RESTORASI MANGROVE BERBASIS CBEMR UNTUK KONSERVASI EKOSISTEM DAN KETANGGUHAN PESISIR DI DESA KARANGBENDA, CILACAP
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3374Keywords:
Restorasi Mangrove, CBEMR, Partisipasi Masyarakat, Ekosistem PesisirAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Restorasi Mangrove Berbasis Masyarakat dilaksanakan di Desa Karangbenda, Kabupaten Cilacap, sebagai upaya konservasi ekosistem pesisir dan peningkatan ketangguhan terhadap bencana pesisir. Kegiatan ini diselenggarakan pada 30 September 2025 dan melibatkan 60 peserta. Selama pelaksanaan kegiatan, terlihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran mangrove dalam perlindungan wilayah pesisir. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi dan keterlibatan langsung dalam kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Community-Based Ecological Mangrove Restoration (CBEMR) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan restorasi, mulai dari perencanaan, penanaman, hingga pemantauan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan edukasi lingkungan, survei lapangan, penanaman Rhizophora mucronata, serta evaluasi dan pemeliharaan kawasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran ekologis masyarakat, terbentuknya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, perusahaan, dan komunitas lokal, serta aksi nyata penanaman 200 bibit mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Selok. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan tumbuhnya sinergi dalam mendukung upaya konservasi pesisir secara berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat juga memperlihatkan adanya penguatan rasa memiliki terhadap ekosistem mangrove yang direstorasi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pemulihan fungsi ekologis pesisir, termasuk perlindungan pantai dari abrasi dan peningkatan potensi penyerapan karbon biru. Selain itu, program ini turut memperkuat kapasitas sosial-ekologis masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan restorasi berbasis komunitas efektif dalam mendorong konservasi berkelanjutan dan dapat dijadikan model penerapan di wilayah pesisir lainnya di Indonesia.
Downloads
References
Alongi, D. M. (2021). Blue carbon: Coastal sequestration for climate change mitigation. Annual Review of Marine Science, 13, 279–301. https://doi.org/10.1146/annurev-marine-032320-095020
Bosire, J. O., Dahdouh-Guebas, F., Walton, M., Crona, B. I., Lewis, R. R., Field, C., Kairo, J. G., & Koedam, N. (2016). Functionality of restored mangroves: A review. Aquatic Botany, 132, 63–78. https://doi.org/10.1016/j.aquabot.2016.03.010
Direktorat Jenderal Kehutanan. (1978). Keputusan Direktur Jenderal Kehutanan Nomor 60/Kpts/DJ/I/1978 tentang hutan mangrove. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Donato, D. C., Kauffman, J. B., Murdiyarso, D., Kurnianto, S., Stidham, M., & Kanninen, M. (2011). Mangroves among the most carbon-rich forests in the tropics. Nature Geoscience, 4(5), 293–297. https://doi.org/10.1038/ngeo1123
Ellison, A. M., Felson, A. J., & Friess, D. A. (2020). Mangrove rehabilitation and restoration as experimental ecological design. Frontiers in Ecology and Evolution, 8, 327. https://doi.org/10.3389/fevo.2020.00327
Food and Agriculture Organization. (2007). The world’s mangroves 1980–2005 (FAO Forestry Paper No. 153). FAO.
Hagger, V., Fisher, J. A., & Stone, L. (2023). Mangrove community forestry for resilient coastal livelihoods. AXA Research Fund. https://axa-research.org/funded-projects/climate-environment/mangrove-community-forestry-for-resilient-coastal-livelihoods
Kusumadewi, A., Sari, D. A., & Rahman, F. (2024). Community participation in mangrove restoration: Lessons from Indonesia’s coastal programs. CIFOR-ICRAF Publications. https://www.cifor-icraf.org/publications/pdf_files/articles/AKusumadewi2401.pdf
Lewis, R. R., & Brown, B. (2020). Ecological engineering for successful mangrove forest restoration. Ecological Engineering, 146, 105740. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2020.105740
Listiana, L., Wibowo, A., & Hartati, N. (2024). Community-based mangrove restoration and its socio-ecological outcomes in Indonesia. Environmental Science & Policy, 153, 54–64. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2023.12.012
Mangrove Action Project. (2020). Community-based ecological mangrove restoration (CBEMR): Introduction for enquirers. https://mangroveactionproject.org/wp-content/uploads/2020/12/CBEMR-Intro-for-Enquirers-6-viii-2020.pdf
MangroveTag. (n.d.). Cilacap – Konservasi mangrove pesisir Karangbenda. https://mangrovetag.com/cilacap/
Noor, Y. R., Khazali, M., & Suryadiputra, I. N. N. (1999). Panduan pengenalan mangrove di Indonesia. PHKA/Wetlands International–Indonesia Programme.
Rahman, R., Amalo, L. F., Putra, M. D., Handayani, L. D. W., Zuhri, M. I., Supardi, H., Bena, L. M. A. A., & Rahman, A. (2025). Restorasi mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim di Desa Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi. BAKTI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 20–29.
Tackling the mangrove restoration challenge. (2022). Nature Communications, 13, 5678. https://doi.org/10.1038/s41467-022-33252-9
Tomlinson, P. B. (1986). The botany of mangroves. Cambridge University Press.

















