PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU MENGGUNAKAN KARTU STUNTALERT DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI KABUPATEN MALANG
DOI:
https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i8.2713Keywords:
Augmented Reality, Deteksi Dini Stunting, MediaAbstract
Stunting menjadi permasalahan gizi yang memiliki dampak serius pada tumbuh kembang anak di Kabupaten Malang. Salah satu faktor yang dinilai menjadi kendala adalah keterbatasan media untuk deteksi dini stunting. Kondisi ini mendorong kebutuhan inovasi intervensi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi risiko stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kabupaten Malang dalam melaksanakan deteksi dini risiko stunting secara mandiri melalui pemanfaatan media StuntAlert. Pelaksanaan program ini meliputi analisis masalah dan koordinasi pihak terkait, pembuatan media StuntAlert berbasis QR-Code dan Augmented Reality, sosialisasi dan pelatihan penggunaan, serta evaluasi efektivitas melalui analisis pre-test dan post-test menggunakan paired t-test. Tim pengabdian memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini stunting yang dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan kartu StuntAlert dalam deteksi dini stunting. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 21% berdasarkan formulir pre-test dan post-test. Peserta yang terdiri dari ibu hamil, kader dan keluarga balita mampu mempraktikkan penggunaan StuntAlert untuk deteksi dini secara mandiri. Partisipasi aktif peserta selama sesi pelatihan dan sosialisasi mengindikasikan tingginya minat dan kebutuhan terhadap informasi ini. Media StuntAlert terbukti efektif dan diterima dengan baik sebagai alat bantu yang inovatif, praktis, dan mudah digunakan oleh masyarakat sasaran di Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil pengamatan tim pengabdian, peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang diukur dari adanya 8 orang penanya selama sesi edukasi dan pelatihan berlangsung. Hasil pengabdian ini menunjukkan StuntAlert dapat digunakan sebagai kartu deteksi dini stunting bagi ibu, keluarga balita, dan kader posyandu di Kabupaten Malang.
Downloads
References
Ambarwati, W., & Aprianti, A. (2022). Tingkat pengetahuan dan sikap ibu berhubungan dengan
kejadian stunting pada bayi usia 6–23 bulan. Amerta Nutrition, 6(1), 44–50.
https://doi.org/10.2473/amnt.v6i1.2022.44-50
Bappenas. (2023). Prevalensi stunting di Kabupaten Malang 2022. Portal Satu Data Indonesia.
https://satudata.bappenas.go.id/prevalensi-stunting-di-kabupaten-malang-2022
Open access article under the CC–BY-SA license. Copy right © 2025, Nurhayati et al., 3651
Devi, E. K. (2024). Efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan kesadaran gizi seimbang.
VAKSIN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(1), 26–31.
https://ejournal.almusthofa.org/index.php/vaksin/article/view/102
Fajarnita, A., Herlitawati, A., & Trieanto, A. (2023). Efektivitas penyuluhan kesehatan melalui media
digital terhadap pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting. Jurnal Riset Rumpun Ilmu
Kesehatan (JURRIKES), 2(1), 10–18. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v2i1.1008
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi
ke-5). Erlangga.
Kartini, S., Bagenda, E. F., & Hartati, S. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu
tentang pencegahan stunting pada balita di Posyandu Anggrek wilayah kerja Puskesmas Wara
Kota Palopo. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(1), 300–313.
https://doi.org/10.55606/jikki.v5i2.7203
Pemerintah Kabupaten Malang. (2022). Tekan prevalensi stunting, Pemkab Malang optimalkan 6.132
kader pendamping keluarga. Pemerintah Kabupaten Malang.
https://malangkab.go.id/mlg/default/page?title=malangkab-pusat-opd-
pemerintahkabupatenmalang-terus-bersinergi-dalam-percepatan-penurunan-stunting
Mediani, H. S., Sutini, T., Pratiwi, Y., Nurhidayah, I., & Hendrawati, S. (2024). Perbedaan stimulasi
perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja. Jurnal Obsesi: Jurnal
Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 570–580. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i3.5962
Nursa’iidah, S., & Rokhaidah. (2022). Pendidikan, pekerjaan dan usia dengan pengetahuan ibu balita
tentang stunting. Indonesian Journal of Health Development, 4(1), 1–7.
https://doi.org/10.56338/ijhd.v4i1.234
Ramadani, R. T., Roziqin, K., Sutanti, W. D. J., Fikri, S., Munawara, M., & Rahmatullah, M. R. D. J. (2024).
Peningkatan pengetahuan parenting ibu-ibu melalui kegiatan penyuluhan dalam pencegahan
stunting Dusun Jengglong Desa Tegalweru. JRCE (Journal of Research on Community
Engagement), 5(2), 88–96. https://doi.org/10.18860/jrce.v5i2.26118
Syahrir, A., Akifa, & Salim, A. (2024). Penerapan edukasi dengan media QR code Siceting (Sigap Cegah
Stunting) dalam meningkatkan pengetahuan ibu dengan anak usia 6–59 bulan di wilayah kerja
Puskesmas Tilongkabila. Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya, 3(2), 9–18.