EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN PENANGANAN PERTAMA PADA KEJADIAN LUKA BAKAR RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN 3C (COOL,CLEAR DAN COVER)

Authors

  • Sutrisno Sutrisno Program Studi Keperawatan Universitas Sahid Surakarta
  • Vitri Dyah Herawati Program Studi Keperawatan Universitas Sahid Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3427

Keywords:

Edukasi, Pengetahuan, Luka Bakar, Rumah Tangga

Abstract

Luka bakar merupakan cedera pada kulit yang muncul akibat panas, listrik, bahan kimia, gesekan, atau radiasi. Di rumah, luka bakar umumnya terjadi karena air panas, cipratan minyak panas, kontak dengan benda panas (seperti panci, wajan, dan peralatan dapur lainnya), atau terkena api dari kompor. Cara merawat luka bakar berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan yang dialami. Luka bakar yang tidak diobati dengan benar dan cepat bisa mengakibatkan berbagai masalah seperti infeksi, syok, dan ketidakseimbangan elektrolit. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan pemahaman tentang pertolongan pertama luka bakar di rumah. Selain itu tim juga ingin melakukan edukasi penanganan luka bakar dengan pendekatan 3C (cool,clear, cover). Metode yang digunakan yaitu melakukan penyuluhan/ edukasi yang dengan target peningkatan pengetahuan warga tentang pertolongan pertama pada kejadian luka bakar rumah tangga. Edukasi dilakukan dalam sesi pertemuan yang direncanakan dengan melibatkan beberapa kader kesehatan yang ada di Jagalan Tawangmangu. Selain edukasi tim juga mengajarkan bagaimana melakukan penanganan awal luka bakar dengan tehnik 3C yaitu cool, clear dan cover. Penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner yang berisi 12 pertanyaan/pernyataan  yang diberikan 2 kali sebelum dan sesudah edukasi. Desain yang digunakan adalah pretest-postes. Jumlah responden yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 20 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum edukasi 70 % responden menunjukan pengetahuan yang kurang dan setelah edukasi 85% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang penanganan luka bakar rumah tangga. Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukan bahwa kegiatan edukasi dapat meningkatkan pengetahauan masyarakat tentang penanganan pertama luka bakar di rumah tangga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, M. A., & Agustina, F. (2023). Overview of community behavior against burns management at home. Journal of Community Health, 9(1), 21–26. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss1.1153

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan nasional riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Basri, M., Irwan, R. A., Ardi, M., Nasrullah, N., & Sain, I. (2022). Studi literatur pengetahuan masyarakat tentang penanganan pertama pada luka bakar. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 13(2), 237–244.

Bayer, R., Smith, J., & Jones, T. (2019). The application of ice, compression, and elevation in tissue repair: A systematic review. Journal of Physical Therapy, 42(2), 123–135.

Christianingsih, S. (2021). Pendidikan kesehatan dengan media leaflet dan video dalam meningkatkan pertolongan pertama luka bakar: A comparative study of health education with leaflet media and video in improving knowledge on first aid burnings. Journal of Ners Community, 12(2), 245–257.

Damayanti, D., & Setyorini, D. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi kemampuan pertolongan pertama luka bakar setelah pemberian edukasi. Jurnal Keperawatan Priority, 6(1), 65–71. https://doi.org/10.34012/jukep.v6i1.3185

Fatmawati, A., Sudiyanto, H., & Nur Firdaus, M. (2020). Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama pada luka bakar melalui pendekatan focus group discussion di kelompok dasa wisma Perumahan Graha Majapahit Kabupaten Mojokerto. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 430–436.

Herlianita, R., Ruhyanudin, F., Wahyuningsih, I., Husna, C. H. Al, Ubaidillah, Z., Theovany, A. T., & Pratiwi, Y. E. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap dan praktik pada pertolongan pertama penanganan luka bakar. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(2), 163–169. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i2.2825

Knott, C., Jackson, K., Fernandes, A., Ashraf, L., Lowe, R., Desmedt, B., & van Niekerk, W. (2024). RICE introduction. Physio-Pedia. https://www.physio-pedia.com/RICE

Kustanti, C., & Widyarani, L. (2023). Program pelatihan pertolongan pertama kegawatan luka bakar di lingkungan rumah tangga. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, 212–218.

Khair, M., & Djajuli, I. I. (2024). Hubungan pengetahuan dan perilaku warga terhadap pertolongan pertama luka bakar. Caring: Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 1(1), 28–34. https://doi.org/10.70800/jckk.v1i1.121

Nadya, L. (2023). Pertolongan pertama pada luka bakar menurut tingkat keparahan. Journal of Social Science Research, 3(5), 3004–3009.

Nofiyanto, M., & Nirmalasari, N. (2021). Praktik penanganan pertama luka bakar pada ibu rumah tangga di wilayah Sleman Yogyakarta. Media Ilmu Kesehatan, 9(1), 1–10.

Nurlina, A., Masruro, Z., Saragih, S. Z., Hasibuan, R., Simamora, S. S., & Toni. (2022). Buku ajar belajar dan pembelajaran. https://doi.org/10.21070/2022/978-623-464-043-4

Olivia, R., Oktavia, A. R., & Susanti, D. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan tentang pertolongan pertama kejadian luka bakar pada anak. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(3), 969–978.

Rachmawati, D., Saputro, R. G., & Anam, A. K. (2021). Pertolongan pertama keluarga pada luka bakar sebelum dibawa ke IGD RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Journal of Borneo Holistic Health, 4(1), 63–72. https://doi.org/10.35334/borticalth.v4i1.1942

Sari, S. I., Safitri, W., & Utami, R. D. P. (2018). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap praktik pertolongan pertama luka bakar pada ibu rumah tangga di Garen RT.01/RW.04 Pandean Ngemplak Boyolali. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 98–105. https://doi.org/10.34035/jk.v9i1.266

Sutrisno, S., Herawati, V. D., & Putra, F. A. (2023). Pengembangan video edukasi tersedak (VIEDAK) untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan penanganan tersedak. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(6), 538–546. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i6.12848

Sutrisno, S., Herawati, V. D., & Putra, F. A. (2024). Use of the PRICE method in handling acute injury and trauma among Karangpandan volunteers. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 24(1), 107–119. https://doi.org/10.21580/dms.v24i1.23187

Taukhid, M., & Rahmawati, I. M. H. (2022). Pelatihan cool, cover, and call bagi siswa SMA Dharmawanita Kediri untuk pertolongan pertama luka bakar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(3), 1047–1054. https://doi.org/10.54082/jamsi.352

Tauran, Y. S., Hataul, I. I., & Ariwicaksono, S. C. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penanganan awal pada luka bakar di Desa Ariate Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal (tidak lengkap), 20(April), 40–46.

Trifianingsih, D., Sitompul, D. R., & Rachman, A. (2024). Sosialisasi penanganan pertama luka bakar di rumah bagi masyarakat Banjarmasin. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(3), 577–584. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i3.6138.

Published

2026-03-20

How to Cite

Sutrisno, S., & Herawati , V. D. (2026). EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN PENANGANAN PERTAMA PADA KEJADIAN LUKA BAKAR RUMAH TANGGA DENGAN PENDEKATAN 3C (COOL,CLEAR DAN COVER) . Jurnal Abdi Insani, 13(3), 1704–1712. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3427

Issue

Section

section editor