PELATIHAN KOMPOS ISI RUMEN DAN BIOURINE UNTUK PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK DI DESA LARANGAN-DALAM PAMEKASAN

Authors

  • Nurul Hidayati Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Madura
  • Desi Kurniati Agustina Prodi Peternakan Fakultas Universitas Madura
  • Malikah Umar Prodi Peternakan Fakultas Universitas Madura

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3229

Keywords:

Compost Fertilizer, Rumen Content, Biorine, Elephant Grass

Abstract

Kelompok tani yang aktif melalukan kegiatan adalah kelompok Tani Jaya Abadi. Kegiatan kelompok tani yang selama ini dilakukan oleh Kelompok Tani jaya Abadi yaitu dibidang pertanian dan peternakan. Kelompok tani Jaya Abadi belum bisa mengelola limbah peternakan dengan baik.  Tujuan kegiatan dari pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra dalam memproduksi pupuk organik yang berasal dari limbah ternak yaitu kotoran, Isi rumen, dan urine ternak. Selain itu, untuk meningkatkan manajemen dalam menangani dan mengelola limbah ternak menjadi pupuk kompos isi rumen dan pupuk organik cair.   Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Dusun Sumur Kandang Desa Larangan Dalam Kabupaten Pamekasan pada bulan Agustus sampai bulan November 2025. Jumlah peserta sebanyak 35 orang dan pada pelatihan pembuatan Biourine jumlah peserta sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabdian ini meliputi sosialiasasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Setelah pelatihan, Anggota kelompok tani sebanyak 100% tahu cara membuat pupuk kompos. sebesar 100% tahu tentang istilah “isi rumen”. yang membuang Isi Rumen menurun hanya 31.4% karena 100% tahu bahwa isi rumen bisa dijadikan starter kompos. sebanyak 100% tertarik untuk membuat pupuk kompos isi rumen. karena peserta merasa pupuk kompos isi rumen lebih ramah lingkungan 80%, sehingga yang merekomendasikan penggunaan pupuk kompos 80%. Setelah Pelatihan, Anggota kelompok tani Jaya Abadi sebanyak 100% peserta sudah tahu istilah pupuk organik cair, peserta juga 100% tahu istilah Biourine dan 100%peserta tahu bahwa urine ternak bisa jadi pupuk dan merupakan bahan utama dalam pembuatan Biourine. Hanya 20% peserta yang merasa kesulitan dalam mendapatkan Bourine. Sebanyak 100% peserta mau untuk menggunakan Biourine pada tanamannya dan 92% bersedia untuk membuat Biourine secara rutin. Kegiatan pengabdian  ini memberikan hasil yang lebih konkrit setelah adanya pelatihan dan penerapan langsung kepada anggota kelompok tani dibandingkan dengan hanya melakukan sosialisasi saja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adimihardja, A., Juarsah, I., & Kurnia, U. (1999). Pengaruh Penggunaan Berbagai Jenis dan Takaran Pupuk Terhadap Produktivitas Tanah Ultisols Terdegradasi di Desa Batin, Jambi. In Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Tanah, Iklim, dan Pupuk (Buku II, pp. 303–319). Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat.

Febriyantiningrum, K., Sriwulan, Nurfitria, N., & Ridwan, M. (2023). Kandungan Makronutrien Biourin Sapi Dengan Penambahan EM4 Sebagai Dekomposer. SNasPPM, 8(1), 1–5.

Hidayati, N., & Agustina, D. K. (2019). Kualitas Fisik Kompos Dengan Pemberian Isi Rumen Sapi dan Aplikasinya Pada Perkecambahan Jagung. Jurnal Peternakan Indonesia, 21(2), 76–84.

Hidayati, N., & Agustina, D. K. (2020). Aplikasi Pupuk Kompos Isi Rumen Dalam Meningkatkan Produktivitas Rumput Gajah di Lahan Marginal. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(1), 82–90.

Hidayati, N., Agustina, D. K., & Umar, M. (2021). Kualitas kimia dan Jumlah Bakteri Pada Pupuk Kompos Dengan Pemberian Isi Rumen Sapi. Maduranch, 6(1), 25–30.

Mohamad, E., Bialang, N. I., Sihaloho, M., Tangio, J. S., & Zakaria, P. (2024). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Cucian Beras (L-AIBER) dan Limbah Kulit Nenas pada Masyarakat Desa Bulotalangi Timur. Damhil, 3(2), 193–210.

Nuryanti, S., & Swastika, D. K. S. (2011). Peran Kelompok Tani dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(2), 115–128.

Pamungkas, A. C., Okta, A. N., Mubarok, A. F., Kusuma, A. A., & Wicaksana, F. F. (2025). Potensi Limbah Rumen Sapi Dari Rumah Potong Hewan Sebagai Pupuk Organik Untuk Tanaman: Review. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan, 9(2), 431–443.

Rafsanjani, M. Z., Fatimatuzzahro, S., Azizah, W. N., Arifin, S., Lestari, U. P., Hariani, M., & Putra, A. R. (2025). Pendampingan dan Pembuatan Pupuk Organik dalam Mengurangi Biaya Pupuk Petani Desa Rowo Gempol. Aspirasi, 3(1), 254–265.

Saidi, D., Maryana, & Widiarti, I. W. (2022). Pengelolaan Limbah Ternak Sapi. LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta.

Saputro, D. D., Wijaya, B. R., & Wijayanti, Y. (2014). Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi pada Kelompok Ternak Patra Sutera. Rekayasa, 12(2), 91–98.

Sukumaran, R. K., Singhania, R. R., & Pandey, A. (2005). Microbial Cellulases: Production, Applications and Challenges. Journal of Scientific and Industrial Research, 64(11), 832–844.

Supriyanto, D. (1998). Pemanfaatan Limbah Isi Rumen dan Faeses Sapi Potong Sebagai Bahan Baku Alternatif Briket Bioarang [Skripsi sarjana, Universitas Airlangga].

Wahyudi, & Hidayati, N. (2023). Respon Pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah Odot Yang Diberi Biourine dengan Metode Pengaplikasian Berbeda. Maduranch, 8(1), 25–32.

Wahyuni, F., Fitri, S., Setiawan, D., & Acehan, T. R. (2025). Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos Menggunakan Sampah Organik Rumah Tangga. Beujroh, 3(3), 542–554.

Published

2026-05-22

How to Cite

Hidayati, N., Agustina, D. K., & Umar, M. (2026). PELATIHAN KOMPOS ISI RUMEN DAN BIOURINE UNTUK PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK DI DESA LARANGAN-DALAM PAMEKASAN. Jurnal Abdi Insani, 13(5), 668–671. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3229

Issue

Section

section editor