PEMANFAATAN UMBI-UMBIAN MINOR PADA MENU JAJANAN ANAK-ANAK DALAM UPAYA PELESTARIAN SUMBER DAYA GENETIK TANAMAN

Authors

  • Wiwit Probowati Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Nova Santika Maharani Bioteknologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Adiba Kanza Az Zahra Bioteknologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Silvi Lailatul Mahfida Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Manda Aminah Gailea Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Nisa Aulia Andini Gizi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2804

Keywords:

Umbi Minor, Jajanan, Pelestarian

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan biodiversitas tinggi seperti halnya tanaman umbi-umbian. Pemanfaatan umbi-umbian minor sebagai sumber bahan pangan semakin menurun. Masyarakat mengenal umbi-umbian minor sebagai makanan kuno yang hanya diolah dengan direbus. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern pemanfaatan umbi-umbian minor terlupakan tergantikan oleh makanan olahan modern yang berbahan dasar tepung gandum yang bukan merupakan produk asli Indonesia. Tujuan dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Sleman Yogyakarta ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian tanaman umbi minor dan pelatihan berbagai olahan pangan dari umbi minor. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pembelajaran dan praktik partisipatif. Peserta yang beraal dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Seyegan berjumlah 50 orang diberikan pembelajaran sambil melakukan praktek. Didapatkan hasil eksplorasi umbi-umbian minor di wilayah Kabupaten Sleman yaitu talas, umbi garut, dan umbi ganyong. Formulasi resep untuk jajanan anak didapatkan bahwa talas dapat dibuat menu kroket, umbi garut dapat dibuat menjadi mie sehat dan umbi ganyong dapat dibuat kukis dan minuman jelly atau dawet. Hasil uji pengetahuan dari 50 peserta program menunjukkan 85% mengolah umbi dengan direbus atau dikukus, 9% digoreng dan 6% peserta menjawab dijadikan minuman. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan tentang umbi-umbian minor dan melatih peserta untuk mengolah menjadi berbagai menu jajanan yang diminati anak-anak. Selanjutnya peserta akan tertarik untuk melestarikan tanaman ini dan mencoba berbagai olahan pangan yang lebih bervariasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angely, D. R., Nursabrina, A. B., Nikmah, E. S., Rachim, S. D., Marsely, B., Utami, S., & Khotimperwati,

L. (2024). Keanekaragaman sumber daya genetik lokal umbi-umbian di Kecamatan Mijen,

Kota Semarang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(1), 11–19.

https://doi.org/10.14710/jil.22.1.11-19

Antara, M. K. L., Howara, D., Sulmi, S., Antara, M., & Akrab, A. (2023). Pengolahan ubi jalar menjadi

produk olahan pangan dalam mendukung upaya diversifikasi pangan lokal. Monsu’ani Tano,

(2), 402–411. https://doi.org/10.32529/tano.v6i2.2839

Arza, P. A., Masnarivan, Y., Dewi, I. L., & Afifah, S. N. (2021). Edukasi gizi menu snack sehat berbasis

pangan lokal pada siswa SMPN 2 Bayang di Kabupaten Pesisir Selatan. Buletin Ilmiah Nagari

Membangun, 4(3), 172–178.

Irawati, I., & Widyatmoko, D. (2018). Biodiversity of Indonesia (Chapter 5). In T. Pullaiah (Ed.), Global

Biodiversity Vol. 1: Selected Countries in Asia (pp. —). Ontario: Apple Academic Press.

IUCN. (2024). The IUCN Red List of Threatened Species (Version 2024-2). Cambridge, UK: International

Union for Conservation of Nature and Natural Resources. Retrieved from

https://www.iucnredlist.org SCIRPWikipedia

Jusman, N. H., Wikandari, P. R., & Saputri, R. D. (2025). Kajian peningkatan aktivitas antioksidan umbi-

umbian melalui fermentasi. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 7(2).

https://doi.org/10.30997/jiph.v7i2.19321

Karimah, N. I., Sukandar, D., & Heryatno, Y. (2023). Konsumsi umbi-umbian di Indonesia. Jurnal Ilmu

Gizi dan Dietetic, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.25182/jigd.2023.2.1.45-52

Mono, K. M., Danong, M. T., Ruma, M. T. L., & Boro, T. L. (2025). Diversifikasi produk olahan berbasis

umbi-umbian untuk ketahanan pangan masyarakat Tunfeun. Jurnal Tekmas, 5(1), 58–65.

Nisak, A. J., & Mahmudiono, T. (2017). Pola konsumsi makanan jajanan di sekolah dapat meningkatkan

risiko overweight/obesitas pada anak. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(3), 311–324.

Petriana, A. J. C., Mulia, V. B., & Widani, N. N. (2021). Modifikasi masakan tradisional Kalimantan

berbahan dasar umbi-umbian. Journey, 4(2), 261–276.

https://doi.org/10.46837/journey.v4i2.78

Putri, N. P. A. M., & Karmini, N. L. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi volume impor

gandum di Indonesia. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 5(1).

https://doi.org/10.55606/sinov.v5i1.588

Rachmawati, E., Sulistyani, T., Mufidah, L., & Mayang, C. (2021). Pelatihan pengolahan ubi ungu

sebagai alternatif kudapan sehat pada masa pandemi. Abdimas Akademika, 2(1), 27–35.

Richana, N. (2024). Araceae & Dioscorea: Manfaat umbi-umbian Indonesia. Tekno-Agri; Nuansa

Cendekia.

Wanita, Y. P. (2018). Umbi-umbian minor lokal Daerah Istimewa Yogyakarta: Sifat fisikokimia dan

diversifikasi pengolahannya. Jurnal Pertanian Agros, 20(1), 49–58.

Widyatmoko, D. (2019). Strategi dan inovasi konservasi tumbuhan Indonesia untuk pemanfaatan

secara berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) ke-

IV proceedings.ums.ac.id.

Published

2025-08-15

How to Cite

Probowati, W., Maharani, N. S., Zahra, A. K. A., Mahfida, S. L., Gailea, M. A., & Andini, N. A. (2025). PEMANFAATAN UMBI-UMBIAN MINOR PADA MENU JAJANAN ANAK-ANAK DALAM UPAYA PELESTARIAN SUMBER DAYA GENETIK TANAMAN. Jurnal Abdi Insani, 12(8), 3745–3752. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2804

Issue

Section

section editor