PENGUATAN KOMUNITAS MIGRAN INDONESIA MELALUI KOLABORASI UNIVERSITAS TEUKU UMAR, UNIVERSITI SAINS MALAYSIA DAN PERMAI PULAU PINANG, MALAYSIA
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i8.3751Keywords:
Collaboration, Community Service, Indonesian Migrant Community, Migrant Education, PERMAI Learning CenterAbstract
Komunitas migran Indonesia di Malaysia, khususnya anak-anak migran yang mengikuti kegiatan belajar di Sanggar PERMAI Pulau Pinang, menghadapi berbagai tantangan dalam penguatan akses pendidikan, motivasi belajar, dan pemeliharaan identitas kebangsaan. Keterbatasan program edukatif yang terstruktur dan berkelanjutan mendorong perlunya kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas diaspora untuk mendukung pengembangan kapasitas siswa migran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas komunitas migran Indonesia melalui kolaborasi antara Universitas Teuku Umar (UTU), Universiti Sains Malaysia (USM), dan Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, Malaysia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi interaktif dan workshop, permainan edukatif dan pembelajaran aktif, serta sesi inspirasi “Mengejar Impian” yang dilaksanakan kepada siswa-siswi Sanggar PERMAI. Kegiatan evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, diskusi tanya jawab, serta kuesioner sederhana sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengidentifikasi perubahan persepsi dan motivasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi selama seluruh rangkaian kegiatan, peningkatan pemahaman siswa melalui interaksi langsung, serta tumbuhnya motivasi yang lebih kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Umpan balik dari mitra PERMAI juga menunjukkan bahwa kegiatan ini membantu mengisi kebutuhan program edukatif yang relevan bagi anak-anak migran Indonesia di Pulau Pinang. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya mempererat kolaborasi akademik dan sosial antara UTU, USM, dan PERMAI, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan komunitas migran Indonesia melalui penguatan pendidikan, motivasi, dan jejaring kemitraan lintas negara.
Downloads
References
Angelista, F. D., Nuralifah, A., Azizah, N., Shaputra, H., Halin, H., Pebriani, R. A., & Asharie, A. (2023). Literasi Menabung pada Anak Sejak Dini di SD Negeri 5 Lembak di Desa Kemang. Community Development Journal, 4(3), 6526–6530.
Coombe, C. M., Schulz, A. J., Guluma, L., & others. (2020). Enhancing Capacity of Community-Academic Partnerships to Achieve Health Equity: Results from the CBPR Partnership Academy. Health Promotion Practice, 21(4), 552–563. https://doi.org/10.1177/1524839918818830
Reyes, W., Ferrera, M. J., Hwang, S., Álvarez Silva, R., & Quarfoot, K. (2023). University-Community Collaborations: A Vehicle for Capacity Building and Mutual Learning within an Immigrant Mental Health Coalition. Collaborations. https://doi.org/10.33596/coll.111
Hindardjo, A., Utama, A., Widayati, C. C., Marlapa, E., & Shiratina, A. (2025). Cross-Country Collaboration Drives Digital Transformation of Indonesian Diaspora UMKM in Penang. International Conference on Community Development (ICCD), 7(1). https://doi.org/10.33068/iccd.v7i1.959
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2023). Urgensi Program P2M Internasional dalam Penguatan Nasionalisme Diaspora Indonesia di Malaysia.
Kozanitis, A., & Nenciovici, L. (2022). Effect of Active Learning versus Traditional Lecturing on the Learning Achievement of College Students in Humanities and Social Sciences: A Meta-analysis. Higher Education. https://doi.org/10.1007/s10734-022-00977-8
Kumawula. (2025). Membangun Mindset Menabung melalui Edukasi dan Pendampingan untuk Siswa SMAN 1 Mulak Ulu. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 23–30. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i1.54329
Loh, P. (2016). Community-University Collaborations for Environmental Justice: Toward a Transformative Co-Learning Model. New Solutions: A Journal of Environmental and Occupational Health Policy, 26(2), 204–220. https://doi.org/10.1177/1048291116662690
Nadeem, M., Oroszlanyova, M., & Farag, W. (2023). Effect of Digital Game-Based Learning on Student Engagement and Motivation. Computers, 12(9), 177. https://doi.org/10.3390/computers12090177
Rochaendi, E., Ariyani, Y. D., Sari, I. P., Mahfud, & Kholik, N. (2024). Pelaksanaan KKN-Tematik: Mengoptimalisasi Disseminasi Pembangunan Perdesaan dan Pemberdayaan Masyarakat. BERDAYA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.36407/berdaya.v6i1.1003
Saragih, I., Warto, & Saragih, I. (2025). Model Pendidikan Non-Formal Berbasis Komunitas Sanggar Bimbingan PERMAI untuk Pendidikan Anak Imigran Indonesia di Penang, Malaysia. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 4(3). https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i3.7025
Smalkoski, K., Axtell, S., Zimmer, J. F., & Noor, I. (2016). One Size Does Not Fit All: Effective Community-Engaged Outreach Practices with Immigrant Communities. The Journal of Extension, 54(4).
Suarno, D. T., Suryono, Y., & Zamroni. (2021). Equalization Access to Education as an Effort to Foster the Nationalism of Indonesian Migrant Workers’ Children in Border Areas. European Journal of Educational Research, 10(4), 1825–1836. https://doi.org/10.12973/EU-JER.10.4.1825
UNESCO. (2018). Global Education Monitoring Report 2019: Migration, Displacement and Education – Building Bridges, Not Walls. UNESCO. https://doi.org/10.18356/22B0CE76-EN
Universitas Teuku Umar. (2025). UTU dan PERMAI Penang Jalin Kerja Sama dalam Pengabdian Masyarakat bagi Anak-Anak Migran Indonesia.
Villalobos, V. M. (2014). The Right to Education of Migrants and Refugees. Journal of Supranational Policies of Education, (1), 20–45.
Yuliani, Y., Umrie, R. H., & Bakar, S. W. (2020). Perencanaan Keuangan Ideal Rumah Tangga bagi Ibu-ibu di Desa Kota Daro II Kabupaten Ogan Ilir. Wirakrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 91–96.

















