PENDAMPINGAN PEMBUATAN PRODUK OLAHAN TOGA MELALUI PROGRAM SI-BAKER DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN DAN POTENSI USAHA MASYARAKAT KALURAHAN PURWOSARI
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3600Keywords:
Economy, Health, Community Service, Product, TogaAbstract
Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai penunjang pengobatan yang relatif murah dan mudah didapatkan. Terdapat lebih dari 9.600 spesies tanaman yang memiliki khasiat dalam kesehatan. Meski terdapat banyak jenis tanaman dengan senyawa yang berpotensi untuk dikembangkan, hanya sekitar 300 spesies yang telah dimanfaatkan oleh industri obat tradisional sebagai pengobatan. Oleh karena itu, dilaksanakan program pengabdian masyarakat berupa edukasi dan pendampingan terkait inovasi produk olahan TOGA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah TOGA menjadi produk fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini dilakukan pada Senin, 15 September 2025 di Padukuhan Nogosari Kelurahan Purwosari, Kulonprogo yang dihadiri oleh 17 orang dari KWT dan Tim HGC. Diperoleh peningkatan pengetahuan sebesar 88,24%. Kemampuan masyarakat dalam mengolah produk TOGA baik, dengan persentase kategori “memahami” pada penanganan bahan baku sebesar 52,94% dan penggunaan alat sebesar 70,58%. Sebanyak 35,29% berada dalam kategori “sangat memahami” proses pengolahan, namun 29,41% masyarakat kurang memahami aspek pengemasan produk. Kegiatan Si Baker berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah TOGA menjadi produk sehat dan bernilai ekonomi.
Downloads
References
Aisyah, E. N. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Menjadi Produk Minuman. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1-7.
Azwar, Y., Yanti, N., Hendra, D., Santi, E., Noviyanti, N., & Maisi, I. (2022). Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga). Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 11-16.
Dini, A. Y. R., Rohaeni, E., Mahendra, N. P., & Nopita, D. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanaman Toga Sebagai Upaya Sehat Dengan Herbal Asli Indonesia. Health Care: Journal of Community Service, 2(1), 45-49.
Fitriani, T., Utami, A. W., & Hartini, W. M. (2022). Analisis Tingkat Pengetahuan Tentang Obat Tradisional Berfungsi Imunomodulator Untuk Pencegahan COVID-19 Pada Masyarakat Dusun Girinyono, Pengasih, Kulon Progo. Jurnal Kesehatan, 10(2), 185–193.
Hastuari, F. A., Sufanniyah, A., Dewi, A. R., Maghfiroh, E. F., & Prajoko, S. (2023). Konservasi Tanaman Obat Keluarga Unggulan Sebagai Bahan Jamu Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 58-67.
Jumriana, J., Werling, R., Saripa, S., & Syaiful, S. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Batu Sebagai Persediaan Obat Herbal Keluarga. Journal Lepa-lepa Open, 1(3), 471–479.
Karimatulhajj, H., Putri, P. H., & Purwanti, A.R. (2023) Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pembuatan Jamu Kekinian dan Resep Wedhang Uwuh pada Ibu-ibu Pengajian Masjid Al-Musyawaroh Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta, Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan. Jakarta.
Kumonto, G. D., Deeng, D., & Titiek, M. (2023). Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Obat Tradisional Untuk Kesehatan Masyarakat di Desa Guaan Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Samratunlangi, 16(3).
Lasmi, N. W. (2025). Peningkatan Kesadaran dan Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Solusi Kesehatan Alami. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 204-209.
Mariani, Y., Yusro, F., & Yanti, H. (2024). Edukasi Sumberdaya alam yang Lestari Melalui Pengenalan Tumbuhan Obat Keluarga (TOGA) Pada Generasi Muda di Kecamatan Mandor, Kalimantan Barat: Indonesia. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI), 176-189.
Muflihunna, A., & Sukmawati. (2022). Produksi Teh Herbal Terstandarisasi dan Sehat di Desa Borisallo, Kec. Parangloe, Gowa. Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 LP2M UST Jogja, 110–119.
Nurbaeti, I. A., Dolifah, D., & Hoedaya, A. P. (2023). Pengetahuan Keluarga Terhadap Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Untuk Meningkatkan Kesehatan Fisik Lansia di Desa Cipancar Kecamatan Sumedang Selatan. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(3), 157–162.
Nurhayati, I., Sugito, S., & Al Kholif, M. (2021). Pemanfaatan Toga Sebagai Minuman Anti Covid-19 di Desa Jatikalang, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Ekobis Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 58-65.
Puspitasari, I., Sari, G. N. F., & Indrayati, A. (2021). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri. Jurnal Warta LPM, 24(3), 456-465.
Rahmawati, R., Fatmawati, A., & Nurhidayat, N. (2020). Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Pengobatan Herbal Bagi Masyarakat Dusun Pimpinga Desa Baturappe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. Lontara Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 1–7.
Santoso, A. D., Al Arifa, N. S., & Masithoh, R. F. (2024). Peningkatan Ekonomi Melalui Pengembangan Desa Wisata Jamu Kiringan Yogyakarta. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(4), 1100-1106.

















