PENGUATAN LITERASI GIZI MELALUI PROGRAM GEMARI (GERAKAN MENCEGAH ANEMIA REMAJA PUTRI): PELATIHAN KREASI KUDAPAN BERBASIS IKAN UNTUK REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN ANGKA KEJADIAN ANEMIA GIZI BESI
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i1.3429Keywords:
Anemia, Adolescent girls, Nutritional literacy, Fish-based snacks, Nutrition educationAbstract
Iron deficiency anemia remains a common health problem experienced by adolescent girls and can impact learning concentration and productivity. Efforts to improve nutritional literacy are one of the important strategies in preventing anemia in adolescents. This community service activity aims to enhance the knowledge and skills of adolescent girls in anemia prevention through the GEMARI Program (Gerakan Mencegah Anemia Remaja Putri/Movement to Prevent Anemia in Adolescent Girls), which was developed from previous research findings. The activity was carried out at SMP Negeri 1 Campalagian, targeting 24 adolescent girls. The activity methods included nutrition education on anemia prevention, an interactive question-and-answer session, and training on making fish-based snacks as a source of animal protein and iron. Furthermore, training on the use of health measurement tools (hemoglobin meters, scales, and height measuring devices) was also provided to the school health unit (UKS) teachers.Knowledge evaluation was conducted using pretest and posttest. The results showed an increase in participants' knowledge after the education, where the "poor knowledge" category decreased from 54.17% to 25.00%, while the "sufficient knowledge" category increased from 20.83% to 54.17%. These findings indicate that practical-based nutrition education utilizing local food is capable of improving adolescent girls' nutritional literacy in their efforts to prevent anemia. This activity is expected to serve as a model for sustainable school-based intervention to support adolescent health programs and the strengthening of the School Health Unit (UKS).
Downloads
References
Atasasih, H., Rahayu, D., & Forwaty, E. (2024). Edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan snack sehat berbasis pangan lokal pada remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting di SMPN 1 Kampar. PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health, 3(3), 68–78.
Darma, I. B. S., Sukraniti, D. P., & Kusumayanti, G. A. D. (2019). Hubungan asupan protein hewani, zat besi dan asam folat dengan kadar hemoglobin remaja putri. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 8(3), 131–138.
de Andrade Cairo, R. C., Silva, L. R., Bustani, N. C., & Marques, C. D. (2014). Iron deficiency anemia in adolescents: A literature review. Nutrición Hospitalaria, 29(6), 1240–1249.
Diesna S, dkk. (2025). Pengaruh pemberian kudapan berbasis ikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 24(1).
Emilia, E., & Akmal, N. (2021). Analisis konsumsi makanan jajanan terhadap pemenuhan gizi remaja. Journal of Nutrition and Culinary (JNC), 1(1).
Febrianti, K.D. et al.(2023) ‘20.+ENG_LR_42062_Kamila+Dwi’, 7(3), pp. 478–486. Available at: https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3.2023.478-485.
Huriah, T., Yuniarti, F. A., & Hamid, S. H. (2023). Deteksi anemia dan edukasi gizi untuk mencegah stunting pada anak usia sekolah. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 372–379.
Kamalaja, T., Prashanthi, M. and Rajeswari, K. (2018) ‘Effectiveness of Health and Nutritional Education Intervention to Combat Anemia Problem among Adolescent Girls’, International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 7(09), pp. 3152–3162. Available at: https://doi.org/10.20546/ijcmas.2018.709.393.
Sari, D. (2023). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan remaja putri siswi di MTs DDI Lapeo tentang anemia di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Nutrition Science and Health Research, 2(1), 9–13.
Sari, D., Abdullah, A. D., Mubarak, M. H., & Rahmayani, D. (2023). Gambaran pengetahuan dan sikap siswi MTs DDI Lapeo terhadap anemia. Svasta Harena: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 61–66.
Sari, D., Kalsum, U., & Mubarak, M. H. (2022). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan anemia dan kekurangan energi kronik siswi Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Poniang. Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi, 3(1), 7–13.
Sari, D., Wahdaniyah, W., & Syah, J. (2025). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan remaja putri tentang pola makan sehat. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan, 8(1), 1–6.
Sari, R., & Fitriyana, F. (2021). Pengaruh konsumsi telur terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(2), 574–582.
Setyobudihono, S., Istiqomah, E., Basid, A., Irawaty, D. K., Gayatri, M., Ariady, D., Nugraha, A., Yanti, N. R., & Aprianti, R. (2023). Pencegahan anemia berbasis pangan lokal masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Penerbit NEM.
Siagian, C. M. (2015). Gerakan nasional percepatan perbaikan gizi (pp. 1–19).
Sigizi Terpadu Eppgbm. (2024). Laporan rutin baru - rekap laporan rutin. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from https://sigiziterpadu.kemkes.go.id/ppgbm/index.php/Laporan_rutin_new/rekap_laporan_rutin.html
Susanti, E., Sari, W. I. P. E., & Fitri, A. I. (2024). Buku pedoman kader kesehatan remaja cegah anemia (pp. 1–54).
World Health Organization (WHO) (2024) No Title, World Health Organization. Available at: https://www.who.int/health-topics/anaemia#tab=tab_1.

















