IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DAN STRATEGI PERBAIKAN PENANGANAN IKAN TUNA PADA NELAYAN DESA WAEPURE, KABUPATEN BURU, MALUKU
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i4.3633Keywords:
Pascapanen, Pemasaran, Perikanan Tangkap, Rantai Dingin, WaepureAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Waepure, Kabupaten Buru, untuk merespons berbagai persoalan yang dihadapi nelayan tangkap, terutama terkait rendahnya mutu hasil tangkapan akibat penanganan pascapanen yang tidak sesuai standar, keterbatasan sarana produksi, dan lemahnya akses pemasaran. Nelayan masih bergantung pada pengepul dan tidak memiliki kelembagaan ekonomi maupun fasilitas rantai dingin yang memadai sehingga pendapatan mereka tidak optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan perikanan secara komprehensif serta merumuskan strategi perbaikan penanganan hasil tangkapan dan sistem pemasaran. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan FGD dengan nelayan, pengepul, dan pendamping perikanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nelayan tentang praktik penanganan ikan berbasis best handling practices, adopsi awal penggunaan coolbox berinsulasi dan logbook produksi, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya rantai dingin dan manajemen usaha. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya rencana pembentukan koperasi sebagai upaya memperkuat sistem pemasaran kolektif dan meningkatkan posisi tawar nelayan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa perbaikan mutu hasil tangkapan dan penguatan kelembagaan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi rantai nilai dan kesejahteraan nelayan, serta perlu dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan dan penyediaan sarana produksi yang memada.
Downloads
References
Al-Fatich, M. F. N., Setyastuti, A. I., Kresnasari, D., & Sarmin, S. (2023). Identifikasi tingkat kesegaran ikan tongkol (Euthynnus sp.) di Pasar Bumiayu, Kabupaten Brebes. Journal of Marine Research, 12(3), 511–518.
Deswati, R. H., & Muhadjir, M. (2015). Dukungan aspek produksi dalam sistem logistik ikan nasional (SLIN) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 10(2), 191–202.
Hehanussa, K. G. (2023). Pengelolaan perikanan tangkap ramah lingkungan untuk keberlanjutan sumber daya laut. Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 53–59.
Hikmayani, Y., & Triyanti, R. (2015). Evaluasi pelaksanaan program nasional pemberdayaan usaha masyarakat mandiri kelautan dan perikanan pada usaha pengolahan ikan: Studi kasus di Kota Banda Aceh. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 10(1), 61–75.
Ihalainen, M., Shaikh, S., Mujawamariya, G., Mayanja, S., Adetonah, S., Tavenner, K., & Elias, M. (2021). Promise and contradiction: Value chain participation and women’s empowerment. In Advancing gender equality through agricultural and environmental research: Past, present and future (pp. 147–188).
Iyer, B. (2020). Cooperatives and the sustainable development goals. In Waking the Asian Pacific co-operative potential (pp. 59–70). Academic Press.
Malhotra, S. K., Mantri, S., Gupta, N., Bhandari, R., Armah, R. N., Alhassan, H., & Masset, E. (2024). Value chain interventions for improving women's economic empowerment: A mixed-methods systematic review and meta-analysis. Campbell Systematic Reviews, 20(3), e1428. https://doi.org/10.1002/cl2.1428
Merrifield, M., Gleason, M., Bellquist, L., Kauer, K., Oberhoff, D., Burt, C., & Bell, M. (2019). eCatch: Enabling collaborative fisheries management with technology. Ecological Informatics, 52, 82–93. https://doi.org/10.1016/j.ecoinf.2019.04.004
Nusantara, T. S., Rafli, M., Fakhrurozi, M., & Nurkholipah, S. (2025). Strategi peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan dalam perspektif sosial ekonomi. JELAWAT: Jurnal Ekonomi Laut dan Air Tawar, 1(1), 21–31.
Pascual-Fernández, J. J., Pita, C., Josupeit, H., Said, A., & Garcia Rodrigues, J. (2018). Markets, distribution and value chains in small-scale fisheries: A special focus on Europe. In Transdisciplinarity for small-scale fisheries governance: Analysis and practice (pp. 141–162). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-94938-3_8
Poltak, H., Ismail, I., Handayani, H., Gunaisah, E., Muhfizar, M., & Ndahawali, D. H. (2024). Analisis partisipasi pemangku kepentingan dalam pembangunan desa inovasi: Studi kasus Pulau Raam. Journal of Mandalika Literature, 5(3), 338–345.
Rosales, R. M., Pomeroy, R., Calabio, I. J., Batong, M., Cedo, K., Escara, N., & Sobrevega, M. A. (2017). Value chain analysis and small-scale fisheries management. Marine Policy, 83, 11–21. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2017.05.023
Sari, B. B., & Purwantoro, A. N. A. (2025). Strategi pengembangan usaha ikan salai untuk meningkatkan pendapatan di Desa Kepenuhan Hulu. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(2), 1638–1645.
Sari, I., Ichsan, M., White, A., Raup, S. A., & Wisudo, S. H. (2021). Monitoring small-scale fisheries catches in Indonesia through a fishing logbook system: Challenges and strategies. Marine Policy, 134, 104770. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104770
Silmi, A. N. N., Wiyono, E. S., & Wisudo, S. H. (2018). Pola bagi hasil tangkapan ikan nelayan pancing di Cisolok. ALBACORE: Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(1), 79–91.
Tuhumena, L., Umbekna, S., Paranoan, N. R., Gea, L., Gultom, A. S., Maruanaya, Y., & Hehanussa, K. G. (2025). Supply chains of yellowfin tuna in Jayapura City. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 18(2), 32–40.

















