PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GAPSERA MELALUI PRODUKSI DAN PEMANFAATAN BIOEKSTRAK CAIR FERMENTASI DALAM BUDIDAYA JAGUNG RAMAH LINGKUNGAN DI DESA REJO ASRI, SEPUTIH RAMAN, LAMPUNG TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v13i5.3041Keywords:
Farmer Empowerment, Liquid Fermented Bioextracts, Environmentally Friendly Maize, PP GapseraAbstract
Pertanian modern menghadapi tantangan besar terkait ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan tanah. Upaya menuju pertanian ramah lingkungan perlu dilakukan melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan, salah satunya dengan penggunaan bioekstrak cair hasil fermentasi sebagai alternatif input pertanian. Dalam konteks tersebut, pemberdayaan petani menjadi aspek penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian dalam mengelola teknologi pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rejo Asri, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, dengan tujuan memberdayakan kelompok tani PP Gapsera Mandiri Sejahtera melalui pelatihan dan pendampingan produksi serta pemanfaatan bioekstrak cair fermentasi dalam budidaya jagung ramah lingkungan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan penyuluhan, pelatihan, pendampingan produksi, aplikasi pada demplot, serta evaluasi. Untuk mengukur peningkatan kemampuan petani setelah penyuluhan dan pelatihan, dilakukan pengisian kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap terhadap pertanian ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan dengan kenaikan rata-rata nilai pre-test sebesar 31 menjadi 57,5 pada post-test atau meningkat 57,14%. Nilai minimum meningkat dari 10 menjadi 40, sedangkan nilai maksimum meningkat dari 60 menjadi 70. Selain itu, simpangan baku menurun dari 13,73 menjadi 8,51 yang mengindikasikan pemerataan pemahaman peserta. Penerapan pada demplot menunjukkan pertumbuhan tanaman jagung yang lebih vigor dan peningkatan hasil panen dibandingkan perlakuan konvensional. Penerapan bioekstrak cair fermentasi terbukti mudah diaplikasikan, murah, dan efektif untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini mampu meningkatkan kemandirian petani, mengurangi ketergantungan pada input kimia, serta memperkuat keberlanjutan usaha tani jagung di Desa Rejo Asri.
Downloads
References
Aulia, M. R., & Makmur, M. (2020). Efektivitas Pupuk Organik Cair Fermentasi Extrak Daun LamtoroGung Terhadap Pertumbuhan Produksi Jagung Lokal Mandar. Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 5(2), 55-59.
Aslinda, E., Aeny, T. N., Prasetyo, J., Sudiono, S., & Dirmawati, S. R. (2023). Pengaruh Ekstrak Rimpang Temu Ireng, Daun Kelor, dan Streptomyces sp. terhadap Perkecambahan Spora Peronosclerospora sp. dan Keterjadian Penyakit Bulai Jagung. Jurnal Agrotek Tropika, 11(3), 409–418.
Darwis, V., & Supriyati. (2013). Subsidi Pupuk: Kebijakan, Pelaksanaan, dan Optimalisasi Pemanfaatannya.
Analisis Kebijakan Pertanian, 11(1), 45-60.
Gusnawaty, H. S., Taufik, M., & Botek, M. (2025). Penerapan Aplikasi Trichoderma untuk Meningkatkan Produksi Cabai Bebas Residual Pestisida Kimia di Desa Wolasi, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Pengabdian, 4(1), 33–40.
Jamin, F. S., Auliani, D. M. K. R., Rusli, M., & Pramono, S. A. (2024). Penggunaan Pestisida dalam Pertanian: Resiko Kesehatan dan Alternatif Ramah Lingkungan. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4151 – 4159.
Kamaruddin, C. A. (2023). Pemberdayaan Lahan Sempit bagi Masyarakat Perkotaan dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha pada Subsektor Usaha Tani Perkotaan. Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 4(2), 565–583.
Maruapey, A., Nurlela, Lakamudi, R., Lestaluhu, R., & Nuru, F. (2024). Penyuluhan Pertanian Organik di Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong-Papua Barat Daya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 3(4), 315–322.
Muis, M., Wahab, A., & Badaruddin, M. (2022). Peran Kelompok Tani dalam Peningkatan Pendapatan Petani padi (Oryza sativa L.). Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan, 18(1), 46–54.
Nurdin., Moonti, A., Taha, S.R., Adam, E., & Rahman, R. (2022). Potensi Pasar Pupuk Organik Masyarakat Perkotaan di gorontalo: Tinjauan Aspek Pengetahuan dan Perilaku. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 8(3), 199-206.
Ramli, P., Hamzah, & Pasauran, W. (2020). The Effectiveness of Growth Promoting Plant Rhizobacteria (PGPR) Root of Putri Malu Plants (Mimosa pudica) to the Growth and Production of Mustard Plants (Brassica juncea L.). Jurnal Agrisistem, 16(2), 93–99.
Rukmini, P., & Herawati, D. A. (2023). Eco-enzyme dari Fermentasi Sampah Organik (Sampah Buah dan Rimpang). Jurnal Kimia dan Rekayasa, 4(1), 23–29.
Sinambela, B. R. (2024). Dampak Penggunaan Pestisida dalam Kegiatan Pertanian terhadap Lingkungan Hidup dan Kesehatan. Jurnal Agrotek, 8(2), 178–187.
Sukomardojo, T., Murthada, Iskandar, & Ma’ruf, M. I., Gymnastiar, I. A. (2023). Optimasi Praktik Pertanian di Komunitas Pedesaan untuk Hasil Tanaman yang Berkelanjutan: Studi Keterlibatan Masyarakat. Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 32–42.
Sutrisnawati, N. K., Sutrisnawati, I. K., Budiasih, N. G. A. N., & Ardiasa, I. K. (2022). Pembuatan eco-enzyme sebagai Upaya Pengelolaan Limbah Organik di The Jayakarta Suite Komodo, Flores. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ngurah Rai, 1–13.
Zebua, T., Lase, N. K., & Telaumbanua, P. H. (2025). Pengaruh Mikroorganisme terhadap Ketersediaan Nutrisi pada Tanaman Jagung: Kajian literatur. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 115 – 123.

















