PENGUATAN KAPASITAS UMKM VERMEL BLANC MELALUI MODERNISASI PRODUKSI, DIGITALISASI PEMASARAN, DAN OPTIMALISASI KEUANGAN
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i3.3201Keywords:
UMKM, Modernisasi Produksi, Digitalisasi Pemasaran, KeuanganAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya sebagai penyerap tenaga kerja dan pendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. Namun masih banyak di antaranya masih memiliki keterbatasan meliputi rendahnya literasi digital, pemasaran online yang belum optimal, serta kendala dalam permodalan dan perencanaan usaha. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) hadir untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut pada salah satu UMKM yaitu Vermel Blanc. Kegiatan PkM berangkat dari permasalahan rendahnya efisiensi produksi, keterbatasan promosi digital, dan pencatatan keuangan manual yang kurang akurat. PkM ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM Vermel Blanc melalui modernisasi produksi, digitalisasi pemasaran, dan optimalisasi keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Juni sampai dengan 27 September 2025. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, brainstorming, demonstrasi, pelatihan, evaluasi, dan pendampingan, dengan fokus pada penggunaan mesin obras, mesin overdeck, dan mesin sablon. Tidak hanya dalam proses produksi, adapun dalam pengembangan digital marketing yaitu pengembangan website dan media sosial, serta pada aspek keuangan menerapkan pencatatan keuangan berbasis Excel sesuai SAK EMKM. Adapun evaluasi dilakukan menggunakan kombinasi observasi terstruktur, kuesioner pemahaman, serta wawancara tindak lanjut (follow-up interview) untuk menilai tingkat partisipasi dan pemahaman peserta pada setiap sesi. Setelah sesi pelatihan, peserta mengisi kuesioner skala likert untuk mengukur tingkat pemahaman terhadap materi mengenai aspek produksi sebanyak 10 pertanyaan, aspek pemasaran sebanyak 10 pertanyaan, dan aspek keuangan sebanyak 10 pertanyaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dengan kualitas jahitan dan variasi produk yang lebih baik, perluasan jangkauan pasar melalui pemasaran digital, serta peningkatan keterampilan pencatatan keuangan yang lebih terstruktur. Penambahan mesin obras, mesin overdeck, dan mesin press sablon membuat Vermel Blanc dapat mengerjakan penjahitan kaos dan menyablon sendiri tanpa dilimpahkan ke rekanan lainnya. Kemudian hasil dari kuesioner untuk tingkat pemahaman mitra meningkat signifikan, dengan skor produksi dari 2,65 menjadi 4,24, pemasaran dari 2,54 menjadi 4,17, dan keuangan dari 2,25 menjadi 4,06. Penjualan bulanan juga naik 283,33% dalam tiga bulan pendampingan. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi terpadu mampu memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM.
Downloads
References
Afifah, P. N., & Dewi, K. (2022). Tinjauan atas penyusunan laporan keuangan pada Vava Cosmetics. Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan, 2(1), 89–96. https://doi.org/10.37641/jabkes.v2i1.1348
Awa, A., Palahudin, P., Sya’diah, C. Z. N., & Fauziah, N. R. (2024). Keberhasilan usaha berdasarkan digital marketing, kreativitas, dan inovasi pada UMKM konveksi di Kabupaten Bogor. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 7813–7830. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.10237
Farhat, R., Setyawati, L. D., Mahardika, T. A., Aziz, M., & Widajantie, T. D. (2025). Inovasi digital dalam pengelolaan keuangan UMKM: Sosialisasi pencatatan laporan keuangan melalui aplikasi Teman Bisnis. ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat, 3(1), 17–28. https://doi.org/10.59246/alkhidmah.v3i1.1224
Hamid, B. F., Hidayat, F. S., Sajidah, A. N., Hidayat, T., Pratama, A. J., Nurulhaq, M. I., Budiarto, T., Situmeang, W. H., Dewi, R. K., Mumpuni, R. P., & Wiraguna, E. (2025). Implementasi dan strategi pengembangan digital marketing pada UMKM di Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. BUMI: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat, 3(3), 24–35. https://doi.org/10.61132/bumi.v3i3.809
Hidayat, R., & Pramesti, D. (2024). Faktor penghambat adopsi sistem akuntansi digital pada UMKM di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Akuntansi Digital, 6(1), 55–68.
Hendrik, O., & Sihura, K. (2025). Peran media sosial dalam strategi pemasaran UMKM di era digital. Ecodemica, 13(1), 703–706. https://doi.org/10.37081/ed.v13i1.6897
Maszudi, E. (2023). Strategi digital marketing untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia. Prima Ekonomika, 14(1). https://doi.org/10.29244/jmo.v7i2.16675
Nazlifah, S., Cahyadi, E. R., & Andrianto, M. S. (2015). Manajemen mutu dan kesiapan UMKM alas kaki/kulit dan konveksi Bogor menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 6(2), 111–130. https://doi.org/10.29244/jmo.v6i2.12168
Nugraha, R., & Sari, D. P. (2021). Pemanfaatan aplikasi akuntansi dalam meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi pada UMKM. Jurnal Sistem Informasi dan Akuntansi, 5(3), 233–241.
Putri, A. L., Maulana, R., & Fitriani, T. (2023). Implementasi SAK EMKM dan pengaruhnya terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Jurnal Akuntansi Usaha Mikro, 7(1), 12–25.
Rahmawati, S., & Anwar, F. (2023). Literasi keuangan dan penggunaan teknologi pencatatan pada UMKM di Indonesia. Jurnal Keuangan dan UMKM, 4(2), 87–98.
Ramadhan, A. R. (2021). Pengembangan model pengukuran kinerja spesifik UMKM di Kabupaten Bogor [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.
Sari, D. P., & Utami, H. N. (2022). Transformasi digital dan dampaknya terhadap daya saing UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(1), 12–25. https://doi.org/10.22219/jeb.v15i1.2022
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tazkia, K. (2020). Analisis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Batuhulung, Kelurahan Bubulak, Kabupaten Bogor. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(6), 1022–1030.

















