IMPLEMENTASI POC BERBAHAN DASAR LIMBAH ORGANIK DAPUR DALAM MENDUKUNG PROGRAM NENEMO MANDIRI PANGAN DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3431Keywords:
Liquid Organic Fertilizer, Kitchen Organic Waste, Sustainable Agriculture, Food Self-Sufficiency, Community EmpowermentAbstract
Program Nenemo Mandiri Pangan merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan. Dalam pelaksanaannya, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pertanian ramah lingkungan dan tingginya ketergantungan pada pupuk kimia. Oleh karena itu, diperlukan hilirisasi inovasi pemanfaatan sumber daya lokal dengan pengolahan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) guna mendukung pertanian berkelanjutan dan kemandirian pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gapoktan Lestari Makmur, Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat pada bulan Juni - November 2025. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan technical assistance dan learning by doing, dengan tahapan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan POC, aplikasi pada tanaman pekarangan, serta monitoring dan pendampingan berkelanjutan. Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari anggota Gapoktan Lestari Makmur dan kelompok wanita tani terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 72,5% menjadi 92,8%. POC yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik, yaitu berwarna coklat tua, beraroma fermentasi segar, dan tidak berbau busuk. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah dapur, serta mengurangi timbulan sampah. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pertanian organik, efisiensi biaya produksi, dan penguatan kemandirian pangan masyarakat berbasis sumber daya lokal.
Downloads
References
Andriani, Y., Lili, W., Sinurat, A. R., Gumilar, A. N., Noviyanti, A. R., Fauzi, M. R. N., & Gemilang, M. R. (2021). Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 15(3), 247–260.
Ariska, N., Aswadi, W., & Fajri, M. (2023). Pemberian POC Limbah Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.). Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(1), 172.
Athaillah, T., Bagio, B., Yusrizal, Y., & Handayani, S. (2020). Pembuatan POC Limbah Sayur Untuk Produksi Padi di Desa Lapang Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), 214–219.
Eliyatiningsih, E., Darah, P. R. R., Fatur, R. H., S., E., & S., M. Z. (2022). Sosialisasi Pembuatan Pupuk Trichokompos Dengan Memanfaatkan Limbah Pertanian di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Journal of Community and Development, 3(2), 175–182.
Ernis, G., Windirah, N., & Fitriani, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Dari Sampah Organik di Lokasi Wisata Desa Rindu Hati Bengkulu Tengah. Dalam Unri Conference Series: Community Engagement (Vol. 3, hlm. 228–234).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber: Strategi Pengurangan Sampah Rumah Tangga Secara Berkelanjutan. Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3.
Lestari, A., Robbia, A. Z., Patech, L. R., & Syukur, A. (2021). Optimalisasi pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan pupuk organik cair untuk menumbuhkan sikap dan Perilaku Peduli Lingkungan Pada Siswa MTs Haudhul Ulum Gegutu Telaga. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(2).
Lisanty, N., & Junaidi, J. (2021). Produksi Pupuk Organik Cair (POC) dengan Memanfaatkan Mikroorganisme Lokal (MOL) di Desa Jegreg Kabupaten Nganjuk. JATIMAS: Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–10.
Marlina, S. (2016). Analisis N dan P Pupuk Organik Cair Kombinasi Daun Lamtoro, Limbah Tahu, Dan Feses Sapi (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rachmawaty, A., Nasution, S. M., & Juliawati, P. (2019). Penerapan Teknologi Pengomposan Pada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kabupaten Garut. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 6(1), 55–64.
Ratriyanto, A., Widyawati, S. D., Suprayogi, W. P., Prastowo, S., & Widyas, N. (2019). Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak Untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. SEMAR Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Bagi Masyarakat, 8(1), 9–13.
Santhyami, S., Febriyanti, D. H., Novita, T. S., & Winhar, A. A. P. (2022). Training on Production of Liquid Organic Fertilizer for Family Welfare Development (PKK) Group in Matesih Village, Karanganyar, Central Java. Community Empowerment, 7(10), 1696–1703.
Soekamto, M. H., & Fahrizal, A. (2019). Upaya Peningkatan Kesuburan Tanah Pada Lahan Kering di Kelurahan Aimas Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 1(2), 14–23.
Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Djenar, N. S., Hulupi, M., Indrawati, L., Fuzan, A., & Abdilah, F. (2021). Pembuatan dan Pengujian Pupuk Organik Cair Dari Limbah Kulit Buah-Buahan Dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Variasi Waktu Fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA), 4(1), 30–39.
Yuliana, S., Ramdani, A., & Putri, D. P. (2020). Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Lokal Sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan. Pusat Pengembangan Teknologi Lingkungan.

















