalahan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi tepat guna, serta monitoring dan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang melibatkan pengurus dan anggota Pokdarwis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota Pokdarwis mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan laporan keuangan usaha, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, serta pengelolaan kawasan wisata. Program ini juga menghasilkan satu dokumen SOP K3, satu dokumen laporan keuangan usaha, desain teknis penataan los UMKM beserta estimasi biaya pembangunan, poster K3, poster jalur evakuasi, pembangunan tangga jalur evakuasi, penyediaan APD, penanaman vegetasi pantai, serta pembangunan spot foto sebagai pendukung daya tarik wisata. Seluruh luaran tersebut memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan Pokdarwis untuk mengelola kawasan wisata secara lebih aman, tertata, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Akbar, S., Noviyanti, E., Khadijah, U. L. S., & Deinaputra, R. D. (2021). Community Empowerment in the Context of Sustainable Tourism Development in Surodadi Village. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2). https://doi.org/10.21831/jppm.v8i2.39164
Andreani, N. P. E., Julianto, I. N. L., & Swandi, I. W. (2023). Branding Wisata Berbasis Pemasaran Digital di Desa Yehembang Kangin, Kabupaten Jembrana. Jurnal Nawala Visual, 5(1), 1–10.
Anggara, I., & Suryasih, I. A. (2019). Pengembangan Potensi Wisata di Desa Wisata Yehembang Kangin Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana. Jurnal Destinasi Pariwisata, 7(1), 23–32.
Dangi, T. B., & Petrick, J. F. (2021). Augmenting the Role of Tourism Governance in Addressing Destination Justice, Ethics, and Equity for Sustainable Community-Based Tourism. Tourism and Hospitality, 2(1), 15–42. https://doi.org/10.3390/tourhosp2010002
Fauzy, A., Chabib, L., & Putra, A. S. (2019). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk Penanggulangan Bencana. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE), 04(03), 171–180.
Lestari, A. S., Muzani, M., & Setiawan, C. (2023). Mitigasi Bencana Tsunami Pantai Pangandaran, Jawa Barat. JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), 8(1), 55–62.
Mamengko, R. P., & Kuntari, E. D. (2021). Pengelolaan Pariwisata Bahari Berbasis Community-Based Tourism dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Media Wisata, 18(1). https://doi.org/10.36276/mws.v18i1.72
Murtadha, H. A., Agustini, P. M., Mihardja, E. J., & Cintiya, D. (2025). Penguatan Kapasitas Organisasi Pokdarwis Situs Gunung Padang Cianjur melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Promosi Digital Berbasis Geowisata. IKRA-ITH ABDIMAS, 9(2), 406–415.
Nugraha, I. G. P. R., Gama, A. W. O., & Sutama, W. (2021). Edukasi Penanaman Bibit Vanili pada Pekarangan Rumah di Desa Yehembang Kangin. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 281–290.
Rachmawati, E., Hidayati, S., & Rahayuningsih, T. (2021). Community Involvement and Social Empowerment in Tourism Development. Media Konservasi, 26(3), 193–201. https://doi.org/10.29244/medkon.26.3.193-201
Saleh, F., Kadir, B., Latif, A. N. K., & Limola, F. S. (2024). Pemberdayaan Pokdarwis sebagai Penggerak dan Pengembangan Pariwisata di Desa Bulu Cindea Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 98–106.
Scheyvens, R., & van der Watt, H. (2021). Tourism, Empowerment and Sustainable Development: A New Framework for Analysis. Sustainability, 13(22), 12606. https://doi.org/10.3390/su132212606
Sianturi, L., Hutauruk, S., Sigiro, M., Siallagan, H., & Simanjuntak, J. (2023). Program Kemahasiswaan dalam Pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi–Best Practice. Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 32–42.
Sofwan, A., Purwanto, H., Yani, L. F., & Palupiningtyas, D. (2025). Financial Management Practices Driving Sustainable Community Empowerment in Somongari Tourism Village. Tourism and Community Review, 3(1). https://doi.org/10.69697/tourcom.v3i1.370
Suprina, R., & Pasaribu, A. R. (2020). Penguatan Organisasi Pokdarwis di Desa Muntei, Desa Madobag dan Desa Matotonan di Pulau Siberut, Kabupaten Mentawai. Jurnal Pemberdayaan Pariwisata, 2(2), 104–110.
Utomo, D. P., Karsidi, R., Nurhaeni, I. D., & Kartono, D. T. (2021). The Empowerment of Tourism Community Through Corporate Social Responsibility (CSR) Program. IAPA Proceedings Conference, 203–216. https://doi.org/10.30589/proceedings.2021.528
Widagdo, Y. M., Sukendar, M. U., & Sopingi. (2025). Strengthening Tourism Village Governance through Community Participation for Sustainable Development. GUYUB: Journal of Community Engagement, 6(4), 1110–1129. https://doi.org/10.33650/guyub.v6i4.13166
Yatmaja, P. T. (2019). Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Dan Pembangunan, 10(1), 27–36.

















