PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DAN MINYAK GOSOK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI JEMAAT GBI KARANG ALIT, SALATIGA

Authors

  • November Rianto Aminu Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Cucun Alep Riyanto Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Sarawinda Hutagalung Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Dewi Kurnianingsih Arum Kusumahastuti Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Margareta Novian Cahyanti Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Suryadi Joyopranoto Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Tiffany Octavia Kusumawijaya Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Gabriel Amadeo Vito Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Vincentia Nandita Putri Kristianti Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Rima Angelika Dwi Putri Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3652

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Kewirausahaan, Pembuatan Sabun, Minyak Gosok, Peningkatan Pendapatan

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Karang Alit, Salatiga, melalui pelatihan pembuatan sabun dan minyak gosok. Banyak anggota jemaat menghadapi tantangan ekonomi dan kurangnya keterampilan wirausaha. Sabun dan minyak gosok adalah produk dengan nilai jual tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Kegiatan ini mencakup pemberian materi dasar kimia, demonstrasi langsung, dan sesi praktik pembuatan produk, didukung oleh modul pelatihan dan sesi konsultasi. Dosen dan mahasiswa dari Prodi Kimia FSM UKSW berperan aktif dalam membimbing peserta. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi peserta, koordinasi dengan pengurus GBI, persiapan bahan, serta tiga kali pertemuan pelatihan dan praktik. Evaluasi dan pembinaan keberlanjutan juga dilakukan untuk memastikan pengembangan usaha mikro peserta. Dengan kegiatan ini, diharapkan jemaat memiliki keterampilan baru untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi ketergantungan pada pekerjaan tidak stabil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, R. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan pembuatan sabun dan minyak gosok. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 145–155.

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Salatiga. (2020). Laporan tahunan program kredit usaha rakyat (KUR). Dinas Koperasi dan UMKM Kota Salatiga.

Febriani, L., & Wijaya, S. (2022). Strategi pengembangan UMKM melalui digital marketing. Jurnal Ekonomi Bisnis, 10(1), 1–10.

Hakim, A., & Purnomo, H. (2023). Pelatihan pembuatan produk herbal untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Komunitas Berdaya, 7(1), 50–60.

Kartika, D., & Hadi, S. (2021). Peran universitas dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian, 5(2), 89–98.

Lestari, R., & Wijayanto, A. (2023). Pengelolaan limbah minyak jelantah menjadi sabun: Pelatihan bagi ibu-ibu PKK. Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri, 2(1), 15–25.

Mulyani, S., & Susanto, T. (2022). Peningkatan nilai jual produk UMKM melalui inovasi kemasan dan branding. Jurnal Kewirausahaan dan Manajemen, 8(2), 120–130.

Nugraha, P., & Setiawan, B. (2023). Analisis keberlanjutan usaha mikro di pedesaan: Studi kasus kerajinan tangan. Jurnal Studi Ekonomi Pedesaan, 1(1), 25–35.

Putri, N. A., & Santoso, D. (2021). Implementasi program pengabdian kepada masyarakat di gereja lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(3), 200–215.

Rahayu, S., & Puspita, D. (2022). Peran komunitas dalam mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jurnal Administrasi Bisnis, 11(3), 210–220.

Saraswati, A., & Wulandari, R. (2021). Pengaruh pelatihan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi, 7(1), 45–55.

Situmorang, R. (2018). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Teori dan aplikasi. Alfabeta.

Smith, B., & Anderson, J. (2017). The chemistry of essential oils: Basic principles and applications. Springer.

Suryani, E., & Wijaya, I. (2022). Strategi pemasaran produk lokal di era digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Manajemen Pemasaran, 16(1), 30–40.

Utami, L. W., & Suryadi, S. (2018). Pembuatan sabun herbal: Panduan praktis dan teoritis. Andi.

Widodo, H. (2019). Manajemen produksi dan pemasaran produk rumah tangga. Erlangga.

Wibowo, A., & Kartini, T. (2020). Strategi pengembangan usaha mikro melalui pemberdayaan keterampilan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 75–88.

Yuliani, D., & Pratama, R. (2022). Optimalisasi sumber daya lokal untuk pengembangan produk unggulan daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 115–125.

Zahra, S., & Maulana, H. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 1–10.

Zulkifli, M., & Kusuma, D. (2022). Inovasi produk ramah lingkungan: Peluang pasar dan tantangan. Jurnal Bisnis Hijau, 5(1), 60–70.

Published

2026-04-27

How to Cite

Aminu, N. R., Riyanto, C. A., Hutagalung, S., Kusumahastuti, D. K. A., Cahyanti, M. N., Joyopranoto, S., … Putri, R. A. D. (2026). PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DAN MINYAK GOSOK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI JEMAAT GBI KARANG ALIT, SALATIGA. Jurnal Abdi Insani, 13(4), 189–195. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3652

Issue

Section

section editor