OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PROGRAM DETEKSI DINI RISIKO JATUH DAN GANGGUAN KOGNITIF DI POSYANDU LANSIA

Authors

  • Risa Kusuma Anggraeni Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Avliya Quratul Marjan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Fidyatul Nazhira Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Chandra Tri Wahyudi Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i12.3004

Keywords:

Elderly, Fall Risk, Cognitive Decline, Balance Exercise, Digital Technology

Abstract

Lansia merupakan kelompok rentan yang berisiko tinggi mengalami jatuh akibat penurunan kekuatan otot, gangguan keseimbangan, dan penurunan fungsi kognitif. Jatuh dapat menyebabkan cedera serius, menurunkan kemandirian, dan berdampak pada kualitas hidup. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan intervensi promotif dan preventif yang aplikatif di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan lansia dalam mencegah risiko jatuh melalui edukasi kesehatan dan latihan keseimbangan berbasis teknologi digital. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, penyuluhan interaktif tentang risiko jatuh dan gangguan kognitif, praktik balance exercise, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana pemahaman peserta naik dari 60% sebelum kegiatan menjadi 95% setelah kegiatan. Selain itu, peserta tampak lebih percaya diri melakukan latihan keseimbangan, didukung oleh media digital berupa video tutorial yang dapat diakses mandiri di rumah. Keterlibatan kader posyandu berperan penting dalam keberlanjutan program dan meningkatkan keaktifan peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dengan dukungan teknologi digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia, serta berpotensi mengurangi risiko jatuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2021. Jakarta (ID): BPS RI.

Chen, T., Chang, C. F., Hsu, Y. S., & Chiu, H. C. (2020). Effects of Digital Health Education on Exercise Adherence and Balance in Older Adults. Journal of Aging and Health, 32(10), 1415–1427. https://doi.org/10.1177/0898264320921445

House, J. S., Landis, K. R., & Umberson, D. (1988). Social Relationships and Health. Science, 241(4865), 540–545. https://doi.org/10.1126/science.3399889

Iskandar, S., & Wahyuni, T. (2016). Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 1(2), 65–72. https://doi.org/10.30651/jkm.v1i2.101

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta (ID): Kemenkes RI.

Maulana, I., Putra, R. P., & Susanto, H. (2020). Prevalensi Jatuh Pada Lansia Di Indonesia: Analisis Faktor Risiko. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(3), 201–210. https://doi.org/10.7454/jki.v23i3.1165

Montero-Odasso, M., Verghese, J., Beauchet, O., & Hausdorff, J. M. (2012). Gait and Cognition: A Complementary Approach to Understanding Brain Function and the Risk of Falling. Journal of the American Geriatrics Society, 60(11), 2127–2136. https://doi.org/10.1111/j.1532-5415.2012.04209.x

Nugraha, H. D., Sari, I. P., & Kurniasih, R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Degeneratif Pada Lansia Melalui Posyandu Lansia. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(2), 55–62. https://doi.org/10.31596/jpkmi.v1i2.45

Pratiwi, S., & Hartono, R. (2021). Pemanfaatan Media Digital Untuk Edukasi Kesehatan Lansia di Posyandu. Jurnal Abdimas Kesehatan, 9(2), 101–108. https://doi.org/10.36565/jak.v9i2.123

Rahmawati, I., & Lestari, P. (2018). Program Edukasi Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(1), 12–19. https://doi.org/10.29303/jpmk.v4i1.52

Sherrington, C., Fairhall, N. J., Wallbank, G. K., Tiedemann, A., Michaleff, Z. A., Howard, K., & Clemson, L. (2019). Exercise for Preventing Falls in Older People Living in the Community. Cochrane Database of Systematic Reviews, (1), CD012424. https://doi.org/10.1002/14651858.CD012424.pub2

Tinetti, M. E., & Kumar, C. (2010). The Patient Who Falls: “It’s Always A Trade-off”. JAMA, 303(3), 258–266. https://doi.org/10.1001/jama.2009.2024

World Health Organization. (2018). WHO Global Report on Falls Prevention in Older Age. Geneva (CH): WHO Press.

Wijaya, A. R., & Santoso, R. (2017). Efektivitas Latihan Keseimbangan Terhadap Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 5(2), 87–94. https://doi.org/10.31227/osf.io/abcd1

Yamada, M., Aoyama, T., Arai, H., Kajiwara, Y., Nagai, K., Takemura, T., & Ichihashi, N. (2012). Digital Video-based Exercise Program Improves Health-related Outcomes Among Older Adults. Geriatrics & Gerontology International, 12(4), 814–822. https://doi.org/10.1111/j.1447-0594.2011.00842.x

Published

2025-12-28

How to Cite

Anggraeni, R. K., Marjan, A. Q., Nazhira, F., & Wahyudi, C. T. (2025). OPTIMALISASI KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PROGRAM DETEKSI DINI RISIKO JATUH DAN GANGGUAN KOGNITIF DI POSYANDU LANSIA. Jurnal Abdi Insani, 12(12), 6744–6751. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i12.3004

Issue

Section

section editor

Most read articles by the same author(s)