PENDAMPINGAN PETANI PADI ORGANIK KELOMPOK TANI KARANGNANGKA DESA BANJARANYAR KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3634Keywords:
Black Rice, Organic, Market, Karangnangka Farmer GroupAbstract
Padi adalah bahan makanan pokok di Indonesia. Kesadaran akan produk sehat menyebabkan peningkatan akan beras organik. Peluang ini dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Karangnangka Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas untuk budidaya padi organik. Permasalahannya adalah 1) keterbatasan jenis padi hitam yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani; dan 2) poktan Karangnangka belum berorientasi sebagai unit usaha yang mampu melakukan pemasaran produk beras organik. Guna mengatasi permasalah tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan 1) alih teknologi budidaya padi hitaam, dan 2) pendampingan kelembagaan pemasaran di Poktan Karangnangka. Permasalahan di Poktan Karangnangka diselesaikan melalui Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan yang dilakukan pada PKM ini meliputi 1) sosialisasi kegiatan, 2) pelaksanaan kegiatan, dan 3. evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan Kesimpulan kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa 1) petani Poktan Karangnangka ingin terus mengembangkan pertanian padi organik dari berbagai jenis beras, 2) terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman petani terkait jenis padi dan manajemen pemasaran, dan 3) poktan Karangangka memerlukan pendampingan dan permodalan dalam pengembangan padi organik.
Downloads
References
BPS. (2025a). Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (Vol. 2025, Issue 15). Badan Pusat Statistik, Indonesia.
BPS. (2025b). Statistik Indonesia 2025 (Vol. 53). Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html
Kristamtini, Taryono, Basunanda, P., & Murti, R. H. (2016). Keragaman Genetik Kultivar Padi Beras Hitam Lokal Berdasarkan Penanda Mikrosatelit. Jurnal AgroBiogen, 10(2), 69. https://doi.org/10.21082/jbio.v10n2.2014.p69-76
Miguel, M. G. (2011). Anthocyanins: Antioxidant and/or anti-inflammatory activities. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 1(6), 7–15.
Muliarta A, I. G. P., Sutresna, I. W., & Kisman. (2022). Uji Daya Hasil Galur Galur Padi Beras Merah dan Hitam di Lahan Gogo Dataran Rendah. Prosiding SAINTEK, 4(November 2021), 23–24.
Nafisah, Roza, C., Yunani, N., Hairmansis, A., Rostiati, T., & Jamil, A. (2020). Genetic Variabilities of Agronomic Traits and Bacterial Leaf Blight Resistance of High Yielding Rice Varieties. Indonesian Journal of Agricultural Science, 20(2), 43–54.
Purwantini, T. B., & Sunarsih, N. (2020). Pertanian Organik: Konsep, Kinerja, Prospek, dan Kendala. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37(2), 127. https://doi.org/10.21082/fae.v37n2.2019.127-142
Purwanto, E., Nandariyah, Yuwono, S. S., & Yunindanova, M. B. (2019). Induced Mutation for Genetic Improvement in Black Rice Using Gamma-Ray. Agrivita, 41(2), 213–220. https://doi.org/10.17503/agrivita.v41i2.876
Riyanto, A., Susanti, D., & Haryanto, T. A. D. (2022). Respons Komponen Hasil dan Hasil Varietas Padi Berprotein Tinggi Terhadap Pemberian Dosis Pupuk Nitrogen. Jurnal Kultivasi, 21(3), 286–292. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v21i3.38700
Rukmana, R. M., Silfarohana, R., Putra, A. D. P., Safrina, D., Susanti, D., Wijaya, N. R., Adi, M. B. S., Prastiyanto, M. E., Cahyaningrum, Y. A., Nurmaulawati, R., & Bhagawan, W. S. (2025). Phytochemical Profile , Antioxidant Activity and Anticancer Activity of Gamma-Irradiated. Science and Technology Indonesia, 10(2), 628–643.
Sofian, A., Nandariyah, Djoar, D. W., & Sutarno. (2019). Estimation Variability, Heritability and Genetic Advance of Mutant Black Rice (M6). Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 34(2), 170–178. https://doi.org/10.20961/carakatani.v34i2.27666
Yuriansyah, Dulbari, Sutrisno, H., & Maksum, A. (2020). Pertanian Organik Sebagai Salah Satu Konsep Pertanian Berkelanjutan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 127–132.

















