DISEMINASI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PASCAPANEN KOPI PADA KELOMPOK TANI HIDUP BARU DI DUSUN KARYA MURNI KABUPATEN KUBU RAYA
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i2.3186Keywords:
Kopi, Mesin Pengupas Kulit Kopi, Mesin Roasting, Pascapanen, TTGAbstract
Mitra pada program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Kelompok Tani Hidup Baru yang berada di Dusun Karya Murni, Desa Padi Jaya, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya. Kelompok Tani Hidup Baru bergerak pada bidang penanaman tanaman perkebunan terutama kopi, pinang dan jahe. Untuk jenis kopi yang dibudidayakan adalah jenis kopi Liberika yang dapat beradaptasi dengan lahan gambut. Kelompok tani Hidup Baru mulai berdiri pada tahun 2019 dengan jumlah anggota 19 orang. Tujuan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas teknologi dan manajemen penanganan kopi pascapanen yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Hidup Baru. Sehingga harapannya dapat menghasilkan biji kopi yang memenuhi standar pasar. Metode yang digunakan adalah transfer TTG berupa hibah mesin pengupas kulit kopi dan mesin roasting. Selain itu juga diberikan pendampingan penggunaan mesin dan pelatihan perawatan mesin secara berkala serta pelatihan manajemen SNI Kopi. Kegiatan PKM bersama mitra Kelompok Tani Hidup Baru telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan target luaran yakni terdapat peningkatan kemampuan petani dalam penggunaan mesin pengupas kulit kopi dan mesin roasting kopi (50%), peningkatan pemahaman terhadap SNI kopi (40%) dan maintenance atau pemahaman perawatan mesin yang telah dihibahkan (45%). Kegiatan PKM bersama mitra Kelompok Tani Hidup Baru telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan target luaran yakni mitra dapat meningkatkan kapasitas Iptek penanganan kopi pascapanen.
Downloads
References
Aisyah, R., Rawa, R., & Pratiwi, W. (2022). Pelatihan strategi pemasaran hasil BUMDes Punggur Besar melalui media sosial. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Manajemen, 2(1), 1–6.
Andiyono, & Jagat, L. (2022). Karakteristik mutu fisik produk kopi Liberika merk Liber.Co dan kesesuaiannya dengan SNI kopi bubuk. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 10(2), 162–169. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.06
Aswat, J., Maswadi, & Kusrini, N. (2023). Efisiensi kinerja rantai pasok kopi robusta di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(4), 538–546. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i4.3025
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Kubu Raya dalam angka 2024 (Vol. 17). BPS Kabupaten Kubu Raya.
Insanu, M., Fidrianny, N., Imtinan, N., & Kusmardiyani, S. (2021). Liberica coffee (Coffea liberica L.) from three different regions: In vitro antioxidant activities. Biointerface Research in Applied Chemistry, 11(5), 13031–13041. https://doi.org/10.33263/BRIAC115.1303113041
Mawardi, I., Hanif, Z., Zaini, & Abidin, Z. (2019). Penerapan teknologi tepat guna pascapanen dalam upaya peningkatan produktivitas petani kopi di Kabupaten Bener Meriah. CARADDE: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 205–213. https://doi.org/10.31960/caradde.v1i2.139
Miladiyah, F. (2022). Provinsi Kalimantan Barat dalam angka 2022. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.
Nurudin, R., & Sakti, A. M. (2014). Rancang bangun mesin pengupas kulit kopi. Jurnal Rekayasa Mesin (JRM), 1(2), 11–15.
Rahmahwati, R., Prawatya, Y. E., & Lumbantoruan, B. (2021). Rancang bangun alat pengupas kulit kopi mentah dengan metode rapid upper limb assessment (RULA) untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal. Operations Excellence, 13(1), 124–138. https://doi.org/10.22441/oe.v13.1.2021.010
Rahmahwati, R., Wahyudi, T., & Uslianti, S. (2021). Perbaikan tingkat risiko musculoskeletal disorders berdasarkan pendekatan Nordic Body Map dan rapid upper limb assessment pada hasil rancang bangun mesin roasting kopi digital otomatis. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 10(2), 191–200. https://doi.org/10.26593/jrsi.v10i2.4413.191-200
Ramadhani, S. (2024). Analisis perkiraan produksi kopi di Provinsi Kalimantan Barat menggunakan metode simulasi Monte Carlo. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 8(4), 4515–4519. https://doi.org/10.36040/jati.v8i4.8291
Rizkiyah, N. S. (2021). Strategi pengembangan ekonomi lokal melalui kawasan desa wisata berbasis komoditas unggulan kopi Liberika (KBA) di Desa Kumpai Batu Atas Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(2), 1572–1584. https://doi.org/10.25157/ma.v7i2.5323
Sofi’i, I. (2014). Rancang bangun mesin penyangrai kopi dengan pengaduk berputar. Jurnal Ilmiah Teknik Pertanian, 6(1), 34–45.
Syadzali, M. (2020). Model pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal (studi pada UKM pembuat kopi Muria). Syntax Idea, 2(5), 91–97. https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v2i5.287
Uslianti, S., Rahmahwati, R., & Wahyudi, T. (2022). Evaluasi tingkat risiko keluhan muskuloskeletal berdasarkan metode Nordic Body Map dan RULA pada redesain alat pemipil jagung. Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, 6(2), 68–75. https://doi.org/10.35194/jmtsi.v6i2.1887
Utomo, R. S. (2014). Kelayakan industri kopi di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Bina Praja, 6(3), 205–212. https://doi.org/10.21787/jbp.06.2014.205-212.

















