TEKNOLOGI PRODUKSI BERAS ANALOG “SASAMBO” DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

  • Satrijo Saloko Saloko Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
  • Sri Widyastuti Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
  • Hartina Hartina Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Mutia Devi Ariyana Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
Keywords: beras analog sasambo, tepung lokal, diversifikasi pangan

Abstract

Beras  analog  “Sasambo”  memiliki  potensi  sebagai  pangan  alternatif  sumber karbohidrat yang dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras yang berasal dari padi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelompok Usaha Kecil Menengah UD. Kaya Rasa di Desa Panakka Kec. Masbagik Kab. Lombok Timur ini memperkenalkan teknologi produksi beras analog berbahan baku dari formulasi berbagai tepung lokal sehingga dapat mewujudkan diversifikasi pangan  dan akan mengarah pada perbaikan penghidupan masyarakat. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan diskusi, demonstrasi proses, praktek pengolahan langsung oleh kelompok  mitra  dan  analisa  laboratorium.  Hasil  kegiatan  menunjukkan bahwa formulasi beras analog “Sasambo” yang terdiri dari tepung singkong fermentasi (mocaf), jagung, beras menir dan kedelai memberikan hasil kandungan karbohidrat 86,64% protein 6,52 %, Beta karoten 2,09 ppm serta uji organoleptik terhadap nasi dari beras analog terhadap aroma, tekstur dan rasa memberikan kriteria yang disukai oleh panelis.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-07-19
How to Cite
Saloko, S. S., Widyastuti, S., Hartina, H., & Ariyana, M. D. (2018). TEKNOLOGI PRODUKSI BERAS ANALOG “SASAMBO” DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Abdi Insani, 4(1), 32-38. Retrieved from http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/article/view/87