PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PESISIR HUANGOBOTU: PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PRODUKSI PUPUK KERING LIMBAH IKAN TPI INENGO BERBASIS AKTIVATOR MIKROBA
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i1.3261Keywords:
community empowerment, organic waste, TPI Inengo, dry fertilizer, coastal innovationAbstract
This community service program aims to empower the coastal community of Huangobotu Village through an innovative approach to utilizing organic waste from the Inengo Fish Auction House (TPI) by converting it into nutrient-rich dry fertilizer. Organic waste generated from auction activities—such as fish residues, entrails, bones, skin, and scales—has not been optimally utilized. This condition has led to various environmental problems, including unpleasant odors, water pollution, and declining sanitation around the TPI area. Limited knowledge and inadequate waste-processing technology have further exacerbated the situation. Therefore, community empowerment initiatives are needed to transform this waste into more valuable products. Through a participatory approach, the implementing team engaged coastal residents, particularly youth groups (karang taruna), in technical training and mentoring for the production of dry fertilizer. The activities included raising awareness of proper waste management, demonstrating processing techniques, and applying simple methods using microbial activators. The results showed an increase in participants’ knowledge and skills in converting organic waste into useful, marketable fertilizer. Participants were able to independently apply basic processing techniques using microbial activators. Management and production levels improved by 70% and 75%, respectively, indicating the program’s effectiveness in enhancing awareness of proper waste handling. Beyond addressing environmental issues, the program also fostered greater understanding of circular economy practices within the community. Furthermore, the dry fertilizer innovation has encouraged the emergence of local business opportunities based on fishery waste. This waste-management model is expected to contribute to reducing coastal pollution and supporting environmentally friendly agricultural development in Gorontalo. The program effectively strengthened the community’s capacity in processing organic waste, and the dry fertilizer innovation has strong potential as a sustainable waste-management solution.
Downloads
References
Ferdian, A. D., Muhallim, M., Nurhuda, N., Kambau, A. M. C., Fikri, M., Abduh, H., & Afiyah, S. (2023). Pengembangan Objek Wisata dan Pemberdayaan Kelompok UKM di Kawasan Pesisir Danau Towuti Desa Tokalimbo. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 189–198. https://doi.org/10.35914/tomaega.v6i1.1565
Fitri, R., Siregar, H. F., & Novalinda. (2023). Pelatihan Pembuatan Kursi Taman Ecobrick sebagai Material Hardscape Berbahan Dasar Plastik. Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 301–306. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v7i2.2300
Hidayat, A. S., Suciati, L. P., & Sudarko, S. (2023). Strategi Pengembangan Pupuk Organik Berbasis Limbah Ternak dan Limbah Pertanian di Kabupaten Jember. Jurnal Agribest, 7(1), 40–53. https://doi.org/10.32528/agribest.v7i1.9309
Indrayani, A., Karim, H. A., & Kandatong, H. (2022). Pengaruh Pemangkasan dan Pemberian Dosis Pupuk Organik Cair Limbah Air Tahu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Agroterpadu, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.35329/ja.v1i1.2816
Junaidi, M., Jihan, M., Indah, K., et al. (2024). Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Limbah Kotoran Sapi untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan di Desa Mertak Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Siar Ilmuwan Tani, 5(1), 8–13. https://doi.org/10.29303/jsit.v5i1.132
Khusnah, L., Lailiyah, N. R., Imdad, S., & Masruroh, F. (2023). Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Transformasi Kotoran Sapi Menjadi Solusi Hijau Mengatasi Ketergantungan Pupuk Kimia di Desa Kesilir. Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom, 3(2), 137–146. https://doi.org/10.35719/ngarsa.v3i2.336
Kurniawan, D., Yuliawati, R., Pramaningsih, V., Wahyuni, M., Habibi, M., Ramadhan, M. T. E., Suryati, F., & Adawiyah, R. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair serta Aksi Sosial Pembersihan Lingkungan. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 52–58. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i1.11580
Kustiani, E., Sidhi, E. Y., & Agusty, V. G. (2021). Budidaya Sayuran Organik Secara Vertikultur di Pekarangan. JATIMAS: Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat, 1(2), 98–104. https://doi.org/10.30737/jatimas.v1i2.2099
Mudayana, A. A., Diana, P. Z., Ismanto, D., Erviana, V. Y., & Suwartini, I. (2023). Pelatihan Pembuatan Kompos Berbasis Technopreneurship. Surya Abdimas, 7(4), 577–584. https://doi.org/10.37729/abdimas.v7i4.2284
Mulyatun, M. (2016). Sumber Energi Terbarukan dan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 16(1), 191–204. https://doi.org/10.21580/dms.2016.161.898
Purnamasari, I., Ristiyana, S., Wijayanto, Y., & Saputra, T. W. (2022). Pengolahan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik untuk Perbaikan Kualitas Lingkungan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 161–168. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1357
Ruslani, A., & Himmawan, D. (2022). Pemberdayaan Petani Melalui Pembuatan Pupuk Kompos dengan Pemanfaatan Limbah Organik di Desa Kedokangabus Kabupaten Indramayu. ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 7–13. https://doi.org/10.58355/engagement.v1i1.5
Setiawan, B., Widodo, E., & Aw, S. (2021). Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik dengan Teknologi EM-4 di Dusun Tandon Desa Pare Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 5(1), 58–64. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v5i1.35821
Suwarsito, S., Suyadi, A., & Mustafidah, H. (2023). Upaya Pengembangan Pupuk Organik untuk Mendukung Pertanian Organik di Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5(1), 265–270. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.732
Wayan, W., Lestari, E. F., Apriliana, C. Y., Sianturi, R., Fatmawati, R. D., Utami, A. H., Prawesti, S. I., Raihan, M., Kurniawan, A., Rosidi, M. A., & Irmawati, B. (2023). Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Limbah Rumah Tangga di Desa Kembang Kerang Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 6(1), 36–40. https://doi.org/10.29303/jppm.v6i1.4737

















