OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA

Authors

  • Syarief Rahmat Paputungan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi
  • Nathanael Awawangi Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi
  • Eka Santi Wahyuningsih Program Studi Kehutanan Universitas Sam Ratulangi
  • Shafira Zahra Saleh Program Studi Sistem Informasi Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
  • Alfonsius Ade Wirawan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3250

Keywords:

Early Detection, Non-Communicable Diseases, Family Medicinal Plants

Abstract

Angka penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) mengalami peningkatan tiap tahunnya baik di tingkat global, nasional maupun regional, terkhusus di Kota Manado. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah peningkatan angka penderita PTM, salah satunya dengan memberdayakan Kader kesehatan untuk mendukung pencegahan PTM. Upaya yang dapat dilakukan tersebut adalah mengoptimalisasi peran Kader dalam melakukan deteksi dini PTM. Hal ini dimaksudkan agar deteksi dini PTM dapat dilakukan kepada warga dan pencegahan PTM dapat segera dilakukan. Selain deteksi dini PTM, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga dapat menjadi salah satu upaya dalam pencegahan PTM. Karena ketersediaan bahan dan kemudahan mengolah TOGA menjadi alasan mengapa upaya ini dipilih. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada Kader Puskesmas Kombos agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan deteksi dini penyakit tidak menular dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Metode kegiatan pengabdian ini dimulai dengan melakukan analisa masalah. Kemudian melakukan perumusan solusi dengan mitra. Tahap selanjutnya adalah pelatihan kepada Kader tentang deteksi dini PTM dan pemanfaatan TOGA. Kegiatan dilanjutkan dengan penerapan teknologi berupa aplikasi deteksi dini PTM, buku pedoman mitra, buku TOGA serta TOGA percontohan. Tahap akhir yaitu melakukan pendampingan Kader dan evaluasi. Kegiatan dilakukan di Kantor Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 Kader wilayah kerja Puskesmas Kombos. Penerapan teknologi berupa buku panduan mitra, buku TOGA, aplikasi deteksi dini PTM berbasis Android, alat kesehatan untuk skrining penyakit tidak menular (PTM) dan pembuatan tanaman obat keluarga (TOGA) percontohan. Evaluasi menunjukkan 1) Pengetahuan Kader tentang deteksi dini PTM meningkat (skor rerata pre-test adalah 42 poin menjadi 87 poin pada skor rerata post test); 2) Kader mampu melakukan deteksi dini PTM secara mandiri; dan 3) Rumah warga memiliki 2 TOGA. Kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan Kader dalam deteksi dini PTM dan Pemanfaatan TOGA. Hal tersebut dapat mengoptimalisasi peran Kader dalam deteksi dini PTM dan pemanfaatan TOGA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asturiningtyas, I. P., Ashar, H., Purwoko, S., & Annashr, N. N. (2023). Non-communicable Disease Morbidity Among Young Adults: A Cross-sectional Study in Indonesia. Al-Sihah: The Public Health Science Journal, 15(1), 63–74. https://doi.org/10.24252/al-sihah.v15i1.33605

Badan Pusat Statistik Kota Manado. (2021). Jumlah Kasus 10 Jenis Penyakit Terbanyak di Kota Manado tahun 2020. https://manadokota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTM5IzI=/jumlah-kasus-10-jenis-penyakit-terbanyak-di-kota-manado.html

Budreviciute, A., Damiati, S., Sabir, D. K., Onder, K., Schuller-Goetzburg, P., Plakys, G., Katileviciute, A., Khoja, S., & Kodzius, R. (2020). Management and Prevention Strategies for Non-communicable Diseases (NCDs) and Their Risk Factors. Frontiers in Public Health, 8, 574111. https://doi.org/10.3389/fpubh.2020.574111

Diarti, M. W., Wiadnya, I. B. R., Zaetun, S., & Jiwintarum, Y. (2023). Edukasi dan Pelatihan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Pemberdayaan Kader dan Tenaga Kesehatan di Posyandu Prima. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 5(1), 81–89. https://doi.org/10.32807/jpms.v5i1.1444

Gong, J. B., Yu, X. W., Yi, X. R., Wang, C. H., & Tuo, X. P. (2018). Epidemiology of Chronic Noncommunicable Diseases and Evaluation of Life Quality in Elderly. Aging Medicine, 1(1), 64–66. https://doi.org/10.1002/agm2.12009

Holid, M. (2023). Inovasi Layanan Skrining Penyakit Tidak Menular Penyebab Kematian (Si-Imut). Swatantra, 21(2), 133–148. https://doi.org/10.24853/swatantra.21.2.133-148

Kuswanti, N. (2024). Efektivitas Konsumsi Herbal sebagai Alternatif Mengatasi Penyakit Tidak Menular. In Prosiding (pp. 26–33). Universitas Negeri Surabaya. https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/ip2b/article/view/4427/1193

Listiana, D., Effendi, & Indriati, B. (2019). Efektivitas Air Rebusan Daun Sirih Merah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 7(2), 559–567.

Rahayu, D. Y. S., Usman, R. D., Paluala, D. P., & Rumijati, T. (2024). Fisherman Mobile Screening (F-Mobile NCDs) untuk Deteksi Dini Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Berbasis Android pada nelayan. Health Information: Jurnal Penelitian, 16(1), Article e1137. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i1.1137

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar tahun 2013. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4467/1/Laporan_riskesdas_2013_final.pdf

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Syahabuddin, Yusra, A., & Subki. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Diabetes Mellitus pada Remaja di SMA Negeri 1 Samudera Kabupaten Aceh Utara. Indonesian Trust Health Journal, 8(1), 39–44.

Syamsurizal, Ayu, P., Maharani, D., Rafil, M., Karisma, M. S. N., Jufri, M., & Rismawati, N. (2024). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi dan Gastritis di Desa Matolele Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1615–1621. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5253

World Health Organization. (2024). Noncommunicable diseases. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

Wantini, N. A., Wahjuning, N., Sarjana, P., & Yogyakarta, U. R. (2025). Pelatihan Kader Kesehatan untuk Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Masa Menopause. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 247–255. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i1.5043

Williams, J., Allen, L., Wickramasinghe, K., Mikkelsen, B., Roberts, N., & Townsend, N. (2018). A Systematic Review of Associations Between Non-communicable Diseases and Socioeconomic Status Within low- and Lower-middle-income Countries. Journal of Global Health, 8(2), Article 020409. https://doi.org/10.7189/jogh.08.020409

Published

2026-05-22

How to Cite

Paputungan, S. R., Awawangi, N., Wahyuningsih, E. S., Saleh, S. Z., & Wirawan, A. A. (2026). OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA. Jurnal Abdi Insani, 13(5), 672–682. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3250

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)