STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS FISIOTERAPIS DI INSTALASI REHABILITASI MEDIS RSUD R.T. NOTOPURO SIDOARJO

Authors

  • Indasah Indasah Master of Public Health Study Program STRADA University of Indonesia
  • Atok Irawan R.T. Notopuro Regional General Hospital
  • Asep Aziz Muslim Master of Public Health Study Program STRADA University of Indonesia
  • Fransiska Herningtiyas Ayu Nugrahani Master of Public Health Study Program STRADA University of Indonesia
  • Mardiah Pratami Master of Public Health Study Program STRADA University of Indonesia
  • Rizal Maulana Master of Public Health Study Program STRADA University of Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2809

Keywords:

Produktivitas, Fisioterapis, Instalasi Rehabilitas Medis

Abstract

Penelitian ini mengatasi permasalahan produktivitas fisioterapis RSUD R.T Notopuro Sidoarjo yang terhambat oleh keterbatasan kompetensi khusus di fisioterapis olahraga/ortopedi, pelatihan tidak berkala, belum optimalnya protokol terapi cedera olahraga, dan potensi kekurangan SDM. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi peningkatan untuk mengubah kelemahan menjadi kekuatan melalui pemanfaatan peluang. Metode kegiatan ini adalah penelitian deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dan FGD dengan fisioterapis dan manajemen RSUD R.T. Notopuro, melibatkan expert berpengalaman, menggunakan instrumen teruji, serta menganalisis data dengan pendekatan tematik dan SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan produktivitas. Hasil kegiatan ini adalah pengumpulan data enam expert berdasarkan kriteria jabatan, lama kedinasan, dan unit kerja. Dilanjutkan identifikasi faktor internal-eksternal melalui analisis SWOT, pembobotan IFAS-EFAS, dan penentuan posisi RSUD R.T. Notopuro pada Kuadran Transformasi (WO). Strategi WO disusun untuk mengatasi kelemahan SDM, spesialisasi, pelatihan, dan protokol melalui pengembangan layanan unggulan, kolaborasi, inovasi teknologi, dan optimalisasi SDM. Implementasi dilakukan bertahap sesuai roadmap, diiringi evaluasi berbasis Balanced Scorecard, audit, serta mekanisme review berkala untuk memastikan peningkatan layanan dan keberlanjutan strategi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa produktivitas fisioterapis dapat ditingkatkan melalui konversi kelemahan SDM dan protokol menjadi layanan unggulan berbasis peluang pasar, dengan keberhasilan bergantung pada kepemimpinan aktif, ketersediaan dana, serta evaluasi adaptif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alyahya, D., & Kashoo, F. Z. (2022). Perception, knowledge, and attitude of medical doctors in Saudi

Arabia about the role of physiotherapists in vestibular rehabilitation: A cross-sectional survey.

PeerJ, 10, e13035. https://doi.org/10.7717/peerj.13035

Astuti, D. N., & Triyana, T. (2025). Gambaran pelayanan promotif kesehatan fisioterapi di Puskesmas

wilayah Kabupaten Klaten. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa, 3(2), 336–343.

Delfina, M. (2024). Comparison of the physical activity and satisfaction with physical activity of

physiotherapists and nurses in the Special hospital for medical rehabilitation. Physiotherapia

Croatica, 22(1), 403–411. Retrieved from https://hrcak.srce.hr/317841

Fentiana, N., & Ginting, D. (2020). Strategi peningkatan pendapatan rumah sakit berdasarkan analisis

SWOT. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 1008–1012.

Ginting, E. R., Kasim, F., & Bangun, I. (2024). Evaluasi kebijakan standar pelayanan fisioterapi di RSUD

Prof Dr. HM Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi,

(2), 427–436.

Hargiani, F. X., Wardani, R., Indasah, I., Ambarika, R., & Suprapto, S. I. (2022). Implementasi Permenkes

/2015 (Standar Pelayanan Fisioterapi) dan Permenkes 43/2019 (Puskesmas) wilayah Jawa

Timur. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3).

Open access article under the CC–BY-SA license. Copy right © 2025, Indasah et

al.,

Jane, L., Brain, M., & Ntoumenopoulos, G. (2024). The implementation of physiotherapist-led lung

ultrasound on physiotherapy and medical clinical decision-making in intensive care patients:

A retrospective review. Cardiopulmonary Physical Therapy Journal, 35(2), 50–55.

Labrague, L., Al Sabei, S., Al-Rawajfah, O., Abualrub, R., & Burney, I. (2021). Interprofessional

collaboration as a mediator in the relationship between nurse work environment, patient

safety outcomes and job satisfaction among nurses. Journal of Nursing Management.

https://doi.org/10.1111/jonm.13491

Lisa, M., Simeoni, R., Maccioni, G., & Giansanti, D. (2022). Information security in medical robotics: A

survey on the level of training, awareness and use of the physiotherapist. Healthcare

Switzerland, 10(1).

Mujiyani, M. (2023). Implementasi perencanaan strategi dengan analisis SWOT pada rumah sakit.

Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis, 3(1), 174–181.

Mukhtiana, M., & Anggriani, A. (2021). Pengaruh pemberian short wave diathermy (SWD) dan

McKenzie terhadap pengurangan nyeri punggung bawah miogenik di RSUD Dr. Zubir Mahmud.

Health Science and Rehabilitation Journal, 1(1), 1–6.

Nasrulsyah, C., Asyura, F., Maulidani, M., & Sofia, M. (2020). Analisis SWOT dalam mengatasi

kelemahan dan kekurangan Rumah Sakit Siloam. Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh, 3(3),

–305.

Nicky, W., Pope, C., Roberts, L., & Crouch, R. (2020). Limited pharmaceuticalisation: A qualitative case

study of physiotherapist prescribing practices in an NHS Trust in England following the

expansion of non-medical prescribing in the UK. Sociology of Health and Illness, 42(3), 643–

Nilasari, P., Hariyati, R. T. S., & Anisah, S. (2020). Analisis SWOT asuhan keperawatan yang terlewatkan.

Jurnal Keperawatan, 12(1), 125–134.

Pramesti, R. F., & Adhariani, D. (2023). Analisis SWOT atas strategi ekspansi rumah sakit HM ditinjau

dari kinerja keuangan dan non-keuangan. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(2), 1353–1366.

Rahmanto, S., & Ma’rufa, S. A. (2023). Gambaran pemetaan kualitas pelayanan fisioterapi praktik

mandiri di Malang Raya. Physiotherapy Health Science (PhysioHS), 6(2).

Suherman, U., Kasim, F., & Karokaro, T. M. (2023). Efektivitas ketersediaan layanan fisioterapi di

Puskesmas Bukit Indah Kecamatan Muara Papalik Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi

Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(2), 473–484.

Syafitri, P. K., & Permanasari, V. Y. (2020). Analisis layanan fisioterapi dalam upaya pelayanan

kesehatan di Puskesmas wilayah DKI Jakarta. Jurnal Ilmiah Fisioterapi, 3(1), 1–7.

Thoifur, A. (2021). Penatalaksanaan fisioterapi antar kelas di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

Umami, Z. (2021). Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus muskuloskeletal, neuromuscular, dan

pediatri di Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Gresik.

Utami, R. F., Asbiran, N., & Khadijah, S. (2020). Analisis implementasi kebijakan standar pelayanan

fisioterapi berdasarkan Permenkes nomor 65 tahun 2015 di Puskesmas wilayah kerja Dinas

Kesehatan Kota Padang Panjang. Human Care Journal, 5(1), 285.

Vercelli, S., Ravizzotti, E., & Paci, M. (2018). Are they publishing? A descriptive cross-sectional profile

and bibliometric analysis of the journal publication productivity of Italian physiotherapists.

Archives of Physiotherapy, 8, 10. https://doi.org/10.1186/s40945-017-0042-8

Woźnica, D. (2018). Analysis of the opinions of medical community and patients regarding legal

regulations on the profession of physiotherapist in Poland. Advances in Rehabilitation, 32(1),

–19. https://doi.org/10.5114/areh.2018.76986

Published

2025-08-15

How to Cite

Indasah, I., Irawan, A., Muslim, A. A., Nugrahani, F. H. A., Pratami, M., & Maulana, R. (2025). STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS FISIOTERAPIS DI INSTALASI REHABILITASI MEDIS RSUD R.T. NOTOPURO SIDOARJO. Jurnal Abdi Insani, 12(8), 3771–3782. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2809

Issue

Section

section editor